Arab Saudi

Sorotan terbaru dari Tag # Arab Saudi

Sistem Umrah End-to-End, ElysianGo Integrasikan Persiapan hingga Layanan di Arab Saudi Ekonomi
Ekonomi
3 jam yang lalu

Sistem Umrah End-to-End, ElysianGo Integrasikan Persiapan hingga Layanan di Arab Saudi

Jakarta, katakabar.com - ElysianGo menghadirkan sistem layanan Umrah end-to-end yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan jamaah, mulai dari persiapan di Indonesia hingga layanan di Arab Saudi. Pendekatan ini didukung operasional terkoordinasi, jaringan lintas negara, serta AI Mutawwif multilingual untuk membantu jamaah menjalani ibadah dengan lebih siap dan nyaman. Jumlah jamaah Umrah dari Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Di sisi lain, banyak tahapan perjalanan mulai dari persiapan hingga layanan di Arab Saudi masih berjalan secara terpisah, yang dalam praktiknya kerap menimbulkan kendala di lapangan. Melihat kondisi tersebut, ElysianGo, platform yang dikembangkan PT Elysian Global Success, menghadirkan sistem layanan Umrah berbasis end-to-end yang menghubungkan seluruh tahapan perjalanan dalam satu alur yang lebih terkoordinasi. Pendekatan Menyeluruh Sejak Sebelum Keberangkatan Untuk jamaah Indonesia, layanan ElysianGo dimulai sejak tahap awal sebelum keberangkatan. Proses ini mencakup koordinasi dengan travel dan maskapai, validasi data perjalanan seperti seat dan room list, serta manasik yang dapat diikuti secara offline maupun digital. Kesiapan dokumen dan kondisi jamaah juga menjadi bagian penting dalam tahap ini. ElysianGo juga menghadirkan sistem perlengkapan Umrah yang dirancang untuk membantu jamaah mempersiapkan kebutuhan perjalanan secara lebih praktis dan terorganisir, mulai dari perlengkapan dasar hingga paket lengkap yang disesuaikan dengan kebutuhan ibadah. Selain itu, ElysianGo juga memperhatikan aspek yang sering kali luput dari perhatian, namun memiliki dampak nyata terhadap kenyamanan perjalanan jamaah, yakni pengelolaan oleh-oleh. Dalam praktiknya, oleh-oleh kerap menjadi hal yang baru dipikirkan saat jamaah berada di Tanah Suci. Kondisi ini tidak jarang menimbulkan kendala seperti kelebihan bagasi, biaya tambahan, hingga beban fisik saat perjalanan pulang. Melalui pendekatan yang lebih terencana, kebutuhan oleh-oleh telah dipertimbangkan sejak tahap persiapan, sehingga jamaah dapat menjalani perjalanan dengan lebih nyaman tanpa terbebani di akhir perjalanan. Dukungan di Bandara hingga Perjalanan Layanan ElysianGo berlanjut di titik keberangkatan melalui dukungan di bandara, termasuk bantuan check-in, pendampingan proses imigrasi, hingga penanganan bagasi dan distribusi air Zamzam. Pendampingan dilakukan hingga proses boarding untuk memastikan perjalanan berjalan lebih tertib. Layanan di Arab Saudi Setibanya di Arab Saudi, layanan mencakup pengurusan visa, akomodasi hotel, transportasi, serta pendampingan ibadah melalui mutawwif dan tour leader. Jamaah juga mendapatkan layanan tambahan seperti ziarah, pengaturan akses ke Raudhah, serta dukungan operasional di bandara Jeddah dan Madinah. Setelah rangkaian ibadah selesai, proses kepulangan tetap dikelola untuk memastikan perjalanan kembali berjalan dengan baik, termasuk pengelolaan bagasi dan koordinasi perjalanan ke tanah air. Layanan Lintas Negara dan Dukungan Multibahasa Untuk jamaah dari luar Indonesia, ElysianGo memfokuskan layanan pada operasional di Arab Saudi, mencakup kebutuhan ground handling dan layanan ibadah secara menyeluruh. Seiring meningkatnya mobilitas jamaah lintas negara, ElysianGo mengembangkan pendekatan layanan yang lebih terkoordinasi. Layanan ini telah menjangkau jamaah dan mitra di sejumlah wilayah seperti Indonesia, Sri Lanka, Pakistan, India, dan Nigeria, serta terus berkembang ke berbagai kawasan lainnya. Untuk mendukung kebutuhan komunikasi, ElysianGo dilengkapi dengan AI Mutawwif multilingual yang dapat diakses dalam lebih dari 41 bahasa, terdiri dari 30 bahasa internasional dan 11 bahasa Nusantara. Fitur ini membantu jamaah memahami proses persiapan hingga pelaksanaan ibadah dengan lebih mudah sesuai bahasa masing-masing. Dukungan Pelaku Usaha Travel Selain melayani jamaah, ElysianGo juga menghadirkan platform bagi pelaku usaha travel yang ingin mengembangkan bisnisnya melalui sistem yang lebih terintegrasi. Melalui platform ini, mitra dapat mengakses produk Umrah, sistem booking, serta pengelolaan operasional dalam satu ekosistem yang terhubung, sehingga membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. “Selama ini banyak proses dalam perjalanan Umrah berjalan sendiri-sendiri. Kami mencoba menghadirkan sistem yang menghubungkan seluruh tahapan tersebut,” ujar perwakilan ElysianGo. Ia menambahkan, ElysianGo tidak hanya berfokus pada keberangkatan jamaah, tetapi juga memastikan kesiapan sejak sebelum perjalanan dimulai. “Seiring berkembangnya layanan lintas negara, kami melihat kebutuhan akan sistem yang dapat digunakan oleh jamaah dari berbagai latar belakang dan wilayah. Karena itu, pendekatan yang kami bangun tidak hanya untuk satu pasar, tetapi untuk ekosistem yang lebih luas," tandasnya.

Tim Was DPR RI Akui Masih Negosiasi dengan Arab Saudi Soal RS Darurat Jemaah Internasional
Internasional
Senin, 02 Juni 2025 | 18:15 WIB

Tim Was DPR RI Akui Masih Negosiasi dengan Arab Saudi Soal RS Darurat Jemaah

Mekkah, katakabar.com - Armuzna atau Arafah, Muzdalifah, Mina, hanya tinggal beberapa hari lagi. Berbagai persiapan terus dilakukan tim PPIH guna mendukung kelancaran jemaah menjalani puncak haji bakal berlangsung selama beberapa hari. Salah satu kebutuhan jemaah yang kini terus diperjuangkan lewat negosiasi, yakni pembangunan klinik berikut tenaga kesehatan (Nakes) di sejumlah titik rute Armuzna. Masalahnya Kerajaan Arab Saudi tidak memperkenankannya. Hal tersebut disampaikan pimpinan Tim Pengawas atau Tim Was DPR RI untuk Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 hijiriah tahun 2025 masehi khusus Layanan Akomodasi dan Kesehatan, Singgih Januratmoko, saat melakukan inspeksi mendadak atau Sidak ke Sektor 4 Daker Makkah di Hotel Oriens, kawasan SyiSha, Minggu (1/6) kemarin. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu menyatakan, saat ini pihaknya terus berupaya melakukan negosiasi dengan pihak Kerajaan Arab Saudi untuk diberi izin siapkan perangkat medis untuk kegiatan Armuzna. "Kita masih terus bernegosiasi agar rumah sakit darurat diperbolehkan hingga pelaksanaan Armuzna. Tapi, untuk klinik Alhamdulillah masuk dibolehkan," terangnya. Politisi Golkar inimenjelaskan, masalah lain yang menjadi fokus persoalan Nusuk dan transportasi. "Iya, masalah lainnya ayang harus segera selesai Nusuk dan transportasi bagi jemaah haji Indonesia dari hotel menuju armuzna karena memang berbeda syarikah," ulasnya.

Arab Saudi Minat Investasi Sawit di Indonesia, Ini alasannya Internasional
Internasional
Kamis, 27 Juli 2023 | 16:04 WIB

Arab Saudi Minat Investasi Sawit di Indonesia, Ini alasannya

Jakarta, katakabar.com - Saudi Agricultural and Livestock Company (Salic) tertarik untuk berinvestasi di industri sawit Indonesia. Ketertarikan Arab Saudi lantaran Indonesia terbesar Crude Palm Oil (CPO). Atase Perdagangan KBRI Riyadh, Arab Saudi, Gunawan menjelaskan, terkait dengan produk edible oil, Salic sangat tertarik untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia. Kata Gunawan dilansir dari lama media indonesia, pada Kamis (27/7), ketertarikan timbul lantara Indonesia produsen terbesar crude palm oil (CPO). Indonesia sudah bermitra dengan Arab Saudi di bidang perdagangan produk turunan minyak sawit, utamanya minyak goreng pada 2022 lalu. Di mana Jumlah ekspor minyak goreng tahun lalu ke Negeri Petrodollar sekitar 225,98 juta metrik ton dengan nilai USD265,73 juta. Angka itu mencakup 32 perseb dari total kebutuhan mereka. Bisa saja angka itu semakin bertumbuh di masa mendatang mengingat Arab Saudi saat ini mengimpor minyak goreng dari sejumlah negara lain seperti Malaysia, Oman, Persatuan Emirat Arab, Singapura, Mesir, Kanada, Spanyol, dan Amerika Serikat. Salic anak perusahaan yang diinisiasi Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Perusahaan ini dibentuk lewat kemitraan nasional, regional, dan internasional. Soal kepemilikannya berasal dari saham gabungan Arab Saudi yang dimiliki oleh Dana Investasi Publik (PIF) Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.