Binjai, Katakabar – Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, MAP, menegaskan pentingnya penguatan perlindungan perempuan dan anak serta dukungan seluruh perangkat daerah dalam menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. 

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan ASN Pemerintah Kota Binjai di Lapangan Apel Pemko Binjai, Senin (22/6).

Dalam amanatnya, Amir Hamzah menyebut perlindungan perempuan dan anak menjadi isu strategis yang mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Binjai. Menurutnya, pemerintah harus hadir secara cepat dan tepat untuk memastikan hak-hak perempuan dan anak terpenuhi.

Ia mengungkapkan, Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kota Binjai telah menangani 33 kasus, terdiri dari 12 kasus kekerasan seksual terhadap anak, 8 kasus pemenuhan hak anak, 10 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan 3 kasus kekerasan terhadap perempuan.

“Data ini menjadi pengingat bahwa masih ada tantangan besar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan,” kata Amir Hamzah.