Kantong

Sorotan terbaru dari Tag # Kantong

Cek Harga Pasang WiFi di Indonesia Tanpa Bikin Kantong Kebobolan Nasional
Nasional
Kamis, 19 Maret 2026 | 20:10 WIB

Cek Harga Pasang WiFi di Indonesia Tanpa Bikin Kantong Kebobolan

Jakarta, katakabar.com - Kalau bicara soal harga pasang wifi di rumah, banyak keluarga modern di Indonesia masih bergumam: “Berapa sih sebenarnya biaya yang harus saya siapkan supaya internet lancar tanpa drama buffering setiap hari?” Realitanya, keputusan untuk mulai pasang wifi bukan hanya soal koneksi cepat, tetapi soal kenyamanan hidup digital sehari-hari. Dengan semakin banyaknya kegiatan daring seperti kerja jarak jauh, sekolah online, belanja digital, dan streaming video, kebutuhan internet rumah makin tak terelakkan. Survei terbaru menggambarkan gambaran biaya internet rumah di Indonesia secara jelas. Mayoritas pengguna fixed broadband alias internet rumah mengeluarkan biaya antara Rp100 ribu sampai Rp300 ribu per bulan. Sekitar dua pertiga responden memilih kisaran harga tersebut karena dianggap sepadan dengan kecepatan dan kualitas layanan yang mereka dapatkan. Sementara sebagian lain memilih paket di atas Rp300 ribu per bulan untuk kebutuhan yang lebih tinggi. Tentu angka biaya langganan internet hanyalah satu bagian dari cerita. Saat kamu memutuskan pasang wifi untuk pertama kali, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar anggaran yang kamu keluarkan sesuai kebutuhan tanpa menyisakan penyesalan di kemudian hari. Pertama, penting untuk memahami jenis paket yang sesuai dengan gaya hidup digital keluarga kamu. Internet rumah bukan satu ukuran untuk semua. Kalau kamu sering bekerja dari rumah sambil video call, atau ada anggota keluarga yang suka gaming serta streaming film berkualitas tinggi, kapasitas koneksi yang lebih besar biasanya sepadan dengan investasi yang sedikit lebih tinggi. Bandingkan opsi paket yang ada di pasaran sebelum memilih jangan hanya tergiur dengan harga pasang yang murah. Kedua, jangan abaikan biaya awal seperti instalasi dan perangkat. Beberapa penyedia layanan masih mengenakan biaya pemasangan untuk instalasi router dan konfigurasi jaringan di rumah. Di sisi lain, ada juga promo yang menawarkan pemasangan gratis atau potongan biaya awal jika kamu mendaftar pada periode tertentu. Ini bisa jadi langkah strategis untuk menghemat pengeluaran sebelum WiFi aktif di rumahmu. Ketiga, lakukan survei kecil di lingkungan tempat tinggalmu. Tidak semua area memiliki akses yang sama terhadap jaringan fiber optic atau layanan broadband berkualitas. Kadang ada provider lokal yang memberikan harga pasang wifi lebih menguntungkan dengan koneksi lumayan stabil dibandingkan opsi besar, terutama di area luar kota besar. Terakhir, setelah kamu mempertimbangkan semua faktor ini dan siap menentukan pilihan terbaik untuk kebutuhan digital keluarga, solusi Biznet Home layak dipertimbangkan sebagai pilihan wifi terbaik untuk rumah kamu. Biznet dikenal menawarkan jaringan yang cepat, stabil, serta layanan yang responsif. Dengan pilihan paket yang fleksibel dan kemampuan menghadirkan koneksi tanpa buffering, Biznet Home membantu memastikan internet rumah bukan sekadar terpasang, tetapi juga memadai untuk semua kebutuhan digital keluarga Indonesia.

Dukung Hobi Touring Motor, BRI Finance Tawarkan Solusi Pembiayaan Ramah Kantong Para Bikers Ekonomi
Ekonomi
Minggu, 04 Mei 2025 | 22:46 WIB

Dukung Hobi Touring Motor, BRI Finance Tawarkan Solusi Pembiayaan Ramah Kantong Para Bikers

Jakarta, katakabar.com - Aktivitas touring motor semakin digemari di Indonesia, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan berkendara jarak jauh. Tidak hanya sebagai sarana rekreasi, touring menawarkan pengalaman menikmati keindahan alam dan budaya setempat, serta membangun ikatan sosial antar sesama pengendara. Fenomena ini semakin berkembang sebagai bagian dari gaya hidup, baik di kota besar maupun daerah kecil, yang turut mendorong pertumbuhan komunitas touring motor dan menciptakan peluang baru di sektor otomotif serta pembiayaan kendaraan. Sebagai anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak dibidang pembiayaan multiguna, PT BRI Multifinance Indonesia atau 'BRI Finance' melihat kegiatan touring sebagai peluang strategis untuk memperluas jangkauan pasar. Hal itu sejalan pula dengan misi BRI Finance dalam strategi captive market yang dijalankan. Data menunjukkan pada 2024, penjualan sepeda motor di Indonesia mencapai 6,33 juta unit, meningkat dari 6,23 juta unit pada tahun sebelumnya, dengan skuter matik (skutik) mendominasi 90,39 persen dari total penjualan. Rupanya Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, turut memperhatikan fenomena ini . Ia menyatakan, touring kini lebih dari sekadar berkendara, tapi menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar sesama bikers dan meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara. "Antusiasme yang tinggi terhadap budaya touring terlihat dari terus bermunculannya komunitas-komunitas motor baru," ujar Wahyudi. Menyikapi hal itu, BRI Finance menawarkan program pembiayaan motor dengan bunga kompetitif mulai dari 0,75 persen per bulan dan tenor hingga 4 tahun. Penawaran ini bertujuan memperluas jangkauan BRI Finance di segmen pecinta otomotif, khususnya komunitas touring. Dengan strategi ini, BRI Finance tidak hanya fokus pada penetrasi pasar otomotif, tapi pada penguatan keterlibatan dengan komunitas motor yang terus berkembang. Sinergi ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan pembiayaan kendaraan sekaligus memperkuat gaya hidup positif di kalangan bikers. Proses pengajuan yang praktis dan jaringan luas BRI semakin memudahkan masyarakat untuk memiliki kendaraan impian. "Komitmen kami adalah terus mendukung dan memberikan kemudahan kepada pecinta otomotif dalam setiap perjalanan mereka. BRI Finance siap mengoptimalkan potensi pasar yang terus berkembang, sekaligus memperkokoh posisi kami di industri otomotif nasional," jelas Wahyudi Darmawan.

Di Provinsi Ini Kawasan Perkebunan Sawit Jadi Kantong Kemiskinan Ekstrem Nasional
Nasional
Selasa, 05 September 2023 | 20:53 WIB

Di Provinsi Ini Kawasan Perkebunan Sawit Jadi Kantong Kemiskinan Ekstrem

Jambi, katakabar.com - Keputusan Menteri Pertanian RI tentang penetapan luas tutupan kelapa sawit Indonesia pada 2019 menunjukkan luas lahan kelapa sawit di Provinsi Jambi mencapai 1.134.640 hektar. Rincian penguasaannya, perusahaan BUMN mengelola kebun kelapa sawit seluas 23.057 hektar, perusahaan besar swasta seluas 518.869 hektar, dan kelapa sawit milik rakyat dengan luas 592.714 hektar. Sekilas pandang, data itu mencerminkan betap besarnya kontribusi sektor kelapa untuk perekonomian Provinsi Jambi. Tapi nyatanya, kawasan perkebunan sawit justru menjadi kantong kemiskinan ekstrem. Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman menjelaskan, tercatat total 42.411 ribu masyarakat miskin ekstrem umumnya buruh perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi. "Masyarakat tersebar di 11 kabupaten dan kota. Kita selama mendorong sektor perkebunan sawit. Ternyata setelah didalami, banyak para buruh yang bekerja mendodos tapi tak punya lahan sawit," ujarnya dilansir dari laman elaeis.co, pada Selasa (5/9). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bakal melakukan pembinaan dan memberikan modal kerja dan bantuan peralatan untuk mengangkat taraf hidup buruh kebun kelapa sawit. "Harus ditolong, sebab pada 2024 mereka harus bisa keluar dari zona kemiskinan ekstrem di Provinsi Jambi," janjinya. "Buruh perkebunan ini yang belum disentuh, mereka yang sesungguhnya harus bisa ditingkatkan kualitasnya untuk peningkatan produktivitas. Pemilik kebun selama ini yang dilatih, kini giliran buruh kelapa sawit,” terangnya. Untuk itu, kepada para pekerja perkebunan kelapa sawit bentuk asosiasi tempat berkumpul, seperti koperasi. Soalnya, bantuan pemerintah tidak ke perorangan, tapi kelompok, bebernya. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal menimpali, pihaknya telah merancang program Dua Miliar Satu Kecamatan (DUMISAKE) untuk meningkatkan kesejahteraan buruh perkebunan di Provinsi Jambi. Dana dialokasikan untuk menyediakan sarana dan prasarana bagi penduduk miskin ekstrem yang biasa bekerja atau menjadi buruh lepas di kebun sawit, pinang, dan kebun kelapa. “Kita bantu peralatan dan mesin. Ada kendaraan roda tiga, gerobak sorong, alat panen manual dan elektrik, mesin rumput, sprayer elektrik, dan sinso ukuran kecil,” ulasnya. Kepada penerima bantuan kata Agusrizal, bentuk kelompok beranggotan sekitar 20 orang. Nanti diverifikasi untuk memastikan mereka benar warga miskin ekstrem yang jadi buruh harian lepas di kebun. "Tahun ini bantuan dialokasikan untuk 21 kelompok pekerja di kebun kelapa sawit, 2 kelompok pekerja kebun pinang, dan 2 kelompok pekerja kebun kelapa," tandasnya.