Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar Nasional
Nasional
Selasa, 07 April 2026 | 08:08 WIB

Telkom Tingkatkan Kapabilitas Developer Lewat AI Connect Offline Series di Makassar

Jakarta, katakabar.com - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) lewat inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) gelar AI Connect Offline Series di AI Center Makassar sebagai upaya perkuat kapabilitas developer di kawasan timur Indonesia dalam memanfaatkan kecerdasan buatan pada proses pengembangan perangkat lunak. Usung tema “Exploring the Role of AI Coding Assistants in Modern Software Development”, kegiatan ini membahas pemanfaatan AI dalam mendukung proses pengembangan aplikasi, mulai dari penulisan kode hingga optimalisasi berbasis data. Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menekankan peran penting talenta digital dalam mendorong transformasi di berbagai sektor. Faizal lantas soroti pemanfaatan teknologi seperti machine learning dan deep learning dalam mendukung pengolahan data dan pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan. “Pemanfaatan AI Coding Assistants menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas developer sekaligus mempercepat siklus pengembangan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan industri,” beber Faizal. Kegiatan ini implementasi pilar AI Connect, salah satu dari lima pilar utama dalam AI CoE, yang berfokus pada penguatan kolaborasi antara talenta digital, komunitas, dan pelaku industri. Pilar ini terintegrasi dengan AI Campus, AI Playground, AI Hub, dan AI Native dalam membangun ekosistem AI yang komprehensif, mulai dari pengembangan talenta hingga penerapan solusi di berbagai sektor. CTOO Digisaurus.id, Muhammad Zulfikar Aris, menimpali sebagai salah satu partner turut berbagi pengalaman praktis mengenai penggunaan AI Coding Assistants untuk meningkatkan efisiensi kerja, serta menghasilkan kode yang lebih optimal. D Di sesi tersebut, pembahasan difokuskan pada bagaimana AI Coding Assistants mampu mempercepat siklus pengembangan perangkat lunak secara end-to-end. Teknologi ini dinilai dapat membantu developer dalam menyusun kode secara lebih efisien, meminimalkan kesalahan, hingga mengoptimalkan performa aplikasi berbasis data. Pemanfaatan asisten berbasis AI kini menjadi bagian penting dalam workflow modern developer untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas output secara signifikan. Untuk memberikan pengalaman yang lebih komprehensif, kegiatan ini dilengkapi dengan sesi praktik langsung, di mana peserta mengembangkan aplikasi portofolio sederhana menggunakan platform seperti Google Antigravity dan FlutterFlow. Sesi ini memberikan gambaran konkret mengenai percepatan proses pengembangan aplikasi melalui pemanfaatan teknologi AI. Di kegiatan sama, Telkom turut memperkenalkan Telkom AI Connect Community Platform sebagai wadah kolaborasi digital yang menyediakan informasi teknologi terkini, pengembangan kompetensi, serta akses terhadap peluang proyek dan kerja lepas bagi talenta digital. Melalui kegiatan ini, Telkom terus mendorong penguatan ekosistem talenta digital serta peningkatan literasi teknologi di masyarakat. AI Center Makassar diharapkan dapat berperan sebagai pusat kolaborasi yang berkelanjutan dalam mendukung lahirnya inovasi digital dan pengembangan kapabilitas talenta di Indonesia.

Dari Sawah ke Sekolah Developer: Transformasi Ali Sarbani Developer Ratusan Perumahan Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 27 Juni 2025 | 16:00 WIB

Dari Sawah ke Sekolah Developer: Transformasi Ali Sarbani Developer Ratusan Perumahan

miliar. Rumah dan mobil hasil kerja keras selama 4 tahun pun harus dijual. Tapi, Ali tidak menyerah. Ia membentuk tim baru yang lebih efisien dan fokus kembali membangun dari dasar. Kembali ke Akar: Membagikan Ilmu Titik baliknya berasal dari seminar gratis. Karena itu, sejak 2017 Ali mulai mengadakan kelas “Bisnis Properti Tanpa Modal Investor.” Dari kelas kecil untuk teman-teman dekat, kini berkembang menjadi Sekolah Developer yang hadir di banyak kota dan menjangkau ribuan orang. Ia percaya, siapa pun bisa mulai bisnis properti. Bahkan tanpa modal besar. Yang dibutuhkan adalah pengetahuan, relasi, dan keberanian untuk mencoba. Ali selalu memegang nilai bahwa: 1) Mimpi itu gratis, tapi mewujudkannya perlu keberanian. 2) Ilmu dan koneksi adalah dua hal yang tak bisa ditawar dalam perjalanan sukses. 3) Terkadang kita harus “berpura-pura” sukses, hingga akhirnya kita benar-benar menjadi sukses. 4) Kegagalan bukan akhir, tapi fondasi.

Anak Petani Bisa Bisnis Properti! Perjalanan Jatuh Bangun Developer Ali Sarbani Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 18 April 2025 | 10:17 WIB

Anak Petani Bisa Bisnis Properti! Perjalanan Jatuh Bangun Developer Ali Sarbani

Jakarta, katakabar.com - 'Bukan uang yang utama, tapi bagaimana kita bisa memberi manfaat'. Kutipan ini bukan hanya semboyan bagi Ali Sarbani, melainkan prinsip hidup yang ia pegang erat. Lahir di Kudus dari keluarga petani, Ali membuktikan keterbatasan bukan penghalang untuk membangun mimpi besar. Dari kampung dan sawah, ia menapaki jalan menuju dunia properti hingga kini dikenal sebagai salah satu pengembang berpengaruh dengan ratusan unit proyek. Ali tumbuh dalam kesederhanaan. Tidak ada latar belakang bisnis, teknik, apalagi desain. Tapi ada satu hal yang selalu ia ingat, gambar rumah dan mobil yang terpajang di sketsel atau partisi yang membagi ruang tamu dengan ruang keluarganya. “Itu gambar bapak saya yang jadi impian untuk anak-anaknya. Dan tanpa sadar, itu jadi impian saya juga,” kenangnya dalam dokumenter Sekali Seumur Hidup. Pada 1995 silam, Ali hijrah ke Semarang untuk kuliah sambil kerja. Krisis moneter '97 menghantam keluarganya. Ia banting setir jual beli Handphone P second yang akhirnya ia tekuni selama 10 tahun. Sayang, dari hasil usahanya tersebut ia belum mampu membeli rumah impiannya.