PFAD

Sorotan terbaru dari Tag # PFAD

Supervitamin E Dari Asam Lemak Minyak Sawit Dikembangkan Untuk Imunoterapi Kanker Tekno
Tekno
Minggu, 14 Januari 2024 | 20:00 WIB

Supervitamin E Dari Asam Lemak Minyak Sawit Dikembangkan Untuk Imunoterapi Kanker

Jakarta, katakabar.com - Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Vaksin dan Obat Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Asep Bayu melakukan inovasi pemanfaatan tokotrienol yang terkandung dalam PFAD bagi kegunaan lain. Di mana selama ini produk samping asam lemak dari minyak sawit atau dikenal bernama Palm Fatty Acid Distillate (PFAD) banyak digunakan untuk sabun dan biodiesel. Bayu melakukan riset pengembangan supervitamin E yang kaya dengan tokotrienol sebagai imunoterapi untuk kanker. "Kandungan tokotrienol pada PFAD tertinggi dibandingkan distilat asam lemak minyak nabati lainnya. Tokotrienol memiliki nilai ekonomi sangat tinggi lantaran aktivitas biologisnya dua kali lipat lebih baik dibandingkan tokoferol,” ujarnya lewata keterangan resmi Humas BRIN, dilansir dari laman elaeis.co, pada Ahad (14/1). Tahapan riset yang dilakukan, cerita Bayu, melalui teknik ekstraksi tokotrienol dari PFAD, diberikan pelarut Deep Eutectic Solvents (DES), penambahan metanol, sehingga meningkatkan transfer massa komponen-komponen vitamin selama proses ekstraksi, saat Monitoring dan Evaluasi Grant Riset Sawit dengan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) belum lama ini. “Dari riset tahun pertama didapatkan hasil PFAD memiliki aktivitas antioksidan 2,5 kali lebih tinggi dibandingkan tokotrienol bebas. Terus, nanoemulsi tokotrienol menunjukkan aktivitas sitotoksik dalam melawan sel kanker payudara dan paru-paru pada rentang konsentrasi 50 hingga 200 ppm,” ulasnya. Di tahun berikutnya, Bayu dan kelompok risetnya berencana melanjutkan penelitian untuk mendapatkan kondisi optimum dalam proses ekstraksi tokotrienol menggunakan pelarut DES ChCl golongan fenolik atau betaine monohidrat-asam propanoat dan pembuatan formula NANOVITE. Diketahui, kelapa sawit salah satu komoditas hasil perkebunan dengan nilai strategis sokong kegiatan perekonomian Indonesia. Indonesia produsen utama minyak kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) di dunia. Pada 2020, total produksi sebesar 44,76 juta ton. Meski masa pandemi Covid 19, nilai ekspor CPO meningkat sebesar 18,43 persen, dan menjadi komoditas ekspor nonmigas tertinggi (13,50 persen) di Indonesia.