https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Hukrim / Soal Nyawa Melayang dan Dua Pemuda Dibui, Ini Penjalasan Humas PT AA

Sengkarut Lahan di Suluk Bongkal

Soal Nyawa Melayang dan Dua Pemuda Dibui, Ini Penjalasan Humas PT AA


, 23 Oktober 2020 | 22:26 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Soal Nyawa Melayang dan Dua Pemuda Dibui, Ini Penjalasan Humas PT AA

Petaka sengketa lahan di Suluk Bongkal menghilangkan nyawa dan dua pemuda dipenjara. Foto katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 22258 | Artikel Judul: Soal Nyawa Melayang dan Dua Pemuda Dibui, Ini Penjalasan Humas PT AA | Tanggal: , 23 Oktober 2020 - 22:26

Bengkalis, katakabar.com - Humas PT Arara Abadi Distrik II, Sutrisno menjelaskan, awalnya pihak sekurity PT MPC melakukan pengamanan tenaga kerja kegiatan penanaman Eukaliptus dan pemupukan di areal Hutan Tanaman Indistri (HTI) PT Arara Abadi.

Lantaran di areal yang sudah ditanami dan dipupuk tadi, sebagian tanaman eukaliptus sudah tidak ada lagi dan sudah ditanami ubi oleh orang tak dikenal.

Terus tim sekurity membersihkan tanaman ubi, agar ditanami eukaliptus. Saat itu, pada 7 Oktober 2020, sekitar pukul 15.00 WIB, datang pihak Pureden Nainggolan dan mengakui lahan itu miliknya. Terjadi perdebatan, saat itu perdebatan selesai dan masing-masing pihak kembali ke tempatnya, cerita Suteisno kepada awak media lewat WhatsApp pada Jumat (23/10).

Setelah itu, tim sekurity aplusan atau berganti sip jaga malam sekitar pukul 18.30 WIB di hari yang sama. Lalu, tim security melakukan pengecekan terhadap tanaman eukaliptus yang baru ditanami dan dipupuk.

Tanaman itu sudah di cabut dan tidak ada lagi. Saat melakukan pengecekan itu, pihak sekurity dihampiri oleh delapan orang tidak dikenal. Salah seorang dari delapan orang yang tak dikenal tersebut, melakukan ancaman kekerasan kepada salah seorang sekurity berinisial PI, dengan menempelkan senjata tajam berupa parang panjang ke arah perut, sambil mengatakan, "kau mau mati mengecek areal ini".

https://katakabar.com/berita/baca/satu-nyawa-hilang-dua-pemuda-dipenjara

www.katakabar.com | Artikel ID: 22258 | Artikel Judul: Soal Nyawa Melayang dan Dua Pemuda Dibui, Ini Penjalasan Humas PT AA | Tanggal: , 23 Oktober 2020 - 22:26

Salah seorang sekurity melaporkan peristiwa itu kepada Danton sekuritynya dan informasi tersebut diteruskan kepada Site Manager sekurity. Tepat pukul 20.00 WIB masih di hari yang sama, tima sekurity berangkat dari Distrik II KM 38 Desa Tasik Serai, menuju areal Konsesi HTI PT Arara Abadi yang dicabut tanamannya.

Saat ditanya, kenapa soal pengancaman kepada seorang sekurity tidak dilaporkan kepada pihak berwajib. Lantaran perasaan solidaritas yang menyebabkan sekurity ramaidatang.

"Kalau sekurity mau brutal, mungkin nyawa bayar nyawa. Tapi kenyataannya tidak. Padahal mereka sudah dapat diamankan. Bahkan tangan sekurity kami ada yang kena parang dua-duanya disebabkan menahan bacokan mereka", jelasnya.

Mengenai sistem kerja sekurity sebagai jasa pengamanan di kawasan HTI PT Arara Abadi Distrik II itu. Tidak begitu, mereka bekerja pasti berdasarkan SOP. Tapi mendengar teman mereka diancam, spontanitas mereka menjumpai yang mengancam teman mereka, sebutnya.


TOPIK TERKAIT

# Bengkalis# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Pendidikan
    Hari Santri 2020

    Doa Bersama Pilkada Damai di Negeri Sagu

    , 23 Okt 2020 | 21:01 WIB
  • Lingkungan
    Pemkab Meranti Tampung Aspirasi Susun RPJMD 2021-2026

    Infrastruktur Isu Strategis dan Prioritas Tekan Angka Kemiskinan

    , 23 Okt 2020 | 19:33 WIB
  • Kesehatan

    331 Pekerja di Fasyankes Riau Positif Covid-19

    , 23 Okt 2020 | 18:46 WIB
  • Politik

    Program Beasiswa untuk Anak Suku Akit dari Kasmarni

    , 23 Okt 2020 | 17:36 WIB
  • Pendidikan

    Metode Pembelajaran Anyar di SLB Sekar Meranti di Tengah Corona

    , 23 Okt 2020 | 17:14 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
  • Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H

    Senin, 30 Mar 2026 | 13:44 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :