https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Sawit / Wow! BBM Jenis Baru Dijual di SPBU Pertamina Campuran Masing-masing 50 Persen

Wow! BBM Jenis Baru Dijual di SPBU Pertamina Campuran Masing-masing 50 Persen


Minggu, 01 September 2024 | 15:29 WIB  

Editor : Sahdan
Wow! BBM Jenis Baru Dijual di SPBU Pertamina Campuran Masing-masing 50 Persen

Foto Istimewa/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 34999 | Artikel Judul: Wow! BBM Jenis Baru Dijual di SPBU Pertamina Campuran Masing-masing 50 Persen | Tanggal: Minggu, 01 September 2024 - 15:29

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah resmi luncurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru dijual mulai per 1 September 2024 di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Pemerintah melalaui Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman resmi meluncurkan bahan bakar campuran solar dengan minyak sawit. Di mana rasio masing-masing 50 persen atau B50, di pekan ketiga Agustus 2024.

Langkah ini salah satu upaya Indonesia guna memastikan akses energi yang terjangkau, dan ramah lingkungan. Apalagi B50 tidak hanya mengurangi emisi karbon, tapi menekan defisit atas perdagangan.

"Biodiesel B50 dapat menghemat devisa negara untuk impor solar yang membebani keuangan negara rata-rata hingga Rp300 hingga Rp400 triliun per tahun," kata Amran lewat keterangan resmi, dilansir dari laman tribunpontianak.co.id, Ahad (1/9).

Di sisi lain, ujar Amran, pemanfaatan minyak sawit untuk B50 upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor sawit yang kerap mendapat kampanye negatif yang berdampak pada terganggunya ekspor sawit nasional.

"Untuk itu, saat ini kami ditugaskan mengawal kesiapan pemerintah untuk program implementasi Biodiesel B50 tersebut, tidak hanya dari sisi suplai pada kesiapan bahan baku Crude Palm Oil (CPO), tapi lebih luas lagi," jelas Amran.

Bahan bakar biodiesel B50 diproduksi PT Jhonlin Agro Raya (JAR) dan diuji coba langsung ke kendaraan oleh Amran.

Pada uji coba terkait kendaraan yang digunakan ialah Toyota Kijang Innova tahun 2018 tanpa modifikasi pada mesin atau selang.

Adapun uji coba dilaksanakan hingga Juli 2024 dan telah menempuh jarak 170.891 kilometer.

"Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan terdapat kelebihan penggunaan B50 meliputi hasil uji coba pada kendaraan publik untuk B50 rata-rata dapat menempuh 11,82 kilometer per liter," timpal Ketua Working Group Biodiesel B50 Dirjen PSP Kementan RI, Andi Nur Alamsyah.

Pengujian pada kendaraan lapangan atau double cabin, ulas Andi, efisiensi B50 mencapai 10,4 kilometer per liter, sedangkan B35 hanya 9 kilometer per liter.

Sementara pengujian pada alat seperti buldoser, ekskavator, dan truk menunjukkan keunggulan efisiensi B50.

"Penggunaan B30 sudah mampu menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 22,7 juta ton CO2 equivalent sehingga implementasi B50 diperkirakan mampu menurunkan emisi setidaknya 50 jut aton CO2 equivalent," terangnya.

Keunggulan lain dari B50 kandungan sulfurnya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar solar konvensional.

Bila terlalu tinggi kadarnya sulfur pada solar dapat menyebabkan kerak, menimbulkan kerusakan pada komponen mesin, hingga saluran bahan bakar.

Dengan kandungan sulfur yang lebih rendah, B50 diharapkan dapat memperpanjang umur mesin kendaraan sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Jadi, menurut Andi tantangan utama dalam pengembangan Biodiesel B50 adalah pemenuhan bahan baku CPO dan peningkatan efisiensi produksi pabrik.

"Kami sedang melakukan penyesuaian infrastruktur dan sarana prasarananya untuk program B50 ke depan," sebutnya.

www.katakabar.com | Artikel ID: 34999 | Artikel Judul: Wow! BBM Jenis Baru Dijual di SPBU Pertamina Campuran Masing-masing 50 Persen | Tanggal: Minggu, 01 September 2024 - 15:29

TOPIK TERKAIT

# BBM Baru# Hadir# Dijual# SPBU Pertamina# Campuran Sawit
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Ada Syafruddin Poti, Ribuan Warga Ramaikan Gerak Jalan Santai Kecamatan Kepenuhan

    Rabu, 14 Agu 2024 | 15:15 WIB
  • Wisata

    Golden Rama Hadirkan Deal of the Month Strategi Penjualan Unggulan

    Minggu, 23 Jun 2024 | 22:15 WIB
  • Wisata

    Perdana Hadir di Indonesia Liburan Bersama Finn dan Bora di Bebefinn Playtime-Mall of Indonesia

    Sabtu, 22 Jun 2024 | 20:09 WIB
  • Pendidikan

    Binus University Hadirkan Nusameta Borobudur Wisata Digital

    Kamis, 04 Apr 2024 | 16:32 WIB
  • Hukrim
    Kasus Coblos 2 Kali di TPS 11 Tengganau

    Kinerja Gakkumdu Bengkalis Disorot, Terdakwa Tidak Hadir di Sidang TP Pemilu 2024 di PN Bengkalis

    Senin, 25 Mar 2024 | 13:35 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :