Perusda Inhu Siap Bangkit Dari Keterpurukan
Indragiri Hulu, katakabar.com - Perusaan Daerah (Perusda) Indragiri saat ini belum menunjukkan kontribusi yang maksimal membantu pemerintah daerah Indragiri Hulu (Inhu), mengejar pendapatan asli daerah (PAD) maupun pengembangan bisnis. Jadi, kehadirannya hanya membebani pemerintah padahal segudang potensi dapat digali. Kondisi tersebut karena lemahnya pejabat yang ditunjuk sehingga aktivitas ditubuh Perusda lemot bergerak untuk menggebrak semua liningsektor komoditas mulai dari hulu hingga hilir, alhasil potensi yang ada selama ini terbilang 'Zonk'. Yogi Susilo, Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) yang baru seumur jagung menjabat periode 2025-2029 dibikin terbelalak setelah mengetahui isi dalam Perusda tersebut, yakni 'Minus'. "Perusda ini sebelumnya hanya bisa memberikan hasil ke Pemda Indragiri Hulu kurang lebih Rp200 juta per tahun dari pengelolaan Plaza dan Wisma Embun Bunga. Angka itupun kalau tidak salah terjadi pada tahun 2023 - 2024," terang Fadly kepada katakabar.com, Senin (6/10). Direktur, kata Fadly kemudian bertekat melakukan perubahan supaya kondisi Perusda tersebut pulih dari keterpurukan dengan menyusun beberapa strategi. Di mana mengajak pihak-pihak berkolaborasi yang tentunya mengarah pada peningkatan PAD. Tetapi, ucapnya, lintas pemerintah pusat juga terkomunikasi baru-baru ini bentuk jawaban atas proposal yang sebelumnya dilayangkan. “Pihak BRIN menyambut baik tawaran kita, akhir komunikasi dengan Direktur,” sebutnya. Ia menerangkan, selain BRIN ada beberapa intansi yang dilakukan pendekatan diantaranya Kementerian SDM Energi, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan bidang ekonomi kreatif.