Kemendag

Sorotan terbaru dari Tag # Kemendag

Kolaborasi KAI Services dan Kemendag, Buka Akses UMKM Pangan ke Jaringan Bisnis KA Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 18 Februari 2026 | 18:33 WIB

Kolaborasi KAI Services dan Kemendag, Buka Akses UMKM Pangan ke Jaringan Bisnis KA

Jakarta, katakabar.com - Kereta Api Indonesia (KAI) Services berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka akses pasar bagi produk pangan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masuk ke jaringan bisnis kereta api. Sinergi ini diimplementasikan melalui Business Matching mempertemukan UMKM dengan KAI Services, sehingga semakin banyak produk pangan lokal mengisi jaringan bisnis KAI Services mulai dari penjualan diatas kereta api melalui kereta makan, Loko Cafe yang tersebar di berbagai stasiun, dan di gerai Gerbong Oleh Oleh yang tersebar di Jakarta, Bandung, hingga Yogyakarta. Salah satu wujud kegiatan dari kolaborasi ini adalah dengan menggelar Pameran dan Bazzar bertema Sambut Ramadhan, kolaborasi KAI Services dan Kemendag bawa produk lokal ke Gerbong Pemudik: Perjalanan Penuh Rasa. Pameran yang berlangsung mulai 12 Febuari 2026 hingga 13 Febuari 2026 ini lalu, Kemendag mengajak UMKM-UMKM binaannya menjual produk seperti seperti tas, pakaian hingga parfum di booth pameran yang berlangsung di Stasiun Gambir, Jakarta. Menurut Ketua Tim Peningkatan Akses Pasar, Direktorat Pemasaran Kemendag, Firsta Widya Aris, Salah satu tujuan Bazzar dan Pameran ini adalah untuk mendorong UMKM binaan Kemendag untuk menjual produk-produknya di stasiun jarak jauh seperti di Gambir yang dikelola PT KAI (Persero). “Dalam pameran ini kita menjual produk-produk untuk kebutuhan mudik para penumpang, apalagi sebentar lagi kita akan masuk masa mudik lebaran, penumpang kereta api biasanya mencari kebutuhan mudik seperti pakaian dan tas," kata Firsta. KAI Services dan Kemendag punya komitmen kuat untuk memberikan support penuh bagi UMKM Pangan Lokal agar mendapatkan akses pasar dalam negeri salah satunya melalui pemanfaatan transportasi publik yakni KAI yang memiliki captive market 51 juta pertahun. Saat ini, kemitraan KAI Services dan Kemendag telah membuahkan hasil yang ditandai dengan UMKM pangan lokal yang mulai mengisi layanan kereta api jarak jauh dan juga gerai-gerai Loko Cafe. Menurut Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, perusahaan memiliki potensi pasar yang besar melalui jutaan penumpang yang dilayani setiap bulan, sehingga kerja sama dengan UMKM menjadi peluang saling menguatkan. KAI Services membuka ruang selebar mungkin bagi produk lokal berkualitas untuk hadir dalam ekosistem layanan kami baik di Kuliner Kereta, Loko Cafe, maupun Gerbong Oleh-Oleh. “Business matching ini adalah langkah untuk memastikan produk UMKM siap masuk ke pasar yang lebih luas dengan standar mutu yang tepat melalui jaringan bisnis KAI Services. Kegiatan ini implementasi nyata dari upaya pemerintah dalam memperluas jangkauan pemasaran UMKM serta memperlihatkan keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan Kemendag," timpal Nyoman lewat keterangan resmi. Menurut Nyoman, KAI Services siap menjadi mitra strategis bagi UMKM di bawah Kemendag untuk memperluas jaringan pemasaran produk pangan lokal dan menghadirkan cita rasa Indonesia di setiap perjalanan.

Trade Expo Indonesia ke 40 Semakin Dekat, Kemendag Seru Pelaku Usaha Gabung Pameran Default
Default
Sabtu, 04 Oktober 2025 | 10:10 WIB

Trade Expo Indonesia ke 40 Semakin Dekat, Kemendag Seru Pelaku Usaha Gabung Pameran

Tangerang, katakabar.com - Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi seru para pelaku usaha Indonesia untuk ikut serta pameran dagang internasional terbesar se-Indonesia, yakni Trade Expo Indonesia (TEI) 2025. Di pergelarannya yang ke 40, TEI 2025 akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten pada 15 hingga 19 Oktober 2025. Hal itu disampaikan Puntodewi saat Konferensi Pers Pelaksanaan TEI 2025 di ICE BSD City, Senin (29/9) lalu. Turut hadir di konferensi pers, yakni Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri, Denny Abdi, Government Business Head PT Bank Mandiri (Persero), Heru Rizky Jiwayani, dan Direktur PT Debindomulti, Adhiwasti Vibiadhi Swasti Pradana. “Dengan ribuan peserta dan buyer yang terus meningkat setiap harinya, TEI 2025 membuka peluang produk Indonesia untuk menemukan peminatnya di pasar global. Strategi ini komitmen nyata bahwa ekspor tidak hanya untuk pelaku usaha besar, tetapi juga untuk pelaku usaha di desa dan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM),” kata Puntodewi. TEI 2025 usung tema “Discover Indonesia's Excellence: Trade Beyond Boundaries”. Hingga penghujung September 2025 tercatat setidaknya 1.015 peserta pameran dan 6.847 buyer dari 106 negara siap meramaikan gelaran TEI 2025. TEI masih membuka kesempatan bagi pelaku usaha yang ingin berpartisipasi dan menyambut buyer untuk hadir pada TEI 2025. Menurut Puntodewi, TEI tahun ini menargetkan capaian transaksi USD 16,5 miliar. TEI 2025 juga ditargetkan diikuti setidaknya 1.500 peserta pameran dan dihadiri 30.000 pengunjung. “Buyer yang mendaftar telah melampaui target dan setiap harinya masih terus bertambah. Kami menyambut para pelaku usaha Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang unjuk diri memamerkan produk-produk terbaiknya,” ujar Puntodewi. Tahun ini, TEI kembali terlaksana secara luring tanpa menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Selain melihat produk secara langsung, buyer dapat mencoba serta merasakan keunggulan barang dan jasa dari pelaku usaha lokal. Puntodewi berharap, pengalaman tatap muka ini dapat membantu menunjukkan daya tarik produk kepada buyer mancanegara. TEI 2025 menghadirkan sejumlah terobosan untuk mendorong peningkatan ekspor Indonesia. Untuk pertama kalinya, memberikan ruang khusus kepada pelaku usaha desa melalui stan “Desa Orientasi Ekspor”, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui “Paviliun UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor”. Kebaruan lain yang turut hadir pada TEI tahun ini adalah mekanisme pra-business matching. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada gelaran kali ini business matching dilakukan sebelum pameran berlangsung. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan business matching lebih tepat sasaran sehingga menciptakan peluang transaksi yang lebih besar. Pameran TEI 2025 akan dibagi dalam tiga zona produk. Ketiga zona, yaitu Zona Makanan, Minuman, Produk Pertanian, Lisensi, dan Waralaba; Zona Manufaktur dan Jasa; serta Zona Fesyen, Gaya Hidup, dan Dekorasi Rumah. Selain pameran, TEI 2025 akan mengadakan forum bisnis berupa seminar, gelar wicara (talk show), dan lokakarya (workshop). Kegiatan lain yang turut digelar, yakni penjajakan bisnis (business matching), konsultasi bisnis (business counselling), pertemuan delegasi dan kunjungan kehormatan (courtesy call), hingga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dagang. Pada gelaran sebelumnya, TEI 2024 menghadirkan 1.460 peserta pameran dan 41.488 pengunjung. TEI ke-39 tersebut berhasil menghadirkan 8.042 buyer dari 140 negara dan mencatatkan transaksi sebesar USD 22,73 miliar.

HR CPO Naik Jadi US$ 963,61 per Metrik Ton di Oktober 2025 Sawit
Sawit
Rabu, 01 Oktober 2025 | 18:36 WIB

HR CPO Naik Jadi US$ 963,61 per Metrik Ton di Oktober 2025

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) tetapkan Harga Referensi (HR) minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) periode Oktober 2025 sebesar US$ 963,61 per metrik ton (MT). Angka ini naik US$ 8,89 setara 0,93 persen dibandingkan HR CPO September 2025 yang tercatat US$ 954,71/MT. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 1991 Tahun 2025 tentang HR CPO yang Dikenakan Bea Keluar (BK) dan Tarif Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) yang berlaku 1 hingga 31 Oktober 2025. “HR CPO naik menjauhi ambang batas sebesar US$ 680/MT. Merujuk PMK yang berlaku, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$ 124/MT dan pungutan ekspor (PE) CPO sebesar 10 persen dari HR CPO periode Oktober 2025, yaitu US$ 96,3606/MT,” kata Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana melalui keterangannya, Selasa kemarin, dilansir dari laman kontan.co.id, Rabu (1/10). BK CPO Oktober 2025 merujuk pada Kolom Angka 7 Lampiran Huruf C PMK Nomor 38 Tahun 2024 sebesar US$ 124/MT. Sedang PE CPO merujuk pada Lampiran I PMK Nomor 30 Tahun 2025, yakni 10 persen dari HR CPO. Adapun penetapan HR CPO diperoleh dari rata-rata harga periode 25 Agustus hingga 24 September 2025 di Bursa CPO Indonesia (US$ 889,19/MT), Bursa CPO Malaysia (US$ 1.038,02/MT), dan harga Port CPO Rotterdam (US$ 1.233,93/MT). Sesuai Permendag Nomor 46 Tahun 2022, bila selisih rata-rata tiga sumber harga melebihi US$ 40, maka HR dihitung dari dua sumber harga terdekat dengan median. Dengan metode tersebut, HR Oktober 2025 dihitung dari Bursa CPO Indonesia dan Bursa CPO Malaysia, menghasilkan angka US$ 963,61/MT. Selain itu, minyak goreng Refined, Bleached, and Deodorized (RBD) palm olein dalam kemasan bermerek dengan berat bersih maksimal 25 kilogram dikenakan BK sebesar US$ 31/MT. Penetapan merek ini tercantum dalam Kepmendag Nomor 1992 Tahun 2025.

Siap-siap! Kuota Minyakita ke Perum Bulog Ditambah Kemendag Sawit
Sawit
Sabtu, 20 September 2025 | 19:36 WIB

Siap-siap! Kuota Minyakita ke Perum Bulog Ditambah Kemendag

Medan, katakabar.com - Kementerian Perdagangan atau Kemendag waktu dekat ini bakal tambah Kuota Minyakita ke Perusahaan Umum atau Perum Badan Urusan Logistik atau Bukog, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. “Kuotanya bakal ditambah Kemendag. Soalnya stok Minyakita di Bulog sudah mulai menipis,” ujar Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen Ahmad Rizal Rhamdan, kepada para wartawan di RM Garuda, Jalan Pattimura, Medan, Jumat (19/9) sore kemarin, seperti dilansir dari laman mediaperkebunan.id, Sabtu sore. Didampingi Pemimpin Wilayah atau Pimwil Bulog Provinsi Sumatera Utara, Budi Cahyanto dan wakilnya, Erwin Budiyana, Mayjen Ahmad Rizal Ramdhan memastikan penambahan kuota Minyakita tidak akan diiringi dengan kenaikan harga eceran tertinggi atau HET. Penambahan Minyakita ke Perum Bulog dilakukan lantaran pemerintah melihat kalau kondisi perekonomian masyarakat belum pulih, sehingga diperlukan langkah-langkah yang bisa memastikan harga sembilan bahan pokok atau Sembako bisa dijangkau masyarakat. “Enggaklah, enggak naik HET-nya. Kasihan masyarakat, ekonominya belum pulih, masak mau dinaikkan HET Minyakita,” terang mantan Kodam Bukit Barisan Medan ini. Soal keluhan masyarakat terkait kualitas Minyakita berbeda jauh dengan kualitas minyak goreng komersial, Ahmad Rizal Ramdhan menegaskan, hal itu di luar tugas dan kewenangan Perum Bulog. “Sekadar informasi, untuk soal Minyakita ini, tugas Bulog adalah mendistribusikan ke masyarakat, bukan mengolah. Kami menerima kuota Minyakita dari Kemendag dengan HET yang sudah ditetapkan Kemendag juga. Kami tinggal mendistribusikan saja,” bebernya. “Jadi, beda dengan beras. Di situ Perum Bulog jelas punya kewenangan untuk mengolah dari gabah menjadi beras, dan selanjutnya didistribusikan ke masyarakat dengan HET yang ditetapkan pemerintah,” timpalnya. Kalau stok Minyakita di Provinsi Sumatera Utara, kata Ahmad Rizal Ramdhan, sudah dipastikan stok bakal bertambah seiring dengan penambahan kuota Minyakita secara nasional. “Pastinya saat ini stok Minyakita di Sumater Utara berkurang. Berapa stok yang ada di BulogSumut saat ini, Pak Budi?” tanya Ahmad Rizal Ramdhan kepada Pimwil Bulog Sumatera Utara, Budi Cahyanto, yang duduk di sebelah kirinya.

Ups! Ekspor Migor Dikenakan Bea Keluar di Periode September 2025 Sawit
Sawit
Selasa, 02 September 2025 | 18:00 WIB

Ups! Ekspor Migor Dikenakan Bea Keluar di Periode September 2025

“Saat ini, HR CPO meningkat menjauhi ambang batas USD 680 per MT. Untuk itu, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku saat ini, pemerintah mengenakan BK sebesar USD 124 per MT,” tuturnya. Lalu, terangnya, besaran PE CPO untuk periode yang sama adalah sebesar 10 persen dari penetapan HR CPO periode 1 hingga 30 September 2025, yaitu sebesar USD 95,4711 per MT. BK CPO periode 1 hingga 30 September 2025 merujuk pada kolom angka 7 lampiran huruf C PMK Nomor 38 Tahun 2024 sebesar USD 124 per MT.

Evaluasi Penyediaan MINYAKKITA, Kemendag: Bangun Sinergi Antara Pemerintah dan Produsen Sawit
Sawit
Selasa, 07 Januari 2025 | 15:59 WIB

Evaluasi Penyediaan MINYAKKITA, Kemendag: Bangun Sinergi Antara Pemerintah dan Produsen

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Perdagangan gelar Rapat Evaluasi Kebijakan Penyediaan Minyak Goreng Rakyat (MINYAKITA) di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Senin (6/1). Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso yang pimpin rapat, yang dihadiri para produsen MINYAKITA. Rapat ini dilaksanakan untuk membangun sinergi antara pemerintah dengan para produsen terkait menyediakan MINYAKITA harganya sesuai harga eceran tertinggi (HET) dan stok yang cukup bagi masyarakat.

Periode Oktober 2024, Harga Referensi CPO Meningkat Sebesar USD 54,11 Sawit
Sawit
Rabu, 02 Oktober 2024 | 18:42 WIB

Periode Oktober 2024, Harga Referensi CPO Meningkat Sebesar USD 54,11

Jakarta, katakabar.com - Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan atau Kemendag, Isy Karim mengutarakan, saat ini Harga Referensi minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) meningkat menjauhi ambang batas sebesar USD 680 per ton. "Untuk itu, merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku saat ini, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 74 per ton dan PE CPO sebesar 7,5 persen dari HR CPO Oktober sebesar USD 67,0232 per ton untuk periode 1-31 Oktober 2024,” jelasnya, lewat siaran persnya kemarin, dilansir dari laman resmi Kemendag, Rabu (2/10) siang.

CEO RSPO Bertandang ke Kemendag, Ini Tujuannya Sawit
Sawit
Rabu, 25 September 2024 | 16:56 WIB

CEO RSPO Bertandang ke Kemendag, Ini Tujuannya

Jakarta, katakabar.com - Chief Executive Officer (CEO) Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Joseph D'Cruz bertandang ke Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, di pekan ketig September 2024 lalu. Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag), Fajarini Puntodewi menerima audiensi Chief Executive Officer (CEO) Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Joseph D'Cruz di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Telkom Group dan Kemendag Sasar Sektor Gim, Komik, dan Animasi Biar Tumbuh Nasional
Nasional
Selasa, 24 September 2024 | 20:41 WIB

Telkom Group dan Kemendag Sasar Sektor Gim, Komik, dan Animasi Biar Tumbuh

Jakarta, katakabar.com - Telkom Indonesia dan Kementerian Perdagangan RI sukses gelar acara sharing session dan playtest game di Kota Malang. Telkom Indonesia melalui program Indigo bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia sukses menggelar acara sharing session dan playtest game, Rabu (14/8) lalu, di IndigoSpace Malang. Acara yang bertajuk “Digitized Economy Acceleration: Pemetaan Ekosistem Sektor Animasi, Komik, dan Game serta Digitized Economy” menghadirkan lebih dari 89 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi hingga praktisi dalam sektor industri ini.

Sinergi Telkom dan Kemendag Persiapkan Pengembang Gim Lokal Go Internasional Nusantara
Nusantara
Kamis, 28 Maret 2024 | 22:07 WIB

Sinergi Telkom dan Kemendag Persiapkan Pengembang Gim Lokal Go Internasional

Jakarta, katakabar.com - Telkom melalui program Indigo dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi dengan ekosistem game di Indonesia fasilitasi puluhan studio gim lokal untuk go internasional. Indigo, program inkubator dan akselerator startup milik PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom), bersama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan (Kemendag), gelae program untuk mempersiapkan pengembang gim lokal go internasional. Program ini implementasi dari kesepakatan antara Telkom Indonesia dengan Kementerian Perdagangan pada Januari 2024. Pada program kali ini, Indigo dan Kemendag menghadirkan Vania Martia selaku perwakilan dari Asosiasi Game Indonesia (AGI) dan Iqbal Widodo sebagai perwakilan dari Nuon Digital Indonesia (Nuon). Para pembicara tersebut berbagi banyak hal konseptual dan teknis bagaimana pengembang gim lokal bisa mendapat publisher sehingga mengakselerasi gim yang mereka buat hingga level internasional. “Di tahun 2023, Indonesia menduduki peringkat pertama sebagai negara yang paling banyak mempublikasi gim di platform Steam sebanyak 256 gim. Kita ingin prestasi ini tetap terjaga bahkan lebih meningkat di tahun depan. Kami dan Kemendag menunjukan komitmen kami atas harapan tersebut dengan memfasilitasi pengembang gim lokal taja workshop dan diskusi dengan studio gim dan publisher internasional,” ujar Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Program Indigo. Pengembangan ekosistem gim nasional sudah menjadi fokus program Indigo dari 2019. Melalui berbagai program dan partisipasi aktif di komunitas pengembang gim nasional, Indigo melalui program Indigo Game telah berhasil membawa 30 studio lokal menghasilkan karya gim yang terjual secara internasional. Selain itu, ada pula ratusan pengembang gim di seluruh Indonesia yang saat ini tengah mempersiapkan karya mereka untuk menjadi gim-gim level internasional baru. Kemendag melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN), memiliki komitmen untuk membawa gim dan kekayaan intelektual Indonesia ekspansi ke luar negeri. “Salah satu bentuk konkrit dari komitmen tersebut adalah acara yang kita lakukan hari ini bersama Indigo. Kami bersama Indigo ingin fasilitasi teman-teman pengembang gim agar dapat memahami secara komprehensif bagaimana agar pengembang gim Indonesia menformulasikan business process maupun pitch deck yang sesuai dengan standar dan kebutuhan publisher, sehingga memudahkan mereka untuk mendapatkan kontrak kerja sama dengan publisher,” kata Abu Amar, Ketua Tim Animasi, Komik, Gim, dan Digitalized Economy Direktorat Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Ditjen PEN. “Publisher berperan aktif dalam pemasaran sebuah gim yang dikembangkan developer, baik masa pengembangan gim tersebut, hingga saat gim tersebut diluncurkan ke public. Publisher bertanggung jawab memonetesasi gim berikut intellectual property (IP) yang melekat, baik melalui pemasaran gim itu sendiri, ataupun melalui merchandise dari gim. Itulah alasannya mengapa publisher memiliki peranan penting dalam tahap akhir dari pengembangan gim, yakni pemasaran,” tambah Abu. Acara yang digelar program Indigo dan Kemendag merupakan salah satu bentuk sinergi antara kedua entitas yang memiliki visi untuk memajukan dan mengakselerasi gim di Indonesia. Harapannya, acara ini dapat memberikan manfaat dan dampak yang positif bagi para pengembang gim di Indonesia. Acara ini juga menunjukkan komitmen dan dukungan dari program Indigo terhadap pengembangan ekosistem gim di Indonesia. Kontak: Askar Juara Marketing and Communication Officer Indigo - Telkom Indonesia 08119412323 [email protected]