https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Ekonomi / Taufik OH: Gubri Serius Perhatikan Kuota dan Kelangkaan Migor

Cek Kuota Minyak Goreng

Taufik OH: Gubri Serius Perhatikan Kuota dan Kelangkaan Migor


, 16 Februari 2022 | 15:02 WIB  

Penulis : Sahdan
Editor : Sahdan
Taufik OH: Gubri Serius Perhatikan Kuota dan Kelangkaan Migor

Gubri, Syamsuar saat cek Migor di sejumlah pasar modren. Foto Ist.

www.katakabar.com | Artikel ID: 26642 | Artikel Judul: Taufik OH: Gubri Serius Perhatikan Kuota dan Kelangkaan Migor | Tanggal: , 16 Februari 2022 - 15:02

Pekanbaru, katakabar.com - Gubernur Provinsi Riau, Syamsuar sangat serius sikapi kondisi kebutuhan Minyak Goreng (Migor) di daerah Provinsi Riau. Sebagi bentuk keseriusan Orang Nomor 1 di "Bumi Lancang Kuning" itu turun ke lapangan mengumpulkan produsen dan distrubutor untuk mengantisipasi kelangkaan Migor. 

"Pak Gubernur Riau sangat serius memperhatikan kuota dan kelangkaan Migor. Bahkan, beliau telah tinjau ke sejumlah ritel modern. Kami Disdagkop UKM pun telah cek dengan mendatangi sejumlah pasar tradisional," kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM), Taufik OH, di Pekanbaru, pada Rabu (16/2).

"Selain itu ujar Taufik, Pak Gubri telah melakukan pertemuan dengan produsen dan distrubutor minyak goreng yang ada di Riau. Hal itu, untuk untuk mengatasi kelangkaan dan mengetahui stok minyak goreng di daerah," ulasnya. 

Di rapat tersebut sambungTaufik, Pak Syamsuar menegaskan kepada produsen minyak goreng agar bisa membantu pemerintah dan memberikan perhatian kepada pelaku-pelaku usaha kecil dan masyarakat yang sangat membutuhkan minyak goreng.

"Kami membahas kelangkaan dan jumlah stok minyak goreng di Riau. Pihak produsen dan distrubutor melaporkan kepada Gubernur Riau, tentang jumlah kuota Migor di Riau tidak ada pengurangan. Jumlah kuotanya tetap sama dengan yang dilakukan selama ini. Tidak ada pengurangan. Kelangkaan ini mungkin disebabkan adanya kebutuhan masyarakat yang panic buying," jelasnya. 

Masih ada stok kosong di sejumlah ritel dan pasar tradisional. Mski ada pula ritel dan pasar tradisional yang masih sediakan stok Migor. 

"Untuk mencermati dan antisipasi kelangkaan itu, kami telah berkoordinasi dengan Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Riau. Kita telah melakukan koordinasi dengan pihak distributor dan Bulog untuk mengevaluasi ketersediaan kuota di pasaran," bebenya. 

Masih Taufik, Pemprov Riau telah minta kepada ritel modern melalui asosiasi Aprindo, untuk mensuplay kebutuhan-kebutuhan Migor. 

"Memang, setelah migor masuk ke ritel selalu langsung habis. Untuk itu, kami imbau kepada masyarakat jangan sampai panic buying. Produsen dan Distrubutor tetap melakukan pendistribusian seperti biasa. Tapi sekarang yang  dirasakan konsumsi sangat tinggi, cepat sekali habisnya, masuk pagi lalu siang langsung habis stoknya," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi kelangkaan Migor, Taufik mengimbau kepada masyarakat jangan menstok minyak goreng secara berlebihan. 

"Secara analisa kebetuhan minyak goreng di rumah tangga untuk satu minggu sebanyak 6 liter. Jadi jangan panic buying menstok  minyak goreng berlebihan," tandasnya. 

Untuk daerah di kabupaten dan kota, Taufik berharap kepada dinas terkait untuk dapat mengawasi implementasinya di lapangan agar pemerataan ketersediaan migor bagi masyarakat dapat terjamin.

www.katakabar.com | Artikel ID: 26642 | Artikel Judul: Taufik OH: Gubri Serius Perhatikan Kuota dan Kelangkaan Migor | Tanggal: , 16 Februari 2022 - 15:02

TOPIK TERKAIT

# Pekanbaru# Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Nonton Bareng Peluncuran Pemilu Serentak 2024 di Aula KPU Bengkalis

    , 16 Feb 2022 | 10:31 WIB
  • Riau

    Lantik 137 Pejabat, Zukri: Ketahuan Pakai Mahar Dinonjobkan

    , 15 Feb 2022 | 17:39 WIB
  • Lingkungan

    Lagi, Dua Kades di Pinggir Sebut PT Adei Belum Realisasikan Kebun Plasma

    , 15 Feb 2022 | 17:05 WIB
  • Hukrim

    Bikin Rusak Pesisir, KKP Proses Hukum Pelaku Penambangan Pasir Laut di Rupat

    , 15 Feb 2022 | 14:39 WIB
  • Hukrim

    Pimpin Rapat Anev Penanganan Covid 19, Ini Perintah Kapolda Riau

    , 15 Feb 2022 | 11:40 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :