Home / Kesehatan / Siap-siap, Kemenkes RI Bakal Lengkapi Fasilitas di Puskesmas dan Posyandu
Integrasi Layanan Primer
Siap-siap, Kemenkes RI Bakal Lengkapi Fasilitas di Puskesmas dan Posyandu
Foto Ist/katakabar.com.
Pekanbaru, katakabar.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia bakal melengkapi fasilitas Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Posyandu, sebab Puskesmas dan Posyandu punya peran untuk menjaga masyarakat tetap sehat.
Lantaran itu, untuk menunjang hal itu Kementerian Kesehatan bakal melengkapi kebutuhan Puskesmas dan Posyandu mulai dari alat kesehatan, obat-obatan, hingga tenaga kesehatan.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi S mengatakan, pemenuhan kebutuhan di Puskesmas dan Posyandu sebagai upaya dari integrasi layanan primer (ILP) untuk mewujudkan transformasi layanan primer di Indonesia.
"Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dengan cara menjaga masyarakat tetap sehat," ujarnya.
Menurut Budi, bukan menyembuhkan yang sakit tapi menjaga masyarakat agar tetap sehat. Apalagi selama ini banyak program kita yang mengarah kepada bagaimana orang sakit itu disembuhkan. Padahal yang terpenting menjaga masyarakat tetap sehat,' tegasnya seperti dilansir dari laman website Pemprov Riau, pada Sabtu (22/10).
Cara paling mudah menjaga agar masyarakat tetap hidup sehat sambung Menkes RI, salah satu syaratnya memaksimalkan peran Puskesmas dan Posyandu. Di mana tugasnya Puskesmas dan Posyandu melakukan pencegahan dan edukasi kepada masyakat untuk membudayakan hidup bersih dan sehat.
"Hal yang paling mudah dilakukan dengan memakan makanan yang sehat dan aktivitas fisik atau berolah raga," ulasnya.
Untuk itu, mesti bisa diatur jangan kebanyakan garam dan gula. Orang yang kebanyakan konsumsi gula dapat sebabkan diabetes, kalau sudah kronis mesti cuci darah seminggu bisa sampai 3 atau 4 kali di rumah sakit dengan waktu 3 hingga 5 jam,' jelasnya.
Kepada kader-kader Posyandu dan Puskesmas untuk mengedukasi masyarakat mengenai makanan agar jangan terlalu banyak konsumsi garam dan gula. Terus edukasi masyarakat untuk banyak bergerak, aktivitas fisik dan jangan takut untuk melakukan skrining kesehatan.
''Kita jaga jangan sampai seperti itu. Tugasnya teman-teman di Posyandu dan Puskesmas melalui integrasi layanan primer bakal diperbanyak. Untuk jenis layanannya bukan hanya ibu hamil dan bayi, tapi dari mulai bayi hingga Lansia ada pelayanannya di Puskesmas dan Posyandu,'' tandasnya.
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Baru Empat Daerah Kelar
Pemprov Riau Gesa Evaluasi Draf APBD Perubahan 2022 Kabupaten dan Kota
Diterima Hanya 600 Orang Lebih
Pencaker 'Mesti 'Lapang Dada', Total 3400 Adu Nasib di Job Fair Bengkalis
Tindaklanjuti Inpres Nomor 4 2022
Pemprov Riau Libatkan Dunia Usaha Bahas Kemiskinan Ekstrem








Komentar Via Facebook :