Gencar

Sorotan terbaru dari Tag # Gencar

Polres Kepulauan Meranti Tanam Pohon dan Edukasi Lingkungan di Sekolah Hukrim
Hukrim
Selasa, 13 Januari 2026 | 11:53 WIB

Polres Kepulauan Meranti Tanam Pohon dan Edukasi Lingkungan di Sekolah

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti terus menunjukkan komitmen dukung program Green Policing yang dicanangkan Kapolda Riau. Di antara program itu diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi edukasi peduli lingkungan, dan penanaman pohon di lingkungan sekolah. Kegiatan Green Policing tersebut dilaksanakan Senin (12/1) sekitar pukul 09.00 WIB di SDS Patria Dharma Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasat Binmas, AKP Aguslan, S.H., didampingi Kapolsek Tebing Tinggi, AKP J.A. Lubis, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat dan personel Polres Kepulauan Meranti. Selain itu, hadir pula Koordinator Pendidikan Patria Dharma, Riza Tanzil, S.H., Kepala Sekolah SDS, Patria Dharma Budi Yuono, S.Ag., majelis guru, serta para siswa SDS Patria Dharma. Di rangkaian kegiatan, jajaran Polres Kepulauan Meranti memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, baik di rumah maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui kuis berhadiah bertema peduli lingkungan dan Green Policing. Sebagai bentuk aksi nyata, dilakukan pula penanaman dua bibit pohon, yakni pohon mangga dan pohon nangka, di lingkungan sekolah SDS Patria Dharma. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama. Menurut AKP Aguslan, Green Policing merupakan pendekatan strategis dan humanis Polri dalam menjaga ketertiban sosial sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan hidup. “Konsep Green Policing hadir sebagai jawaban atas tantangan zaman, seperti krisis lingkungan, perubahan iklim, hingga ancaman kebakaran hutan dan lahan. Polres Kepulauan Meranti menerjemahkan kebijakan Kapolda Riau ini melalui kegiatan edukasi dan penanaman pohon di sekolah-sekolah,” ujarnya. Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan tumbuh kesadaran generasi muda untuk lebih peduli terhadap lingkungan sejak usia dini.

Gencar! Satlantas Polres Inhil Sosialisasi Larangan Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi Hukrim
Hukrim
Kamis, 12 Juni 2025 | 18:00 WIB

Gencar! Satlantas Polres Inhil Sosialisasi Larangan Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi

Tembilahan, katakabar.com - Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir bersama Dinas Perhubungan gencar sosialisasi larangan kendaraan yang kelebihan muatan atau over loading, serta larangan penggunaan ukuran kendaraan yang tidak sesuai standar pabrik atau over dimensi. Kegiatan sosialisasi ini sasar pengemudi kendaraan pelaku usaha untuk dilakukan pendataan bagi kendaraan yang terindikasi. "Selain sosialisasi, Satlantas bersama Dishub melakukan pendataan kepada kendaraan yang terindikasi over dimensi. Begitu imbauan, dan sosialisasi ini kita sebarluaskan kepada para pengemudi angkutan barang, dan pengusaha jasa angkutan agar dapat dipatuhi bersama," terang Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, melalui Kasat Kasat Lantas Polres Inhil, AKP Fandri saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (12/6). Kasat Lantas menjelaskan, para sopir diberikan pemahaman mengenai batas maksimum angkutan barang sesuai dengan kendaraan yang digunakan. Ini penting demi keselamatan di jalan raya, sekaligus menjaga usia infrastruktur jalan raya sesuai dengan ketentuan Undang Undang Lalu Lintas.

Gencar Sosialisasi Riau Bhayangkara Run 2025, Polantas Polres Inhil Aktif Sebarkan Brosur Hukrim
Hukrim
Minggu, 08 Juni 2025 | 19:00 WIB

Gencar Sosialisasi Riau Bhayangkara Run 2025, Polantas Polres Inhil Aktif Sebarkan Brosur

Indragiri Hilir, katakabar.com - Sempena Sambut dan sosialisasikan kegiatan Riau Bhayangkara Run 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Indragiri Hilir atau Satlantas Polres Inhil gelar kegiatan sosialisasi, sekaligus pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat di momentum Car Free Day, di Jalan Swarna Bumi Tembilahan, Minggu (8/6) pagi. Kegiatan dihadiri sejumlah personel Satlantas, yakni Kasat Lantas Polres Indragiri Hilir, AKP Fandri, Kanit Reg, Ident Ipda Jimmy Lano, PS Kasi Dokkes, Aipda Yuliandra, PS Kanit Kamsel Aipda Arani Okritama, serta anggota Satlantas Polres Indragiri Hilir dari Kompi II. Personel Satlantas aktif sebarkan brosur Riau Bhayangkara Run 2025 kepada para pengendara, dan pengunjung Car Free Day. Selain itu, sosialisasi secara langsung dilakukan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi di event olahraga yang rencananya digelar bulan depan tersebut. Masyarakat yang hadir mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengecekan tekanan darah (tensi), yang dilakukan oleh tim dari Seksi Dokkes Polres Indragiri Hilir. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, melalui Kasat Lantas, AKP Fandri menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memgikuti Riau Bhayangkara Run 2025, serta sebagai upaya mendekatkan kepolisian dengan masyarakat melalui layanan yang bermanfaat. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan, keselamatan berlalu lintas, serta mendukung suksesnya event Bhayangkara Run 2025 di Riau,” jelasnya.

Polres Inhil Gencarkan Operasi Tim Raga, Perangi Premanisme dan Genk Motor Hukrim
Hukrim
Rabu, 04 Juni 2025 | 09:41 WIB

Polres Inhil Gencarkan Operasi Tim Raga, Perangi Premanisme dan Genk Motor

Indragiri Hilir, katakabar.com - Polres Indragiri Hilir tegaskan komitmen menjaga ketertiban dan keamanan publik melalui kegiatan rutin Tim Raga atau Rabu Anti Genk dan Anarkisme, yang digelar Selasa (3/6) malam. Program ini bagian dari prioritas Kapolda Riau untuk menekan premanisme dan aksi genk motor yang meresahkan warga. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora menegaskan, kegiatan ini dilakukan secara terstruktur dan menyeluruh. “Kami tidak memberi ruang bagi premanisme dan genk motor berkembang di Indragiri Hilir. Ini komitmen kami untuk menjaga Tembilahan tetap kondusif,” tegasnya. Di pelaksanaannya, Rinci AKBP Farouk, operasi melibatkan 16 personel. Sebanyak 9 personel dari satuan Samapta, dan 7 dari Reskrim. Tiga pendekatan diterapkan di kegiatan ini, yakni preemtif, preventif, dan Gakkum. Tim lebih dulu menyampaikan edukasi ke masyarakat, lalu melakukan patroli sebagai upaya pencegahan, dan siap bertindak tegas bila ditemukan pelanggaran. Sejumlah titik rawan dan lokasi berkumpul yang berpotensi menjadi pusat aktivitas premanisme maupun genk motor menjadi sasaran patroli. Hasil operasi kali ini menunjukkan tidak ada pelanggaran mencolok. Meski demikian, Kapolres menegaskan pentingnya konsistensi. “Nihil pelanggaran hari ini bukan berarti kita kendur. Justru ini jadi pemacu untuk terus hadir menjaga keamanan,” jelasnya. Menurutnya, kehadiran polisi berseragam di lokasi-lokasi rawan memberi rasa aman sekaligus efek psikologis positif bagi masyarakat. Di samping itu, koordinasi dilakukan bersama tokoh masyarakat dan organisasi lokal guna memperkuat pesan Kamtibmas. “Kami ajak semua elemen masyarakat ikut menjaga lingkungan. Peran aktif semua pihak itu kunci,” imbaunya.

KAI Daop 1 Jakarta Gencarkan Sosialisasi Bahaya Aktivitas di Jalur Kereta Api Nasional
Nasional
Kamis, 22 Mei 2025 | 17:13 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Gencarkan Sosialisasi Bahaya Aktivitas di Jalur Kereta Api

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia atai KAI Daop 1 Jakarta taja sosialisasi kepada masyarakat sekitar jalur KA antara Stasiun Angke-Stasiun Kampung Bandan, sebagai upaya untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan KA. Masih banyaknya masyarakat yang belum memahami bahaya aktivitas di jalur kereta api atau KA mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta untuk terus menggencarkan kegiatan sosialisasi keselamatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun mengganggu perjalanan KA di jalur aktif. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menjelaskan, masyarakat kerap terlihat berjalan kaki, bermain, bahkan menggunakan jalur KA sebagai jalan pintas. “Hal ini sangat berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal, baik bagi masyarakat maupun operasional perjalanan kereta api,” ujar Ixfan. Dalam sosialisasi tersebut, KAI Daop 1 memberikan edukasi mengenai larangan keras membuang sampah di jalur rel KA. Selain berdampak pada keselamatan operasional, sampah yang menumpuk di sekitar rel berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama saat musim kemarau. “Tumpukan sampah kering yang tersangkut di bantalan rel atau sekitar prasarana sangat mudah terbakar, terutama jika terkena puntung rokok atau percikan api dari gesekan logam,” kata Ixfan.

KAI Kolaborasi Dengan TNI, Polri dan Railfans Gencar Sosialisasi Nasional
Nasional
Selasa, 29 April 2025 | 07:42 WIB

KAI Kolaborasi Dengan TNI, Polri dan Railfans Gencar Sosialisasi

Jakarta, katakabar.com - Guna meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya bersinergi dengan TNI, Polri, dan komunitas Railfans gelar kegiatan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api di Perlintasan Sebidang JPL 99 Bangil, di bilangan Jalan Mangga, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (27/4). Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas di perlintasan sebidang guna mencegah terjadinya kecelakaan antara pengguna jalan dan perjalanan kereta api. Sosialisasi dilakukan melalui aksi pembentangan spanduk, pemasangan banner imbauan keselamatan, serta edukasi langsung kepada pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur kereta api. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menjelaskan, kegiatan ini bagian dari komitmen perusahaan untuk mengutamakan keselamatan perjalanan kereta api, sekaligus membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang KA. “Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antar instansi dan komunitas pecinta kereta api dalam menumbuhkan budaya keselamatan di perlintasan sebidang KA. KAI berharap melalui sosialisasi ini, kesadaran masyarakat untuk berhenti serta melihat ke kiri dan kanan sebelum melintasi perlintasan sebidang semakin meningkat,” ujar Luqman Arif.

Dinkes Kepulauan Meranti Sosialisasi 3M Plus Cegah Kasus DBD Meningkat Riau
Riau
Selasa, 11 Juni 2024 | 10:56 WIB

Dinkes Kepulauan Meranti Sosialisasi 3M Plus Cegah Kasus DBD Meningkat

Selatpanjang, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti gencarkan sosialisasi penerapan pola 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Kegiatan tersebut digencarkan untuk mencegah kasus deman berdarah atau DBD meningkat di daerah yang dikenal 'Negeri Sagu'. Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kepulauan Meranti melaporkan, jumlah kasus demam berdarah atau DBD di periode Januari hingga Desember 2023, tercatat 38 kasus. Sedang di priode Januari hingga Juni 2024 sebanyak 7 kasus, di mana Selatpanjang dan Alah Air tercatat penyumbang terbesar Kasus DBD di daerah ini, pada Senin (10/6) kemarin. "Dari Januari hingga Juni 2023 tercatat sebanyak 4 kasus dan pada Juli hingga Desember 2023 sebanyak 34 kasus. Menurut catatan pada tahun 2023 kasus DBD selalu meningkat mulai dari bulan Juli hingga Desember," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri, SKM Bila dibandingkan data tahun ini dengan data tahun 2023 lalu, kata Fahri, hanya selisih 3 kasus di periode Januari hingga Juni. Tapi tidak menutup kemungkinan data sementara periode Januari hingga Juni data bisa saja meningkat sama dengan pada Juli hingga Desember 2023. Menurur Fahri, adapun faktor penyebab meningkatnya kasus DBD tersebut lantara musim hujan, tinggal di wilayah tropis, lingkungan tempat tinggal kotor, tinggal di wilayah padat penduduk dan kumuh, daya tahan tubuh lemah, pernah mengidap DBD di masa lalu, tapi yang sangat rentan pada balita umur 1 hingga 5 tahun. Jadi, sebut Fahri, Salah satu cara mencegahnya dengan terus sosialisasi penerapan pola 3M plus, yakni menguras, menutup, dan mengubur tempat penampungan air, serta melakukan pemberantasan sarang nyamuk. "Mengenai fogging atau pengasapan adalah salah satu upaya untuk menangkal serangan nyamuk Aedes Aegypti. Tapi, untuk melakukannya tak bisa sembarangan," jelasnya. Untuk itu, sambunya, Diskes Kepulauan Mersnti bakal melakukan penindakan secara Fogging apabila jika ada kasus setelah dilakukan pemeriksaan oleh Puskesmas. Kalau masih adalagi penderita yang Demam 1 atau 2 orang di sekitar lingkungannya kemungkinan dilakukan fogging.

'Hijaukan' PLTU,  Indonesia Gencarkan Pemanfaatan Biomassa Tekno
Tekno
Minggu, 05 November 2023 | 14:42 WIB

'Hijaukan' PLTU, Indonesia Gencarkan Pemanfaatan Biomassa

Jakarta, katakabar.com - Bioenergi Indonesia punya potensi sangat besar sebagai sumber energi masa depan, pengganti energi fosil hampir di semua bidang, seperti transportasi, ketenagalistrikan, industri, dan rumah tangga. Khususnya pemanfaatan bionergi untuk produk biomassa bisa menjadi sumber energi yang lebih baik meningkatkan rasio elektrifikasi dan diproyeksikan membantu meningkatkan ketahanan energi nasional. "Indonesia memiliki potensi bioenergi sumber biomassa sangat besar setara dengan 56,97 GW listrik. Pada 2060, Indonesia bakal bangun lebih dari 700 GW pembangkit energi terbarukan. Di mana 60 GW dari pembangkit listrik bioenergi," ulas Ego Syahrial, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bidang Strategi Percepatan Penerapan Energi Transisi dan Pengembangan Infrastruktur Energi, Ego Syahrial, lewat keterangan resmi, dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (5/11). Tidak cuma pemanfaatan biomassa untuk pembangkit listrik, sumber daya ini bakal dioptimalkan melalui program co-firing biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU (Coal Fired Power Plant/CFPP) yang sudah ada. Penerapan co-firing telah dilakukan dari 2020 lalu, dengan blending rate 1 persen hingga 15 persen tergantung jenis boiler dan ketersediaan bahan baku. "Biomass co-firing diterapkan di 113 unit PLTU milik PLN di 52 lokasi, dengan total kapasitas 18.664 MW, menggunakan berbagai sumber biomassa, seperti serbuk gergaji, serpihan kayu, limbah sawit dengan tingkat pencampuran 5 persen hingga 15 persen," terangnya. Pembakaran bersama biomassa di PLTU yang ada bertujuan untuk memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik, meningkatkan pangsa energi terbarukan dalam bauran energi nasional, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan "menghijaukan" PLTU lebih cepat. "Di tahum 2023, co-firing bakal diaplikasikan di 42 lokasi. Proyek ini dapat menghasilkan 2.740 GWh energi ramah lingkungan dan mengonsumsi 2,2 juta ton biomassa," ujarnya. Diketahui, hingga semester pertama tahun ini, co-firing telah diterapkan di 36 lokasi dan menghasilkan energi hijau sebesar 325 GWh, mampu mengurangi emisi sebesar 321 ktCO2. Total biomassa yang digunakan pada pembangkit listrik sebesar 306 kilo ton. Untuk mendukung pengembangan co-firing, Kementerian ESDM tengah membereskan peraturan menteri tentang penerapan co-firing pada PLTU yang sudah ada.