Motivasi
Sorotan terbaru dari Tag # Motivasi
Efek Efesiensi Anggaran, Asisten II Setda Inhu Beri Motivasi ASN
Indragiri Hulu, katakabar.com -Asisten Perekonomian dan Pembangunan Daerah Setda Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Paino S.P memberi semangat kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjalankan tugas sesui nilai 'BerAKHLAK', si tengah pemerintah saat ini sedang terapkan efesiensi anggaran. Motivasi itu disampaikannya saat menjadi pembina upacara bendera sempena memperingati Hari Kesadaran Nasional di Halaman Kantor Bupati Inhu, Senin (17/2). "Giat ini sebagai bentuk menjaga kedisiplinan dan semangat kerja ASN yang tertuang dalam amanat undang-undang untuk men jalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah," terangnya kepada katakabar.com.
Edukasi dan Motivasi Generasi Muda, BPDPKS Dukung Workshop Karir Episode 2
Bali, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) kolaborasi dengan Hai Sawit Indonesia gelar Workshop Karir Episode 2 bagi Usaha Kecil Menengah dan Koperasi (UKMK) dan Hilirisasi Industri Sawit. Kegiatan itu bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi muda yang terlibat dalam industri kelapa sawit tentang peluang dan kunci sukses dalam mengelola UKMK serta membangun karir di bidang Hilirisasi Industri Sawit. Berbagai tokoh, termasuk Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Head of Upstream Learning dan Development PT SMART Tbk, Direktur PT Daya Guna Lestari, serta Wasekjend DPP Apkasindo, turut hadir. Diskusi usung tema, "SDM Unggul untuk Masa Depan Sawit" bahas produk UKMK dan Hilirisasi untuk masa depan industri sawit, peluang dan jalur karir dalam bidang Hilirisasi Industri Sawit, serta strategi pengelolaan dan pemasaran UKMK sawit yang berkelanjutan. Peserta sangat antusias, baik yang hadir secara langsung maupun secara daring melalui zoom meeting dan YouTube Hai Sawit TV, di mana totalnya 1.400 orang dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Lewat kegiatan Melalui ini, peserta mendapat informasi tentang program-program BPDPKS seperti Beasiswa, UKMK, Promosi, dan Peremajaan Sawit Rakyat, serta dukungan pemerintah melalui Dana Bagi Hasil (DBH). Tujuannya agar industri kelapa sawit Indonesia tetap menjadi penyumbang devisa negara dan memiliki SDM unggul yang akan mengelola dan mengembangkan industri sawit yang berkelanjutan. Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal sampaikan apresiasi atas terlaksananya Workshop Karir Episode 2. Menurutnya, materi yang disampaikan narasumber sangat bermanfaat dan direspon dengan antusiasme tinggi peserta pada sesi diskusi. "Beberapa peserta tertarik untuk mengembangkan agroeduwisata, berkarir di perusahaan, dan yang terpenting, menyebarkan informasi positif tentang industri kelapa sawit untuk Indonesia," ulasnya Achmad, dilansir dari website resmi BPDPKS, Senin (22/4). Peserta menyampaikan rasa terima kasih kepada BPDPKS atas dukungan mereka melaksanakan acara yang bermanfaat ini. Bagi peserta yang berasal dari Bali, acara ini memberikan pengalaman dan pengetahuan baru yang menarik tentang industri kelapa sawit.
Memotivasi Kaum Milenial Bengkulu Jadi Petani Kelapa Sawit
Bengkulu, katakabar.com - Kaum milenial tidak perlu ragu terjun jadi petani kelapa sawit sekaligus menjadikan sebagai profesi lantaran potensi cukup besar dan miliki prospek cerah ke depan. Untuk itu, pemuda Provinsi Bengkulu terus dicekoki motivasi menjadi petani kelapa sawit. Soalnya profesi petani kelapa sawit mampu meningkatkan perekonomian daerah, dan bisa memberikan jaminan pendapatan hingga hari tua. "Kaum milenial tidak perlu ragu terjun menjadi petani sawit dan menjadikan sebagai profesi, sebab memiliki potensi cukup besar dan prospek cerah ke depan," kata Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (6/8). "Petani kelapa sawit sekarang kata Abdsyah, tidak sama atau sudah berbeda dengan dulu. Kehadiran teknologi membuat bertani semakin mudah dibanding dulu. Jadi, pemuda tidak perlu ragu apalagi pesimis," jelasnya seraya memberikan semangat kepada pemuda. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini pun apresiasi munculnya kelompok petani kelapa sawit muda atau petani milenial, seperti di Kota Bengkulu yang sudah menikmati hasil dari keseriusan berkebun kelapa sawit. "Mereka membuktikan pemuda punya potensi dan kemampuan besar menjadi petani kelapa sawit sukses. Tidak ada kata malu menjadi petani kelapa sawit karena peluangnya sangat besar untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan," tegasnya. Bagi petani mau lebih mudah, saat ini banyak pemuda mengembangkan perkebunan kelapa sawit dengan metode tanam bibit umur 6 bulan. Sistem ini jauh lebih mudah dibanding cara konvensional di mana tidak harus menunggu kelapa sawit dari kecil. "Sistem ini petani bisa lebih cepat menghasilkan atau panen nantinya," terangnya. Peluang dan kesempatan ini sangat sayang bila tidak dioptimalkan. Itu sebabnya, pemuda mesti terjun ke sektor perkebunan kelapa sawit agar perkebunan kelapa sawit semakin maju dan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat Bengkulu. "Kalau pemuda terjun ke bidang perkebunan kelapa sawit, saya yakini banyak terobosan-terobosan yang dihasilkan untuk mengembangkan kelapa sawit. Kami mendorong itu," bebernya. Masih Abdisyah, di tengah lesunya perekonomian perkebunan kelapa sawit hadir jadi salah satu sektor yang mampu bertahan. Ini lantaran perkebunan menyangkut kebutuhan pokok sehingga permintaan terus tinggi karena manusia butuh makanan. "Itu menandakan perkebunan kelapa sawit bisa dijadikan sektor andalan. Itu tadi, lantara mampu bertahan di tengah situasi krisis sekalipun. Jadi, saatnya sektor ini terus dikembangkan melalui campur tangan pemerintah dengan membantu petani agar bisa terus mengembangkan usaha lebih baik ke depan," harapnya.