Pinggir (katakabar) - Pagi hingga siang tadi, kader kader Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) se Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis berkumpul di aula lantai Dua komplek perkantoran Kecamatan Pinggir di Jalan Muajalelo, Pinggir.
Kehadiran kader TP PKK yang berasal dari Kelurahan dan Desa se Kecamatan Pinggir dalam rangka mengikuti Penyuluhan Konseling Kelompok Peduli Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang di taja Pengurus TP PKK Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
Camat Pinggir, H Toharudin SH yang membuka kegiatan penyuluhan dan konseling yang dihadiri Kepala UPT P2TP2A Duri dengan nara sumbernya, Ketua Satgas P2TP2A Duri, R Amran D.
"Kegiatan Penyuluhan Konseling Kelompok Peduli terhadap KDRT sangat penting mengingat, apa yang disampaikan nara sumber adalah ilmu pengetahuan yang sangat berharga. Itu sebabnya, kepada seluruh peserta yang hadir diharapkan dapat mengikuti kegiatan dengan serius sampai selesai", kata Camat Pinggir, H Toharudin SH dalam sambutannya.
Satgas P2TP2A Kabupaten Bengkalis, R Amran D mengatakan,
beberapa hal yang menyangkut KDRT berdampak pada beberapa hal pula sesuai UU Nomor 23 Tahun 2004, pada Pasal 9 Ayat 1 meliputi, penderitaan pisik, seksual, psikologis.
Secara umum penyebab utama masalah KDRT seperti, persoalan ekonomi, perselingkuhan, cemburu dan miras.
Terlepas dari semua penyebab KDRT tersebut kata R Amran D, kami mengajak untuk lebih Arif dalam menghadapinya. Semua kekerasan baik pisik maupun psikis harus dihentikan.
KDRT selama ini dianggap masalah pribadi bahkan dianggap sebagai aib rumah tangga, itu dulu. Hari ini, KDRT sudah masuk keranah publik, kita semua jangan lagi membiarkan adanya tetangga atau warga yg melakukan tindak kekerasan.
Hal itu wajib dicegah dengan melibatkan Toga, Tomas dan RT, RW setempat.
Satgas mengajak semua yang hadir untuk menjadi relawan dan pelopor pelaksana kegiatan diwilayahnya masing - masing.
Kami berharap angka kekerasan pada perempuan dan anak dapat ditekan apalagi Kabupaten Bengkalis sudah mendeklarasikan Kota Layak Anak belum lama ini.
Selain itu, kita sampaikan adanya program Perlindungan Anak Terpadu berbasis nasyarakat setingkat Kelurahan dan Desa sembari kembali berharap ke depan dengan sering kegiatan sosialisasi dan penyuluhan dilaksanakan dapat menekan angka - angka kekerasan, semoga, tandasnya.
TP PKK Pinggir Taja Penyuluhan KDRT Terhadap Kader
Diskusi pembaca untuk berita ini