Gunakan
Sorotan terbaru dari Tag # Gunakan
Keunggulan Banyak, Paguyuban Batik Sawit Ajak Pengrajin Batik Gunakan ke 'Malam' Sawit
Pekanbaru, katakabar.com - Paguyuban batik sawit mengajak pengrajin batik beralih dan gunakan 'Malam' Sawit, lantaran dengan beralih dan gunakan bahan tersebut keunggulan labih banyak. Batik berbahan 'malam' kelapa sawit terus digaungkan Elaeis Media Group (EMG) lewat beberapa gelaran pelatihan yang ditaja di Provinsi Riau. Kegiatan kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) gelaran pelatihan ini dilaksanakan di Dumai tahun lalu dan terbaru di Pekanbaru pada 21 hingga 23 April 2026. Ketua Umum Paguyuban Batik Sawit, Miftahudin Nur Ihsan, menyampaikan apresiasi dengan langkah yang diambil EMG, yang bertujuan untuk terus membumikan batik berbahan kelapa sawit. Menurutnya gelaran ini adalah langkah yang sangat tepat untuk meningkatkan wawasan dan memberikan terobosan baru bagi para pengrajin batik, khususnya di wilayah Riau. "Kegiatan adalah wadah untuk para pengrajin atau pelaku UMKM dalam menambah wawasannya mengenai batik yang menggunakan malam sawit," terangnya saat menjadi pemateri dalam gelaran yang digelar di gedung Dekranasda Pekanbaru tersebut. Dari pengamatan Ihsan, antusias peserta sangat tinggi untuk mendalami bahan malam kelapa sawit tersebut. Hal ini sejalan dengan visi dan misi paguyuban yang dipimpinnya yakni mendorong pengrajin kelapa sawit beralih menggunakan malam kelapa sawit. Kata Ihsan, malam atau lilin kelapa sawit memiliki berbagai keunggulan dibanding dengan malam atau lilin yang biasa digunakan. "Malam sawit ini lebih ramah lingkungan. Selain itu mudah digunakan, baunya tidak menyengat sehingga tidak mengganggu pernapasan," jelasnya. Disamping itu lanjut Ihsan, bahan baku malam kelapa sawit ini sangat mudah ditemukan terutama di Riau yang menjadi sentra perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Apalagi, stearin yang menjadi bahan utamanya adalah turunan minyak kelapa sawit yang biasanya dihasilkan dalam pengolahan kelapa sawit di PKS. "Harapannya melalui pelatihan ini terbentuk ekosistem pembatik yang kuat, yang menghasilkan produk batik berkualitas dan mampu bersaing hingga ke mancanegara. Batik sawit peluangnya masih sangat terbuka lebar. Terlebih lagi Riau memiliki motif ciri khas setiap daerah, ini bisa jadi ladang cuan bagi pengrajin," sebutnya.
Libur Panjang, 270 Ribu Warga Gunakan LRT Jabodebek untuk Akses Wisata
Jakarta, katakabar.com -LRT Jabodebek mencatat 270.696 pengguna selama libur panjang 3-5 April 2026, dengan Stasiun Dukuh Atas dan TMII sebagai destinasi populer. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah pengguna LRT Jabodebek selama periode libur panjang dalam rangka memperingati Wafat Yesus Kristus dan Paskah pada 3 hingga 5 April 2026 sebanyak 270.696 pengguna LRT Jabodebek. Angka ini meningkat lebih dari 2 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 pada long weekend 18-20 April 2025, tercatat sebanyak 113.606 pengguna. Peningkatan ini menunjukkan semakin kuatnya peran LRT Jabodebek sebagai pilihan masyarakat untuk mengisi waktu libur, tidak hanya untuk mobilitas harian, tetapi untuk mengakses berbagai destinasi wisata dan ruang publik di kawasan Jabodebek secara praktis dan terintegrasi. Selama periode tersebut, sejumlah stasiun yang terhubung dengan kawasan strategis dan destinasi populer mencatat volume pengguna yang tinggi. Stasiun Dukuh Atas konsisten menjadi titik dengan jumlah pengguna tertinggi, mencerminkan perannya sebagai simpul mobilitas menuju kawasan pusat kota dengan konektivitas antarmoda seperti KRL, KA Bandara, MRT, dan Transjakarta. Di sisi lain, Stasiun TMII mencatat sebanyak 13.627 pengguna selama long weekend tersebut, mengindikasikan tingginya minat masyarakat untuk berwisata, khususnya pada akhir periode libur, seiring tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kemudahan akses melalui LRT serta dukungan konektivitas lanjutan menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata keluarga yang semakin diminati. Tingginya pengguna LRT Jabodebek juga terlihat di Stasiun Cikoko yang mencatat volume 27.418 pengguna dan Bekasi Barat sebanyak 23.337 pengguna. Hal ini menunjukkan pergerakan masyarakat dari kawasan hunian menuju pusat aktivitas dan destinasi rekreasi di Jakarta dan sekitarnya selama masa libur panjang. Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa tren ini mencerminkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang semakin menjadikan transportasi LRT Jabodebek sebagai bagian dari pengalaman berwisata, dan juga transportasi menikmati libur akhir pekan. “KAI menyampaikan terima kasih atas kepercayaannya menggunakan LRT Jabodebek yang tidak hanya digunakan untuk mobilitas rutin, tetapi juga menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian selama libur panjang. Kemudahan akses ke berbagai destinasi wisata dan ruang publik menjadikan LRT sebagai solusi perjalanan yang praktis dan nyaman,” ujarnya. LRT Jabodebek menghadirkan perjalanan yang bebas macet, tepat waktu, serta terintegrasi dengan berbagai moda transportasi seperti KRL Commuter Line, KA Bandara, Kereta Cepat Whoosh, MRT Jakarta, hingga TransJakarta.
Deteksi Anomali Termal Aset Transmisi Listrik Gunakan Kamera Hikmicro
Jakarta, katakabar.com - Gangguan pada jaringan transmisi listrik tegangan tinggi jarang terjadi tiba-tiba tanpa tanda. Komponen yang mengalami kerusakan awal seperti isolator retak, sambungan longgar, atau transformator dengan pendinginan tidak optimal akan menunjukkan perbedaan suhu sebelum kegagalan total terjadi. Kamera termal Hikmicro dapat menangkap perbedaan suhu ini jauh sebelum menjadi gangguan yang memutus aliran listrik. Kamera termal Hikmicro menghasilkan data suhu kuantitatif per piksel, bukan sekadar gambar warna yang hanya menunjukkan distribusi panas secara visual. Tim inspeksi mendapat pembacaan suhu aktual di setiap titik komponen yang diinspeksi. Data ini menjadi dasar analisis kondisi yang dapat dibandingkan antar sesi inspeksi untuk melacak perkembangan anomali dari waktu ke waktu. "Inspeksi dengan handheld kamera termal meningkatkan akurasi pemeriksaan jaringan transmisi secara signifikan," ujar Halo Robotics. Deteksi dini anomali termal pada aset transmisi bukan sekadar efisiensi pemeliharaan, tetapi investasi langsung dalam memastikan keandalan jaringan listrik di Indonesia.
KAI Daop 2 Bandung Seru Masyarakat Gunakan Diskon 30 Persen KA Ekonomi Komersial AL 2026
Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program tarif diskon 30 persen KA Ekonomi Komersial pada momen Angkutan Lebaran 2026. Program ini merupakan program pemerintah yang diberikan kepada pengguna KA Ekonomi Komersial agar dapat menggunakan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau terutama bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran tahun ini. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan antusiasme masyarakat terhadap program diskon cukup positif. “Kami mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan tarif diskon 30 persen KA Ekonomi Komersial ini karena kuota yang tersedia terbatas. Dengan perencanaan perjalanan lebih awal, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang hemat, aman, dan nyaman bersama kereta api,” ujar Kuswardojo. Berdasarkan update data per Rabu, 25 Februari 2026, total kapasitas tempat duduk (TD) dengan diskon 30 persen KA Ekonomi Komersial yang disediakan di wilayah Daop 2 Bandung sebanyak 85.632 tempat duduk. Kuota ini dialokasikan untuk sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh pada periode Angkutan Lebaran 2026. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 40.615 pelanggan dari Daop 2 Bandung telah memanfaatkan program tiket diskon 30 persen KA Ekonomi Komersial. Angka ini menunjukkan minat masyarakat yang cukup tinggi untuk menggunakan moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan Lebaran 2026. Sedang, tingkat okupansi atau keterisian tiket diskon 30 persen KA Ekonomi Komersial hingga saat ini mencapai 47,4 persen. Artinya, masih tersedia lebih dari separuh kuota diskon yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. KAI Daop 2 Bandung mengingatkan bahwa penjualan tiket akan terus berjalan dan berpotensi meningkat mendekati puncak arus mudik. Program diskon ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mengatur anggaran perjalanan Lebaran, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya. Kereta api menjadi pilihan transportasi yang andal karena bebas macet, tepat waktu, serta didukung dengan berbagai peningkatan layanan demi kenyamanan pelanggan. KAI Daop 2 Bandung juga memastikan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara optimal, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan di stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan perjalanan. Seluruh petugas disiagakan untuk memberikan pelayanan terbaik selama masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung. Kuswardojo juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembelian tiket. “Manfaatkan kesempatan tarif diskon 30 persen KA Ekonomi Komersial ini sebelum kuota habis. Rencanakan perjalanan dengan baik dan lakukan pemesanan melalui kanal resmi agar perjalanan mudik Lebaran menjadi lebih tenang dan menyenangkan bersama KAI,” sebutnya.
Inspeksi Pipa Migas Berbasis Drone Gunakan Sniffer4D
Jakarta, katakabar.com - Inspeksi pipa di sektor minyak dan gas memerlukan sistem pemantauan yang mampu mendeteksi potensi kebocoran gas secara presisi tanpa meningkatkan risiko terhadap personel lapangan. Metode manual sering menghadapi tantangan menjangkau jalur pipa yang panjang, area terpencil, serta lingkungan dengan paparan gas berbahaya seperti CH4, H2S, dan senyawa volatil lainnya. Sniffer4D Nano 2+ Multi-Gas dari Soarability hadir sebagai sistem sensor berbasis drone yang dirancang untuk mendukung inspeksi gas dan partikulat dari udara secara akurat dan terukur. Perangkat ini memiliki lima internal slot yang dapat dikonfigurasi dengan modul sensor sesuai kebutuhan operasional. Integrasi dengan drone DJI Enterprise seperti Matrice 4 Series, Matrice 400, serta DJI Dock 3 mendukung pelaksanaan inspeksi secara efisien, termasuk untuk operasi otomatis dan pemantauan berkala. Sensor Multi-Gas dan Partikulat Sniffer4D Nano 2+ mendukung berbagai modul sensor berbasis electrochemistry, PID, dan light scattering. Pilihan modul mencakup PM 1.0, PM 2.5, PM 10, serta TSP atau PM 100 untuk pemantauan partikulat. Untuk gas, tersedia modul O3, NO2, O3 + NO2, CO, H2S, NH3, SO2, HCHO, TVOC, serta Odor dengan satuan OU. Setiap modul memiliki rentang pengukuran dan sensitivitas yang berbeda sesuai kebutuhan aplikasi industri. Data hasil pengukuran ditampilkan secara real-time melalui DJI Pilot dan DJI FlightHub 2, kemudian divisualisasikan menggunakan AIRINS.ai dalam bentuk peta dua dimensi, tiga dimensi, serta interpolasi distribusi konsentrasi gas. Setelah misi selesai, sistem secara otomatis menghasilkan laporan dalam format PDF atau CSV untuk kebutuhan dokumentasi dan analisis lebih lanjut. “Inspeksi gas berbasis drone mendukung peningkatan standar keselamatan dan efisiensi operasional di fasilitas migas. Informasi yang diperoleh memberikan dasar yang kuat untuk tindakan mitigasi yang lebih cepat dan terukur,” ujar Halo Robotics, distributor Sniffer4D di Indonesia. Dengan fleksibilitas konfigurasi hingga lima modul sensor dalam satu perangkat, Sniffer4D Nano 2+ menjadi solusi inspeksi pipa migas yang aman, efisien, dan akurat untuk mendukung kebutuhan pemantauan gas di lingkungan industri berisiko tinggi.
Sepanjang 2025, 1.377 Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Sumsel
Palembang, katakabar.com - Masa angkutan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah kelar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat capaian positif pada layanan penumpang mancanegara yang menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah Sumatera Selatan. Selama periode angkutan Nataru 2025-2026, KAI Divre III Palembang melayani sebanyak 57 penumpang mancanegara yang menggunakan layanan kereta api. Angka ini menjadi bagian dari tren positif sepanjang tahun 2025, di mana secara kumulatif tercatat 1.377 wisatawan mancanegara menggunakan kereta api di wilayah Divre III Palembang. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan capaian tersebut menunjukkan kepercayaan wisatawan asing terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal untuk menjelajahi berbagai destinasi di Sumatera Selatan. “Kereta api menjadi pilihan wisatawan mancanegara dalam mendukung perjalanan mereka. Selain ketepatan waktu dan kenyamanan, kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman sekaligus ramah lingkungan,” ujar Aida Suryanti Data sepanjang tahun 2025 menunjukkan, Stasiun Kertapati tercatat sebagai stasiun dengan jumlah keberangkatan wisatawan mancanegara terbanyak, yakni 690 wisatawan. Selanjutnya disusul Stasiun Lubuk Linggau sebanyak 259 wisatawan, Stasiun Lahat sebanyak 159 wisatawan, Stasiun Muara Enim sebanyak 122 wisatawan, serta Stasiun Prabumulih sebanyak 69 wisatawan mancanegara. Menurut Aida Suryanti, peningkatan berkelanjutan ini menegaskan peran strategis kereta api sebagai moda transportasi utama bagi wisatawan internasional dalam menjangkau destinasi unggulan di Sumatera Selatan, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya. Capaian tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah mendorong penguatan devisa negara melalui sektor pariwisata, sekaligus mempercepat transformasi menuju mobilitas rendah emisi dan pariwisata berkelanjutan. Kehadiran wisatawan mancanegara tidak hanya berdampak pada peningkatan devisa, tetapi juga berkontribusi pada promosi budaya, pelestarian lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi lokal. “Kedatangan wisatawan asing turut menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, dan ekonomi kreatif di daerah. Selain itu, keramahan masyarakat serta keindahan alam Indonesia yang mereka rasakan menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Indonesia di mata dunia,” tutur Aida. “KAI akan terus berkomitmen meningkatkan dan mendukung pariwisata sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan lingkungan, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” tambah Aida Suryanti.
Hari Terakhir Masa Libur Sekolah, Total 40.795 Pelanggan Gunakan KA di Wilayah KAI Daop 8 Surabaya
2. Stasiun Surabaya Pasarturi mencatat 78.911 penumpang naik dan 77.292 penumpang turun. 3. Stasiun Malang melayani 51.070 penumpang naik dan 51.156 penumpang turun. Puncak arus balik terjadi pada 7 Juli 2025, dengan peningkatan signifikan jumlah penumpang yang datang sebanyak 25.187 penumpang datang di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. “Sebagian besar pelanggan memilih destinasi favorit seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Ketapang. Sementara itu, kereta api jarak jauh yang menjadi primadona masyarakat antara lain KA Airlangga, KA Pasundan, KA Probowangi, dan KA Malabar,” jelasnya.
Cara Gunakan e-Meterai Resmi Dokumen Digital Anda
Jakarta, katakabar.com - E-meterai resmi adalah meterai digital sah dari pemerintah yang menggantikan meterai fisik untuk dokumen elektronik. Melalui platform seperti ezSign, pengguna dapat menggunakannya dengan mudah, cepat, dan legal. Pernahkah Anda harus mencetak dokumen digital hanya untuk menempelkan meterai fisik, menandatanganinya, lalu memindainya kembali menjadi format digital? Proses yang terasa membuang-buang waktu, kertas, dan tenaga ini kini tidak perlu lagi Anda alami. Seiring dengan percepatan transformasi digital, pemerintah telah menyediakan solusi yang jauh lebih praktis dan sah secara hukum: e-Meterai resmi. Jika Anda masih bertanya-tanya bagaimana cara kerjanya dan apa saja yang perlu disiapkan, Anda berada di tempat yang tepat. Menggunakan e-Meterai resmi kini semudah mengirim email, asalkan Anda tahu cara yang benar dan menggunakan platform yang tepat seperti ezSign.
KAI Daop 4 Semarang Catat Lebih 1 Juta Penumpang Gunakan FRBG Dukung Layanan Modern dan RL
Semarang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat sebanyak 1.051.855 penumpang telah memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate atau FRBG, selama periode Januari hingga Mei 2025. Penerapan teknologi ini menjadi bagian dari transformasi digital KAI untuk meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan efisiensi dalam proses boarding pelanggan KA jarak jauh. Face Recognition Boarding Gate atau FRBG memungkinkan pelanggan untuk naik kereta api tanpa harus menunjukkan tiket fisik, e-boarding pass, atau KTP. Cukup dengan memindai wajah di mesin boarding gate, seluruh data tiket dan identitas penumpang yang telah terintegrasi dalam sistem KAI akan diverifikasi secara otomatis waktu hanya 1 detik, sehingga proses boarding menjadi lebih cepat, praktis, dan bebas repot. “Penerapan teknologi ini bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang modern, efisien, sekaligus mendukung konsep ramah lingkungan,” kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo lewat keterangan resmi diterima katakabar.com, Selasa siang Saat ini, ujar Franoto, Face Recognition Boarding Gate atau FRBG telah tersedia di empat stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, yakni Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Pekalongan, dan Stasiun Tegal. Dari keempat stasiun tersebut, ulasnya, tercatat jumlah pengguna fasilitas ini untuk di Stasiun Semarang Tawang sebanyak 475.885 penumpang, Stasiun Semarang Poncol sebanyak 236.493 penumpang, Stasiun Tegal sebanyak 170.919 penumpang, dan Stasiun Pekalongan sebanyak 168.558 penumpang. Selain meningkatkan kecepatan layanan, teknologi ini juga sejalan dengan upaya KAI mendukung Sustainable Development Goals atau SDGs, khususnya dalam aspek pengurangan limbah kertas. Selama lima bulan pertama tahun 2025, KAI Daop 4 Semarang berhasil memangkas penggunaan 8.765 roll kertas tiket, atau setara dengan 1 juta lebih lembar kertas yang biasanya digunakan untuk boarding pass fisik. "Inovasi ini bukan hanya soal kecepatan atau kenyamanan, tetapi bagian dari gerakan sadar lingkungan. Satu wajah yang dipindai berarti satu tiket yang tidak perlu dicetak. Ini wujud nyata upaya kami mendukung keberlanjutan lingkungan melalui pengurangan sampah kertas dan emisi karbon dari proses produksi serta distribusi tiket fisik," terang Franoto. Untuk dapat menggunakan fasilitas ini, tuturnya, pelanggan cukup melakukan satu kali registrasi layanan Face Recognition melalui aplikasi Access by KAI atau langsung melalui petugas di stasiun. Di aplikasi, pelanggan dapat membuka menu “Akun” → “Registrasi Face Recognition”, lalu mengikuti petunjuk yang tersedia. Setelah terdaftar, pelanggan tidak lagi memerlukan boarding pass cetak dan bisa langsung menuju gate saat waktu keberangkatan tiba.
Total 27.479 Penumpang Gunakan Kereta Api di Wilayah Daop 8 Surabaya
14.140 penumpang tiba di berbagai stasiun di wilayah ini. KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan total 58 perjalanan KA jarak jauh per hari, terdiri dari 52 KA reguler dan 6 KA tambahan. Total kapasitas yang disediakan mencapai 29.898 tempat duduk per hari. Secara keseluruhan, selama periode libur Panjang ini periode 28 Mei hingga 1 Juni 2025, KAI Daop 8 Surabaya memperediksi sebanyak 152.277 penumpang menggunakan layanan kereta api, dengan rincian 77.016 penumpang berangkat, dan 75.261 penumpang tiba. Jumlah ini masih akan terus bertambah hingga akhir masa libur.