Ajarkan

Sorotan terbaru dari Tag # Ajarkan

Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI Tekno
Tekno
22 jam yang lalu

Bukan Sekadar Pakai AI, Telkom AI Center Bali Ajarkan Cara ‘Menyetir’ AI

Bali, katakabar.com - Telkom Indonesia melalui Telkom AI Center of Excellence Bali bersama CABE Academy menggelar AI Introductory bertema “Practical AI for Your Creativity” untuk meningkatkan literasi AI kreatif, prompting, dan pembuatan konten digital berbasis AI secara praktis dan etis. Ruang Telkom AI Center Bali dipenuhi antusiasme saat "AI Introductory: Practical AI for Your Creativity" digelar secara luring, menghadirkan pengalaman belajar interaktif bagi para kreator dan pelaku konten digital. Acara yang berlangsung pada 8 Mei 2026 lalu ini merupakan kolaborasi Telkom AI Center Bali dengan CABE Academy dan dipandu oleh I Gede Suartha Eriyasa, Direktur PT Cabe Melek Literasi sekaligus pemegang sertifikasi Google Prompting Essentials Specialization, yang membawa pendekatan praktis untuk mengintegrasikan AI ke dalam proses kreatif. Kegiatan ini dirancang untuk menjembatani pemahaman teknis dan aplikatif, dari konsep dasar prompting hingga alur kerja end-to-end pembuatan konten video. Sebagai bagian dari rangkaian pembelajaran, Suartha menekankan hal yang harus dipahami kreator, dalam hal ini konteks dalam merumuskan perintah dan kerangka kerja prompting yang terstruktur, agar AI dapat berfungsi sebagai mitra kreatif yang andal. Suartha membuka sesi dengan penegasan yang lugas, “AI bukanlah cenayang, melainkan mesin probabilitas kata yang kualitas output-nya sangat bergantung pada instruksi yang diberikan.” Ia memperkenalkan konsep Garbage In, Garbage Out dan prinsip Konteks = Kualitas. Tidak hanya itu, ia juga memaparkan dua framework prompting yang menjadi inti praktik yaitu, CTF (Context, Task, Format) untuk tugas harian dan PARTS (Persona, Aim, Recipient, Theme, Structure) untuk produksi konten kompleks. Lebih jauh, Suartha memperkenalkan workflow yang disebut “The Duo”: kombinasi Gemini Gems sebagai alat untuk memprogram AI agent dengan peran dan SOP permanen, serta Google Labs Flow sebagai studio kreatif yang mengeksekusi instruksi menjadi video menggunakan teknologi Veo 3.1 dan Imagen. Dengan pendekatan ini, peserta belajar bagaimana merancang Gems yang konsisten dan menerjemahkan prompt terstruktur menjadi output visual yang siap dipublikasikan. Bagian praktik menjadi puncak acara. Peserta dipandu menyusun prompt menggunakan metode PARTS, membangun Gems, lalu mengeksekusi hasilnya ke Google Labs Flow untuk menghasilkan video dari teks atau gambar. Antusiasme terlihat jelas: dari peserta yang baru pertama kali mencoba hingga yang sudah familiar, semua aktif bereksperimen, bertanya, dan saling berbagi hasil karya, menegaskan pendekatan hands‑on mempercepat pemahaman dan kemampuan produksi. Sesi ditutup dengan penekanan etika penggunaan AI melalui prinsip CABE: Cakap dalam mengoperasikan alat, Aman dari penyalahgunaan seperti deepfake, Berbudaya dengan mempertahankan orisinalitas karya, dan Etis dengan mengakui peran AI dalam proses kreatif. Pesan ini menegaskan bahwa kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab kreatif dan sosial. Melalui kolaborasi dengan CABE Academy, Telkom AI Center Bali berharap inisiatif seperti ini terus hadir sebagai ruang belajar praktis bagi kreator digital. Dengan kerangka prompting yang tepat dan perhatian pada etika, AI dapat menjadi alat yang memperkaya kreativitas, bukan menggantikan, serta mendorong lahirnya konten berkualitas yang berdampak bagi ekosistem ekonomi digital lokal.

Bagaimana Cara Mengajarkan Kucing Pup di Pasir? Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 04 April 2025 | 21:03 WIB

Bagaimana Cara Mengajarkan Kucing Pup di Pasir?

- Tahan Lama dan Hemat – Dengan daya serap tinggi, pasir ini lebih awet dan tidak perlu sering diganti, sehingga lebih ekonomis. - Lebih Higienis – Pasir ini mengurangi penyebaran bakteri dan kuman yang dapat membahayakan kesehatan kucing serta pemiliknya. - Mudah Dibersihkan – Struktur pasirnya mempermudah pembersihan kotoran dan meminimalkan debu, membuat pemilik lebih nyaman dalam merawat kucing. Penggunaan dengan Underpad Antibakteri - Cairan urine terserap di underpad membuat pasir tetap kering, sehingga terhindar dari bau

Priska Sahanaya Ajarkan Tips Public Speaking Bersama Pronas, Sonotif dan AGATIS di SD dan SMA Tarakanita 1 Pendidikan
Pendidikan
Jumat, 02 Agustus 2024 | 19:46 WIB

Priska Sahanaya Ajarkan Tips Public Speaking Bersama Pronas, Sonotif dan AGATIS di SD dan SMA Tarakanita 1

Jakarta, katakabar.com - Praktisi Public Speaking, Priska Sahanaya sangat menyadari pentingnya kemampuan public speaking untuk dimiliki semua orang lantaran kemampuan tersebut sangat banyak manfaatnya dalam kehidupan sosial sehari-hari. Tapi, seringkali rasa takut dan cemas ketika berbicara di depan umum justru membuat kebanyakan orang tidak melatih kemampuan tersebut. Maka, untuk ikut serta membantu mengenalkan dan mengajarkan pentingnya kemampuan public speaking, Priska Sahanaya menginisiasi untuk mengadakan workshop public speaking gratis yang difokuskan pada anak-anak usia sekolah.