Batang

Sorotan terbaru dari Tag # Batang

Program 'Jalur': Polairud Polres Kepulauan Meranti Salurkan Paket Sembako dan Laykes di Batang Riau
Riau
Selasa, 30 September 2025 | 20:00 WIB

Program 'Jalur': Polairud Polres Kepulauan Meranti Salurkan Paket Sembako dan Laykes di Batang

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat polairud) Polres Kepulauan Meranti terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat pesisir, lewat program Kapolda Riau, yakni JJelajah Riau Untuk Rakyat (Jalur), Senin (29/9) pagi. Program 'Jalur' dilaksanakan di Desa Batang, Kecamatan Pulau Merbau Kepulauan Meranti, sekitar pukul 08:00 WIB bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kepulauan Meranti. Dengan menggunakan Kapal Motor Polairud, personel Satpolairud bertolak menuju Desa Batang Meranti untuk menyalurkan paket sembako kepada warga nelayan dan masyarakat setempat, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan. Tiba di lokasi pada pukul 08.00 WIB, petugas serahkan paket sembako kepada masyarakat pesisir. Masing-masing paket berisikan beras premium 5 kilogram, teh 1 kotak, mie 8 bungkus, minyak goreng 1 liter, dan alat tulis, seperti buku, pena, pensil, dan penghapus. Selain bantuan sembako, masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, berupa pengecekan tensi darah serta pemberian vitamin yang dilakukan oleh SiDokkes Polres Kepulauan Meranti. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK., melalui Kasat Polairud Iptu Abdul Roni, S.H., mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri sekaligus mendukung program ketahanan pangan laut. "Program ini hadir sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat pesisir yang aksesnya terbatas terhadap fasilitas medis,” jelas Iptu Abdul Roni.

KAI Temukan 5.051 Barang Tertinggal Senilai Rp5,9 Miliar Sepanjang Januari-Mei 2025 Nasional
Nasional
Selasa, 10 Juni 2025 | 09:00 WIB

KAI Temukan 5.051 Barang Tertinggal Senilai Rp5,9 Miliar Sepanjang Januari-Mei 2025

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih teliti menjaga barang bawaannya selama periode arus balik libur panjang Idul Adha dan cuti bersama 5 hingga 9 Juni 2025. Imbauan ini menyusul tingginya mobilitas masyarakat yang berpotensi meningkatkan risiko barang tertinggal di kereta maupun stasiun. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba menyampaikan, sepanjang Januari hingga Mei 2025, petugas KAI telah menemukan 5.051 barang pelanggan yang tertinggal. Dari jumlah tersebut, 1.802 item tergolong barang berharga seperti ponsel, laptop, dompet, perhiasan, dan dokumen penting. Estimasi total nilai keseluruhan barang mencapai Rp5.965.876.912. “Temuan ini menjadi indikator mobilitas pelanggan cukup padat. Di tengah keramaian dan kelelahan perjalanan, sering kali pelanggan lupa memeriksa kembali barang bawaannya sebelum turun,” jelas Anne. KAI terus mengoptimalkan sistem penanganan barang tertinggal agar pelanggan tetap merasa aman dan nyaman. Pelanggan yang merasa kehilangan barang dapat segera menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau langsung mendatangi loket layanan pelanggan di stasiun terdekat. Barang non-berharga seperti charger, pakaian, tas, hingga botol minum tetap ditangani dengan baik, meski prioritas utama adalah mengembalikan barang bernilai tinggi secepat mungkin kepada pemiliknya. “Kami bantu semaksimal mungkin. Sepanjang data dan ciri barang sesuai, proses pengambilan sangat mudah dan tidak dikenakan biaya apa pun,” tegas Anne. KAI mencatat sebagian besar pelanggan yang melapor kehilangan barang berhasil mendapatkannya kembali dalam waktu singkat. Hal ini merupakan bagian dari komitmen KAI memberikan layanan publik yang tanggap, terpercaya, dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan. “Kami berkomitmen memberikan layanan yang tanggap dan tepercaya, termasuk dalam hal penanganan barang tertinggal,” ucap Anne. Selama masa libur panjang Idul Adha, lonjakan volume pelanggan turut memperkuat pentingnya kewaspadaan pribadi. Pada puncak arus balik Senin (9/6), penjualan tiket telah mencapai 197.183 kursi atau 115 persen dari kapasitas 171.261, dan masih akan bertambah hingga akhir pukul 24.00 WIB. Secara total, penjualan tiket periode 5 hingga 9 Juni 2025 telah menyentuh 931.119 tiket, melampaui kapasitas 850.795 atau setara 109 persen. Rinciannya, 794.619 pelanggan menggunakan Kereta Api Jarak Jauh (112 persen), dan 136.500 pelanggan menggunakan Kereta Api Lokal (97 persen).

Wujud Nyata Komitmen Berkelanjutan, WSBP Tanam 318 Pohon Trembesi di00⁰ Mei 2025 Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 22 Mei 2025 | 14:49 WIB

Wujud Nyata Komitmen Berkelanjutan, WSBP Tanam 318 Pohon Trembesi di00⁰ Mei 2025

Jakarta, katakabar.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) tegaskan komitmen keberlanjutan lingkungan melalui gerakan penghijauan yang menjadi bagian dari program TJSL WSBP Inspiring Kindness: Piles of Sustainability. Hingga saat ini, total sebanyak 4.199 pohon Trembesi telah ditanam sebagai kontribusi nyata pembangunan infrastruktur Indonesia yang peduli terhadap pelestarian lingkungan. Kepedulian ini diwujudkan melalui penanaman satu pohon Trembesi untuk setiap 10 batang produk Spun Pile yang terkirim ke proyek pelanggan. Pada bulan Mei 2025, sebanyak 318 pohon Trembesi telah ditanam atas 3.176 batang Spun Pile WSBP yang terkirim selama bulan April 2025. Dukungan terhadap inisiatif ini datang dari sejumlah pelanggan WSBP yang menerima pengiriman produk Spun Pile untuk proyek mereka sepanjang bulan April, di antaranya PT Hutama Karya Infrastruktur atas proyek Pembangunan JTTS Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B, PT Multi Welindo atas proyek Kawasan Industri Terpadu Wilmar, Yayasan Budha Tzu Chi Whiyata untuk pembangunan Sekolah Tzu Chi PIK 2, PT Karya Teruji Tama untuk pembangunan Dermaga Marunda, serta proyek-proyek lainnya yang sedang dikerjakan. “Program penanaman ini bukan hanya menjadi program seremonial, tapi langkah nyata kami menjaga keseimbangan antara kegiatan bisnis dan kelestarian lingkungan. Melalui inisiatif ini, kami ingin menegaskan setiap produk beton yang kami hasilkan turut membawa nilai keberlanjutan bagi lingkungan. Kami juga memastikan setiap pohon yang ditanam akan terus dipantau pertumbuhannya serta dirawat secara berkala hingga tumbuh besar dan memberikan manfaat jangka panjang,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP. Penghijauan yang dilakukan bagian dari strategi jangka panjang WSBP dalam menanamkan nilai keberlanjutan sekaligus mempererat kolaborasi dengan pelangan dan mitra. Melalui program ini, WSBP tidak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga mengajak seluruh pelanggan dan mitra untuk turut serta mewujudkan dampak positif bagi lingkungan.

BPBD Aceh Tamiang Tanam Batang Kelapa Sawit Ubah Arus Sungai Serba Serbi
Serba Serbi
Senin, 22 Januari 2024 | 16:25 WIB

BPBD Aceh Tamiang Tanam Batang Kelapa Sawit Ubah Arus Sungai

Kualasimpang, katakabar.com - Ratusan batang kelapa sawit ditanam di satu titik sungai di Pekan Seruway, Aceh Tamiang dengan tujuan ubah arus sungai. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang, yang memanfaatkan batang kelapa sawit guna mengurangi ancaman banjir. “Kita membuat krib dari batang kelapa sawit, tujuannya agar arus sungai tidak langsung menghantam dinding tanggul,” ujar Kalak BPBD Aceh Tamiang, Iman Suhery lewat Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Fachruddiin, dilansir dari laman serambinews.com, pada Senin (22/1). Kata Fachruddin, proses pengerjaan ini sudah dimulai dar Minggu kemarin. Mitigasi bencana ini dilakukan di aliran sungai sepanjang 30 meter dengan menggunakan 300 batang kelapa sawit. “Kami memperhatikan kebutuhan di lapangan, bila kurang, nanti bakal ditambah sesuai kebutuhan,” jelasnya. Pj Bupati Aceh Tamiang, Asra menyatakan, pembuatan krib salah satu solusi jangka pendek terbaik. Krib ini untuk mencegah kerusakan tanggul yang lebih parah. “Kondisinya sudah sangat parah, kritis. Kita khawatir kalau kena banjir sekali lagi, ini akan hancur,” beber Asra. Menurut Asra, tanggul dibangun 2016 silam, sudah berulang-ulang dihantam banjir dan terjadi kerusakan yang sangat parah. Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berinisiatif melakukan pencegahan dini untuk menghindari kerugian yang lebih besar. “Ini sekali pukul lagi roboh, perkampungan di sini bakal terendam. Kami pemerintah daerah wajib melindungi warga kami dari ancaman bahaya itu,” tegas Asra. Krib ini hanya bersifat sementara, tambah Asra, tujuannya untuk memperkecil gelombang sungai ke tanggul. Pemerintah Provinsi (Pemprov) melakukan penanganan serius lantaran ancaman banjir di daerah ini telah menghancurkan pondasi perekonomian masyarakat.