Batanghari, katakabar.com - Haji Amran cuma bisa bengong saat menengok tujuh unit rumah papan kontrakannya di kawasan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari, Provinsi Jambi, ludes dilalap si jago merah tadi pagi.

Tak hanya rumah yang rata dengan tanah, barang berharga milik orang-orang yang mengontrak di rumah itu pun ikut terbakar, termasuk pupuk dagangan Haji Amran. Sebab kebetulan, satu dari tujuh rumah tadi dipakai Haji Amran jadi gudang pupuk.

Enam rumah lagi, satu kosong, sisanya disewa Johan pedagang jagung, Roby pedagang baso, gudang pupuk milik Haji Amran, Depri tukang pangkas rambut, Adrianto penjual parfum dan Rehan tukang service elektronik.

Dan gara-gara kebakaran ini, rumah sekaligus bengkel sepeda motor milik Etty yang bersebelahan dengan rumah milik Amran itu, ikut ludes.

Entah kenapa kemudian, muncul bahasa kalau penyebab kebakaran itu adalah Johan. "Ada saksi yang menengok kalau saat merebus jagung jualannya, Johan meninggalkan rumah. Tak lama ditinggal, si saksi menengok ada kepulan asap dari dapur Johan yang disusul ledakan. Kuat dugaan ledakan itu dari tabung gas melon," kata Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Batanghari, Amir Hamzah kepada katakabar.com, Kamis (12/11).

Menengok api mulai berkobar, orang langsung heboh berusaha memadamkan api.Ada juga yang langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Muara Tembesi, Pemadam Kebakaran Desa Tanjung Marwo, Kecamatan Muara Tembesi dan Tim Manggala Agni.

"Ada seorang warga meninggal lantaran menghirup asap saat ikut memadamkan api," ujar Amir.