Hari
Sorotan terbaru dari Tag # Hari
Hari Terakhir Masa Libur Sekolah, Total 40.795 Pelanggan Gunakan KA di Wilayah KAI Daop 8 Surabaya
2. Stasiun Surabaya Pasarturi mencatat 78.911 penumpang naik dan 77.292 penumpang turun. 3. Stasiun Malang melayani 51.070 penumpang naik dan 51.156 penumpang turun. Puncak arus balik terjadi pada 7 Juli 2025, dengan peningkatan signifikan jumlah penumpang yang datang sebanyak 25.187 penumpang datang di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. “Sebagian besar pelanggan memilih destinasi favorit seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Ketapang. Sementara itu, kereta api jarak jauh yang menjadi primadona masyarakat antara lain KA Airlangga, KA Pasundan, KA Probowangi, dan KA Malabar,” jelasnya.
Kerja Sama Strategis Indonesia-India di Bidang Pertahanan dan Maritim
Jakarta, katakabar.com - Hubungan bilateral antara Indonesia dan India kembali mencapai tonggak penting dalam perayaan Hari Republik India ke 76, di mana Presiden RI, H Prabowo Subianto menjadi tamu kehormatan. Momen bersejarah ini memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, melanjutkan tradisi yang dimulai sejak Presiden Sukarno menjadi tamu kehormatan pada Hari Republik pertama India. Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menyoroti hubungan erat kedua negara sejak era kemerdekaan Indonesia. India memainkan peran penting dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia, termasuk melalui tokoh seperti Biju Patnaik yang membantu perjuangan diplomasi internasional Indonesia. Kini, hubungan ini terus berkembang di berbagai bidang, termasuk pertahanan, perdagangan, dan konektivitas masyarakat. IndustriSebagai bagian dari kunjungan ini, Indonesia untuk pertama kalinya akan mengirim kontingen marching band yang terdiri dari 352 tentara dalam parade Hari Republik di Rajpath, New Delhi. Langkah ini melambangkan semakin eratnya hubungan militer antara kedua negara India juga mendukung industrialisasi pertahanan Indonesia melalui pembahasan sejumlah proyek strategis, termasuk potensi kerja sama di bidang alutsista. Ketertarikan terhadap kemampuan industri pertahanan India yang terus berkembang menunjukkan komitmen kedua negara untuk membangun kapasitas bersama.
LindungiHutan Tekankan Pelestarian Mangrove di Masa Depan
Semarang, katakabar.com - Sempena Hari Mangrove Sedunia, LindungiHutan sampaikan momentum ini menjadi pengingat untuk melestarikan ekosistem mangrove. Hari Mangrove Sedunia diperingati setiap 26 Juli. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran untuk menjaga dan melindungi hutan mangrove yang berperan dalam keberlanjutan bumi.
Perusahaan Teknologi Hikvision Rayakan Hari Lingkungan Hidup
Jakarta, katakabar.com - Perusahaan Teknologi Hikvision turut berkontribusi merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2024, dengan menanam 1.000 bibit mangrove di Pulau Pari, Kepulauan Seribu. Penanaman mangrove ini buah kolaborasi dengan LindungiHutan, platform kolaborasi untuk penghijauan Indonesia. Dengan penanaman mangrove di Pulau Pari tersebut, Hikvision menjadi satu dari 55 ribu mitra Sahabat Alam dengan titik penghijauan lebih dari 50 titik di seluruh Indonesia. Berdasarkan penelitian The Center for International Forestry Research (CIFOR), hutan mangrove Indonesia disebut menyimpan lima kali karbon lebih banyak per hektar dibandingkan dengan hutan tropis dataran tinggi. Lantaran itu, penanaman mangrove menjadi salah satu langkah strategis yang dapat dipilih pemangku kepentingan untuk mengurangi emisi karbon. Selain menyerap karbon, hutan mangrove berperan mengembalikan keseimbangan makhluk hidup di pesisir. Hutan mangrove memiliki peran sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan. Selain binatang laut, bagi hutan mangrove yang ruang lingkupnya cukup besar sering terdapat jenis binatang darat di dalamnya seperti kera dan burung. Aksi mengurangi emisi karbon dengan menanam mangrove ini ditempuh Hikvision untuk berkontribusi bagi lingkungan dan masyarakat. “Penanaman mangrove ini dihadiri tim kami dari Hikvision. Hadir pula pemangku kepentingan dan mitra kami, yakni perwakilan dari Zhejiang Chamber of Commerce, China Unicorn, dan Shan Hai Map, dan lainnya. Mereka sangat antusias dan ikut bangga dapat menjadi bagian dari kontribusi untuk lingkungan hidup di Pulau Pari,” ujar Country Manager Hikvision Indonesia, Michael Chen, yang ditemui di Jakarta, pada Rabu (5/6) lalu. Perusahaan teknologi, sekaligus mengembangkan AIoT atau penggabungan Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) tersebut ingin penanaman pohon ini menjadi inspirasi bagi internal karyawan agar mendukung keberlanjutan. “Hikvision hadir untuk melayani masyarakat dan menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua orang. Oleh karenanya, kami terus mengambil upaya konkret untuk mendorong pembangunan berkelanjutan. Kami juga ingin memotivasi karyawan untuk bahu-membahu berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur Michael Chen. Langkah ke depan, ucap Chen, Hikvision mengaku integrasikan tanggung jawab sosial perusahaan dengan filosofi pembangunan berkelanjutan. “Kedua upaya tersebut juga akan diformulasikan dengan inovasi teknologi, sehingga Hikvision dapat meraih reputasi sebagai perusahaan teknologi global yang disegani,” sebut Michael Chen. Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Fokus Restorasi Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) diperingati tiap tahun dan digagas UN Environment Program. Pada 2024 ini, pusat perayaan World Environment Day berlangsung di Saudi Arabia. Kampanye Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini berfokus pada restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan dengan slogan “Tanah kami. Masa depan kita. Kami adalah #GenerationRestoration.” Pertama kali digelar pada 1973 lampau, Hari Lingkungan Hidup Sedunia platform untuk meningkatkan kesadaran mengenai isu-isu lingkungan seperti pencemaran laut, kelebihan populasi, pemanasan global, pembangunan berkelanjutan dan kejahatan terhadap satwa liar. Kurang lebih,143 negara berpartisipasi pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia setiap tahunnya. Selain keikutsertaan banyak pihak dari berbagai negara, Hari Lingkungan Hidup Sedunia memiliki satu tema dan berbagai forum bagi dunia usaha, organisasi non-pemerintah, komunitas, politisi, dan bintang untuk mengadvokasi masalah lingkungan. Kontak: Intan Widianti Kartika Putri Head of Partnership Email: kartika@lindungihutan.com Phone: +62 823-2901-5769 Jl. Lempongsari 1 No. 405, Lempongsari, Gajah Mungkur, Kota Semarang 50231 Website: https://lindungihutan.com/
Pesan Penting CEO LindungiHutan di Momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Semarang, katakabar.com - Sempena memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, LindungiHutan mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif melindungi dan melestarikan lingkungan. CEO LindungiHutan Miftachur Robani disapa akrab Ben sampaikan pesan penting untuk menggugah kesadaran kita bersama. Menurut Ben, momentum ini menjadi bagian dari refleksi bersama bahwa kita sangat bergantung pada bumi. Bumi menyimpan berbagai sumber daya penting penunjang kehidupan seperti seperti oksigen, air, dan pepohonan yang memberikan keteduhan bagi makhluk hidup. “Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia kita diingatkan kembali untuk peduli terhadap bumi agar kita tidak kehilangan potensi terbaiknya. Bumi menyediakan berbagai sumber daya penting bagi makhluk hidup. Dapat kita refleksikan bahwa bumi bukan sekadar tempat tinggal tetapi menyimpan sumber daya sebagai kebutuhan manusia yang harus kita jaga dan lindungi bersama," kata Ben. Sebagai bagian dari entitas yang peduli terhadap lingkungan, Ben menekankan beberapa tantangan untuk upaya pelestarian lingkungan. “Kesadaran masyarakat masih rendah, bahkan mereka menganggap sebagai kebutuhan tersier karena tidak terlihat langsung manfaat yang didapat. Sikap apatisme masyarakat yang sudah tahu menjaga lingkungan penting tapi mereka merasa tidak mampu berbuat apa-apa sehingga membiarkan begitu saja. Keterbatasan informasi, dan peran masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam menjaga lingkungan," jelasnya. Lantaran itu, sebut Ben, LindungiHutan hadir di tengah masyarakat sebagai jembatan untuk melakukan kegiatan nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. "Bumi telah memberikan beribu manfaat bagi manusia secara gratis. Seringkali, kita melupakan dan telat menyadari bahwa bumi yang kita tempati telah mengalami kerusakan yang cukup signifikan sehingga mengancam seluruh makhluk hidup yang ada di muka bumi," terangnya. Kepada seluruh masyarakat, imbau Ben, untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup sedunia melalui tindakan nyata. “Mari kita ingat lingkungan yang kita tempati ini bukan hanya sekadar tempat tinggal. Jangan lupakan kita sangat bergantung pada air, oksigen, dan keteduhan yang disediakan oleh alam. Semua ini gratis dan sering kali kita lupa betapa berharganya. Jangan tunggu hingga semua ini hilang untuk mulai menghargai dan menjaga lingkungan kita bersama-sama,” tandasnya. Kontak: Intan Widianti Kartika Putri Head of Partnership Email: kartika@lindungihutan.com Phone: +62 823-2901-5769 Jl. Lempongsari 1 No. 405, Lempongsari, Gajah Mungkur, Kota Semarang 50231 Website: https://lindungihutan.com/
Biodiversity Warriors KEHATI Gelar Pendataan Flora dan Fauna Perkotaan
katakabar.com - Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia 2024, Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI melakukan pengamatan flora dan fauna di Kawasan Tebet Eco Park Jakarta Selatan, pada Rabu (15/5). Selain di Ruang Terbuka Hijau (RTH) di DKI Jakarta, kegiatan yang rutin dihelat setiap tahun ini, digelar pula di kota lain seperti Bandar Lampung, dan Pontianak. Tidak hanya, melakukan pendataan keanekaragaman hayati, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang tinggal di kawasan perkotaan “Selain di habitat alami dan kawasan konservasi, Yayasan KEHATI melalui gerakan Biodiversity Warriors juga aktif melakukan kampanye program pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan perkotaan. Kegiatan ini melibatkan banyak elemen terkait mulai dari kampus, komunitas muda, lembaga penelitian, LSM lingkungan, begitu juga kementerian dan pemerintah daerah,” ujar Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan KEHATI, Rika Anggraini. Pada pengamatan kali ini, kata Rika, lokasi Tebet Eco Park dipilih karena berdasarkan data Profil Keanekaragaman Hayati Provinsi DKI Jakarta 2023, lokasi tersebut memiliki jumlah jenis burung terbanyak, bersama Hutan Kota Monas, yakni sebanyak 25 jenis burung. Pendataan jenis burung sangat penting karena menggambarkan kondisi habitat, vegetasi, lingkungan, dan aktivitas manusia, “Melindungi keanekaragaman hayati di wilayah perkotaan sangat penting. Selain menjaga ekosistem perkotaan, jasa lingkungan yang diberikan dapat memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat. Ini adalah tantangan yang tidak mudah karena dilakukan di area yang lebih kecil dengan jumlah penduduk yang jauh lebih padat dengan segala aktivitasnya yang lebih kompleks,” jelasnya. Keanekaragaman hayati dapat membentuk kota yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim. Pohon-pohon dan vegetasi di kota membantu mengurangi efek panas perkotaan (urban heat island effect), yang dapat mengurangi suhu udara dan energi yang diperlukan untuk pendinginan. Selain itu, beragam jenis tanaman yang tumbuh dapat meningkatkan ketahanan ekosistem terhadap perubahan suhu yang ekstrim. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan pada tahun 2020 telah mencapai 57,3 persen dari jumlah populasi yang ada. BPS memperkirakan jumlah penduduk yang tinggal di perkotaan akan mencapai 66,6 persen pada tahun 2035 mendatang. Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia tahun ini usung tema “Be Part of the Plan” atau “Menjadi Bagian dari Rencana.” Tema ini mengajak seluruh pihak beraksi untuk mendukung implementasi kerangka kerja global untuk mengurangi laju hilangnya keanekaragaman hayati. Konvensi PBB atau yang dikenal sebagai Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (GBF). “Ke depan, kami berharap semakin banyak generasi muda yang peduli dan terlibat dalam aksi nyata pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia, khususnya di daerah perkotaan,” sebut Rika. Kontak: Muhammad Syarifullah PR and Education Outreach Manager KEHATI Email: m.syarifullah@kehati.or.id
Biar Capek di Awal Tapi Aman di Kemudian Hari
Medan, katakabar.com - Kepala Divisi Pengutipan Dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Ahmad Munir menekankan, Ingat ya, bapak dan ibu semua. Tolong ingat ini, lebih baik kita capek di awal dalam urusan pemberkasan, administrasi, pekerjaan fisik PSR ini, agar beberapa tahun kemudian kita bebas masalah. Itu disampaikan Ahmad Munir di Cambridge Hotel, Jalan S Parman, Kecamatan Medan Petisah, Medan, beluma lama ini, saat penandatanganan kerja sama tiga pihak soal program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) antara pihak kelembagaan pekebun, sejumlah bank mitra dan BPDPKS Kementerian Keuangan (Kemenkeu), para ketua atau pimpinan kelompok tani (poktan), gabungan poktan (gapoktan), atau pun koperasi petani sawit dari berbagai daerah dihadirkan BPDPKS. Para Pembicara lainnya di pertemuan tersebut mengaminkan Ahmad Munir. Ketua Kelompok Budidaya Kelapa Sawit sebagai Ketua Tim PSR Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Togu Rudianto Saragih SH MH, dan Sunari selaku Direktur Penghimpunan Dana BPDPKS Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Lalu, apa bahayanya kalau proses pengerjaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dilakukan dengan tidak runut, tidak sesuai kaidah, serta tidak transparan? "Bisa berujung ke pengadilan nanti. Jangan sampai kita di penjara. Tolong kerjakan program PSR ini denga benar, toh ini terkait masa depan bapak dan ibu petani sawit sendiri," ujar Sunari. Dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa Kemarin, Sunari menyatakan prinsip kehatian-kehatian yang dipegang BPDPKS sesuai dengan prinsip "Sawit Baik". "Baik dalam arti bersih, akuntabel, teliti, dan kesempurnaan. Ini kami terapkan dari hulu dan hilir dalam urusan Program PSR ini," tegas Sunari. Dari Hulu, ulas Sunari, berarti betul-betul dipastikan legalitas dari kelembagaan pekebun dan lahan kebun sawitnya. Jadi, persyaratan yang telah ada harus benar-benar diikuti petani sawit Peraturan itu, yakni Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 3 Tahun 2022 junto Permentan Nomor 19 Tahun 2023 tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Penelitian dan Pengembangan, Peremajaan, serta Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit. Untuk itu, Sunari meminta pihak dinas terkait di daerah, melalui tenaga pendamping dan verifikasi, harus benar-benar melakukan on desk dan on side. "On desk itu terkait dokumen-dokumen yang diperlukan terkait Program PSR berpedoman pada Permentan, dan itu harus dilengkapi dan harus dicek ke lapangan," jelas Sunari. Lantaran tutur Sunari lagi, kepala dinas yang terkait dengan Program PSR itu nanti yang menandatangani berkas calon petani calon lokasi (CPCL) sesuai berkas formal material. "Jadi, harus diperhatikan benar enggak ketemu dengan petaninya (yang akan ikut Program PSR -red), dengan lahan sawitnya," bebernya. Mesti diperhatiakn titik koordinatnya sudah benar, ucap Sunari, kebun sawit petani tidak berada di dalam kawasan hutan dan tidak tumpang tindih dengan kawasan HGU. Itu sebabnya, terang Sunari, jangan heran kalau semua unsur Pemerintah, dari mulai BPDPKS, aparat penegak hukum (APH), hingga Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) terus memastikan proses pelaksanaan Program PSR clear and clean demi masa depan petani kelapa sawit di Indonesia.