Perang Air
Sorotan terbaru dari Tag # Perang Air
Cuncun: Festival Perang Air Harus Terus Dikembangkan Dukung Keberagaman dan Ekonomi Lokal
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Perayaan Imlek 2025 di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, semakin semarak dengan rangkaian acara spektakuler, yakni Festival Perang Air (Cian Cui), Carnival Night, dan Festival Lampion. Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tapi berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata daerah. Anggota DPRD Kepulauan Meranti, Cuncun, SH, M.Si menegaskan, festival ini diantara program prioritas yang terus ia perjuangkan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya hiburan semata, tetapi juga strategi efektif untuk mendorong sektor pariwisata, UMKM, perhotelan, transportasi, dan kuliner di Kepulauan Meranti.
Polres Kepulauan Meranti Kawal Pelepasan dan Pembukaan Perang Air Selatpanjang
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Meranti hadiri, sekaligus kawal pembukaan Festival Perang Air (Cian Cui) sempena Hari Raya Imlek 2576 Tahun 2025, di Jalan Diponegoro, Kecamatan Tebingtinggi, Kamis (31/1) sore kemarin. Pj Walikota Pekanbaru, Roni Rahmat, Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad (Penggagas Vestifal Perang Air), Plt Bupati Meranti, H Asmar, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Khalid Ali, Kapolres Kepulaua Meranti, AKBP Kurnia Setyawan, Wakapolres, Kompol Maitertika, Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti, Lexcy Kurnia, Danramil 02 Tebing Tinggi, Kapten Inf Tarman Sugianto, Danposal Selatpanjang, Kapten laut Saidul Arifin Kadis Porapar Kepulauan Meranti, Ery Suhairi, turut di sana. Plt Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar mengatakan, Festival Perang Air (Cian Cui) salah satu kebudayaan lokal yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti telah digelar selama bertahun-tahun.
H Asmar Tinjau Kesiapan Pembukaan Festival Perang Air di Selatpanjang
Kepulauan Meranti, katakabar.com – Pelaksana Tugas (Plt), H Asmar tinjau kesiapan pembukaan Festival Perang Air bakal digelar, Kamis (30/1). Kegiatan ini berlangsung di depan JM Karaoke, Selatpanjang. Di peninjauan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Uyung pencetus perang air, serta Kepala Dinas Perhubungan. Menurut Plt Bupati, persiapan festival sudah hampir rampung, termasuk lima titik tembak air yang telah ditentukan sebagai bagian dari permainan utama dalam acara ini. Pembukaan festival dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB. "Saya berharap festival ini dapat mengangkat perekonomian masyarakat dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri," kata H Asmar saat tinjau lokasi. Ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. "Mari kita bersama-sama meramaikan festival ini dan menyukseskan event nasional yang bertepatan dengan perayaan Hari Raya Imlek ke 2," jelasnya.
Kadispora Kepulauan Meranti Sebut Perang Air Tidak Dilarang
Selatpanjang, katakabar.com - Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Eri Suhairi saat rapat sebelum perayaan Imlek tahun 2024 menjelaskan, kita sudah melakukan pertemuan dengan Polres, PMSTI, KPU Dan Bawaslu. "Pertemuan itu membicarakan tradisi perang air di suasana Pemilu. Jadi, tidak ada pertentangan dengan aturan sistem pemilihan umum menurut KPU dan Bawaslu, sehingga tidak ada larangan tradisi perang air," jelasnya. Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan kepada wartawan lewat seluleenya, pada Sabtu (10/2) menegaskan, terkait tradisi perang air sebelumnya sudah ada kesepakatan dari pihak Panguyuban Sosial Marga Tionghua Indonesia (PMSTI) saat rapat yang diwadahi Dispora Kepulauan Meranti. Pihak PMSTI setuju untuk mengikuti aturan suasana Pemilu ini terkait tradisi perang air. Soal ini, KPU dan Bawaslu mengatakan tidak ada larangan untuk menggelar perang air, sebab tidak bertentangan dengan aturan pemilihan. "Sepanjang konvoi perang air tidak mengunakan atribut kampanye, dari Polres telah melakukan pengamanan kemarin. Bahkan kita sudah memulainya hingga pukul 01.00 WIB dini hari," ujarnya. Diketahui, perayaan Imlek di Kabupaten Kepulauan Meranti Khususnya di Selatpanjang tiap tahun diwarnai tradisi perang air. Tradisi tersebut bentuk keunikan perayaan Imlek di Selatpanjang sudah tidak asing lagi dan menjadi sarana wisata yang mendunia, di mana di Pemerintahan sebelumnya dianugerahi piagam museum rekor dunia Indonesia. Event wisata perang air saat perayaan Imlek mendatangkan pengunjung yang tertarik untuk terlibat langsung atau menyaksikan perang air. Event wisata ini menjadi penunjang pendapatan daerah, seperti banyaknya Tamu hotel, bayaknya memakai jasa becak, dan jajanan kuliner laris manis.