Bengkulu Selatan

Sorotan terbaru dari Tag # Bengkulu Selatan

Total 4.279 Persil STDB Diserahkan kepada Petani Sawit di Bengkulu Selatan Sawit
Sawit
Kamis, 26 Desember 2024 | 22:23 WIB

Total 4.279 Persil STDB Diserahkan kepada Petani Sawit di Bengkulu Selatan

Manna, katakabar.com - Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu serahkan sebanyak 4.279 Persil Surat Tanda Daftar Tanaman Budidaya atau STDB Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat. Penyerahan STDB secara simbolis dipusatkan di Aula Dinas Pertanian Bengkulu Selatan oleh Asisten II Setdakab, Diah Winarsih kepada perwakilan masing-masing kecamatan. Selanjutnya petugas di masing-masing kecamatan akan menyerahkannya kepada petani atau pekebun kelapa sawit. Menurur Diah Winarsih, STDB dokumen resmi yang diberikan pemerintah kepada pekebun sebagai bukti kegiatan budidaya kelapa sawit. STDB bukan perizinan, jelasnya, di mana fungsinya antara lain sebagai sumber data yang akan membantu Kementerian Pertanian dalam menyalurkan program pemerintah, seperti bantuan subsidi pupuk, benih unggul, dan program peremajaan secara tepat sasaran, untuk mewujudkan tata kelola perkebunan berkelanjutan serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. "STDB diterbitkan berdasarkan pendataan perkebunan kelapa sawit rakyat yang dilakukan Dinas Pertanian atau Distan dengan melibatkan instansi terkait lainnya. STDB ini sangat penting, sehingga program ini akan berlanjut di tahun 2025," kata Diah lewat keterangan resmi, dilansir dari laman EMG, Kamis (26/12).

Draf RAD KSB Bengkulu Selatan Sudah Kelar Tapi Diuji Publik Dulu Sawit
Sawit
Minggu, 24 November 2024 | 15:34 WIB

Draf RAD KSB Bengkulu Selatan Sudah Kelar Tapi Diuji Publik Dulu

Manna, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu melakukan Uji Publik Draf Dokumen Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB), di Aula Dinas Pertanian (Distan) Bengkulu Selatan. Kegiatan tersebut dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Bengkulu Selatan, Sukarni MSi, dihadiri perwakilan unsur Forkopimda, Komisi 2 DPRD, pelaku usaha di sektor perkebunan, organisasi masyarakat, dan mitra pembangunan.

Bengkulu Selatan Memanggil Investor Sawit Pintu Terbuka Lebar Nasional
Nasional
Kamis, 26 Oktober 2023 | 17:26 WIB

Bengkulu Selatan Memanggil Investor Sawit Pintu Terbuka Lebar

Bengkulu, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu menyeru investor untuk mengembangkan industri kelapa sawit. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan siap permudah perizinan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan investasi di Bengkulu Selatan. Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi menuturkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu Selatan siap mendukung investor yang mau mengembangkan usaha kelapa sawit, dan termasuk memberikan kemudahan perizinan guna pastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan investasi di wilayah ini. "Silahkan berinvestasi di sektor kelapa sawit di Bengkulu Selatan. Kami siap memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan," ajaknya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (25/10). Potensi investasi sektor kelapa sawit di Bengkulu Selatan, ulas Gusnan, sangat besar apalagi saat ini hanya ada dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi, yakni PT Bengkulu Sawit Lestari dan PT Sinar Bengkulu Selatan. "Belum banyak pabrik pengolahan kelapa sawit di Bengkulu Selatan. Ini peluang yang menjanjikan, sebab produksi kelapa sawit belum sepenuhnya diolah di Bengkulu Selatan. daerah ini," jelasnya. Menurutnya, investor yang mau membuka perkebunan kelapa sawit bisa mengembangkan usaha di Bengkulu Selatan. Saat ini lahan-lahan yang dapat digunakan untuk perkebunan kelapa sawit masih tersedia luas. Untuk itu, tegas Gusnan, bakal terus berupaya menggaet investor guna mengoptimalkan potensi sawit di Bengkulu Selatan. "Semakin banyak investor yang masuk bakal menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal," sebutnya.

Bedah 30 Rumah Petani Sawit di Bengsel, Hartawan: Kita Selalu Aktif Kegiatan Sosial Nasional
Nasional
Rabu, 13 September 2023 | 10:33 WIB

Bedah 30 Rumah Petani Sawit di Bengsel, Hartawan: Kita Selalu Aktif Kegiatan Sosial

Bengkulu, katakabar.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkulu Selatan gelontorkan program bedah rumah tak layak huni bagi petani kelapa sawit. Ketua Baznas Bengkulu Selatan, H Hartawan menjelaskan, dari 30 rumah yang ditargetkan tahun ini, 17 rumah di antaranya sudah dibedah. "Ini langkah nyata membantu petani sawit yang kondisi ekonomi rada sulit," kata Hartawan, dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (13/9). Kata Hartawan, tidak hanya bedah rumah. Baznas memberikan alat bantu kesehatan, seperti kursi roda dan alat pendengar bagi warga yang membutuhkan. "Kita selalu aktif dalam kegiatan sosial. Contohnya di Desa Suka Maju Air Nipis, kami memberikan kursi roda dan alat pendengaran untuk petani sawit," jelasnya. Penting untuk diketahui bantuan yang diberikan Baznas selalu tepat sasaran. Usulannya diawali dari kepala desa. "Bagi yang memerlukan bantuan, dapat mengajukan usulan ke Baznas. Tapi, setiap usulan harus disetujui oleh kepala desa. Tujuannya agar bantuan benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan," terangnya. Rencananya, Baznas bakal luncurkan program bantuan pendidikan untuk pelajar kurang mampu. "Upaya ini hendaknya dapat memberikan manfaat, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah melalui program bantuan yang diberikan," tandasnya.

Akses Petani Sawit di Bengsel Masih Tanah Kuning Lamanya Sudah 15 Tahun Nasional
Nasional
Senin, 21 Agustus 2023 | 14:55 WIB

Akses Petani Sawit di Bengsel Masih Tanah Kuning Lamanya Sudah 15 Tahun

Bengkulu, katakabar.com - Kepala Desa Gunung Ayu, Mikardin cuma bisa mengurut dada walau tak bisa sembunyikan rasa kecewa lantaran akses yang dilalui warga umumnya profesi pekebun kelapa sawit swadya masih tanah kuning belum tersentuh aspal hotmix atau semenisasi. Apalagi ruas jalan sepanjang enam kilometer itu dibikin pada 2008 silam. Artinya, sudah umur 15 tahun lamanya hingga saat ini jalan penghubung Desa Gunung Ayu, Maras, dan Desa Ganjuh terlupakan pemerintah. "Sudah 15 tahun lamanya belum ada perhatian pemerintah, apa daya akses utama petani kelapa sawit di tiga desa begitulah adanya," Kepala Desa Gunung Ayu, Mikardin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (21/8). Kondisi jalan masih tanah kuning cerita Pak Kades, saat musim penghujan tiba jalan tergenang air dan licin. Tak pelak, petani kesulitan mengeluarkan hasil tanaman kelapa sawit. Bahkan acap kali petani kelapa sawit tidak dapat mengeluarkan hasil tanaman saat musim penghujan tiba. Kini, Mikardin berharap dan meminta agar Pemkab Bengkulu Selatan bertindak. Soalnya akses ke tiga desa jalur vital bagi masyarakat. "Jalan itu, panjangnya sekitar 6 kilometer. Kondisi ruas jalan cukup parah, terkadang petani kelapa sawit rugi disebabkan tidak bisa membawa hasil tanaman lantaran medan yang dilewati rusak parah," jelasnya.

Dan Seluas 350 Hektar Kebun Sawit Petani Swadaya Direplanting Nasional
Nasional
Kamis, 20 Juli 2023 | 19:01 WIB

Dan Seluas 350 Hektar Kebun Sawit Petani Swadaya Direplanting

Bengkulu, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu pastikan seluas 350 hektar kebun kelapa sawit milik petani swadaya bakal direplanting melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di penghujung Juli 2023 nanti. Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Ahmad Sukirman, dilansir dari laman elaeis.co menjelaskan, lokasi program PSR tersebar di empat desa di Kecamatan Pino Raya, dan satu desa di Kecamatan Bunga Mas. "Kami fokus di lokasi PSR di dua kecamatan tahun ini. Program replanting yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) sangat membantu meningkatkan produktivitas kebun kelapa sawit umurnya sudah tua," ulas Ahmad, pada Rabu (19/7) kemarin. Program replanting ini menggunakan bibit unggul dan berkualitas. Dengan replanting diharapkan nanti hasil panen menjadi lebih banyak. Endingnya meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit di Bengkulu Selatan. "Program replanting kebun kelapa sawit langkah penting meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan. Itu sebabnya, kami berharap program ini memberikan manfaat jangka panjang bagi petani secara keseluruhan," jelasnya. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berharap lewat program replanting dapat mengurangi dampak negatif lingkungan yang disebabkan kebun kelapa sawit yang tidak produktif. "Penggunaan bibit unggul yang lebih tahan terhadap penyakit dan memiliki potensi hasil yang lebih tinggi diharapkan dapat meminimalisir penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang berlebihan," bebernya. Tidak cuma itu, replanting kebun kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan ini diharapkan dapat memperkuat posisi kabupaten ini sebagai salah satu sentra produksi kelapa sawit di Provinsi Bengkulu. Itu tadi, memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan daerah. Program ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas produksi kelapa sawit. Untuk itu, pelaksanaan program replanting kebun kelapa sawit yang luasnya mencapai 350 hektar di Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan komitmen dan keseriusannya meningkatkan sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit," tandanya.

2023, Seluas 700 Hektar Kebun Sawit Diusulkan Replanting di Bengsel Nasional
Nasional
Kamis, 20 Juli 2023 | 13:26 WIB

2023, Seluas 700 Hektar Kebun Sawit Diusulkan Replanting di Bengsel

Bengkulu, katakabar.com - Seluas 700 hektar kebun kelapa sawit diusulkan agar bisa ikut program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu tahun 2023 ini. "Daerah yang mengusulkan replanting itu, punya potensi pertanian kelapa sawit cukup besar. Masalahnya, produksi sebagian besar kebun kelapa sawit kondisi tidak optimal lantaran sudah umur tanam di atas 20 tahun," kata Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Bengkulu Selatan, Ahmad Sukirman, dilansir dari laman elaeis.co pada Kamis (20/7). Karena itu ujar Ahmad, melalui program PSR yang didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) diharapkan kebun-kebun kelapa sawit sudah tua dapat diperbaharui agar menghasilkan buah sawit yang lebih banyak dan berkualitas. "Kami berencana usulkan seluas 700 hektar kebun kelapa sawit milik petani di Kabupaten Bengkulu Selatan, agar bisa ikut program PSR. Kebun-kebun kelapa sawit ini sebagian besar posisinya di Kecamatan Kedurang Ilir, ada pula di Kecamatan Pino dan Kecamatan Manna," jelasnya. Diceritakannya, Program PSR inisiatif dari pemerintah pusat untuk meningkatkan kesejahteraan petani kelapa sawit dan keberlanjutan industri perkebunan kelapa sawit secara keseluruhan. Program ini menyasar kebun kelapa sawit yang sudah tua atau kurang produktif dan menggantinya dengan bibit unggul. "Petani peserta program ini bakal dapat bantuan Rp30 juta per hektar untuk meremajakan kebun kelapa sawitnya," ulasnya. Seorang petani kelapa sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan, Syafii berharap bisa ikut program PSR agar kebunnya diganti dengan bibit kelapa sawit varietas unggul. "Kami sangat harapkan bantuan dana dari BPDPKS untuk meremajakan kebun. Kalau peremajaan dilakukan secara mandiri, biayanya sangat besar," ucapnya. Dinas Pertanian setempat hendaknya membantu petani melengkapi persyaratan pengusulanan PSR, biar tidak ada kendala dan diterima BPDPKS. "Kami optimis dengan peremajaan produksi kelapa sawit maupun kesejahteraan petani dapat meningkat ke depan," harapnya.