PLTU

Sorotan terbaru dari Tag # PLTU

Sistem Drone Otomatis Tingkatkan Keamanan Area Vital PLTU Lewat Patroli Real-Time 24/7 Nasional
Nasional
Jumat, 21 November 2025 | 10:00 WIB

Sistem Drone Otomatis Tingkatkan Keamanan Area Vital PLTU Lewat Patroli Real-Time 24/7

Jakarta, katakabar.com - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan infrastruktur kritikal membutuhkan pengawasan intensif guna menjaga kontinuitas operasional dan keamanan area. Kompleksitas ruang, keterbatasan jumlah personel, serta kebutuhan visibilitas optimal di malam hari menjadikan teknologi pemantauan modern semakin penting diterapkan. Salah satu teknologi yang banyak digunakan di area vital adalah sistem otomatis DJI Dock 3, yang beroperasi bersama drone thermal DJI Matrice 4TD. Sistem ini dirancang untuk menjalankan patroli udara secara mandiri, baik terjadwal maupun respons darurat, sehingga memberikan tingkat keamanan yang lebih responsif dibandingkan metode patroli konvensional. Berbagai teknologi serupa juga tersedia dalam lini DJI Enterprise, yang digunakan secara luas pada sektor energi dan infrastruktur kritikal. Patroli Keamanan Otomatis 24/7 Dalam pengujian lapangan, drone diterbangkan secara otomatis untuk memantau zona-zona penting seperti area kantor, gudang, dan fasilitas produksi. Sistem menjalankan penerbangan secara mandiri, sementara seluruh aktivitas diawasi melalui platform cloud FlightHub 2. Pendekatan ini meningkatkan visibilitas area sekaligus mengurangi risiko personel memasuki area berbahaya. Pengawasan Optimal di Kondisi Minim Cahaya Unit drone dilengkapi Near-Infrared (NIR) Auxiliary Light yang memungkinkan pengambilan gambar tetap jelas meskipun area berada dalam kondisi pencahayaan rendah. Di ketinggian sekitar 80 meter dengan zoom 12×, sistem membuktikan kemampuannya memberikan visual malam hari yang tajam. Deteksi Thermal untuk Identifikasi Non-Visual Kamera thermal pada Matrice 4TD mampu mendeteksi anomali panas manusia, kendaraan, maupun objek non-visual lainnya. Fitur ini sangat efektif untuk identifikasi penyusup, pemantauan area gelap total, dan inspeksi situasi yang tertutup kabut atau asapKam Zoom Tinggi Identifikasi Detail Dengan kemampuan zoom hingga 64×, sistem memungkinkan pembacaan plat nomor kendaraan dan pengamatan detail dari jarak aman. Fitur ini meningkatkan kemampuan investigasi serta akurasi pemantauan aktivitas mencurigakan. Teknologi AI mampu mengenali keberadaan orang dan kendaraan dari ketinggian patroli sekitar 100 meter, dengan jangkauan deteksi hingga 300 meter. Setiap deteksi otomatis diproses menjadi notifikasi real-time yang dikirim ke dashboard dan email petugas keamanan, memastikan respons cepat terhadap potensi ancaman. Berbeda dari patroli manual berbasis shift, sistem drone otomatis menyediakan pemantauan 24/7, dokumentasi cloud otomatis, serta deteksi ancaman real-time. Teknologi ini memberi lapisan keamanan modern untuk PLTU dan infrastruktur kritikal lainnya, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. About Halo Robotics Halo Robotics merupakan perusahaan distribusi dan penyedia jasa drone industri terbesar di Indonesia yang menyediakan solusi drone profesional lengkap untuk berbagai sektor industri, termasuk Pertambangan, Pertanian, Minyak & Gas, Konstruksi, Energi, Lingkungan Hidup, Keamanan, Kebakaran, dan Keselamatan Publik. Sebagai distributor resmi dan tunggal DJI Enterprise, produsen drone profesional terbesar di dunia, Halo Robotics juga mewakili berbagai pemimpin global di setiap kategori teknologi drone, dengan cakupan layanan dan jaringan penjualan yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

'Hijaukan' PLTU,  Indonesia Gencarkan Pemanfaatan Biomassa Tekno
Tekno
Minggu, 05 November 2023 | 14:42 WIB

'Hijaukan' PLTU, Indonesia Gencarkan Pemanfaatan Biomassa

Jakarta, katakabar.com - Bioenergi Indonesia punya potensi sangat besar sebagai sumber energi masa depan, pengganti energi fosil hampir di semua bidang, seperti transportasi, ketenagalistrikan, industri, dan rumah tangga. Khususnya pemanfaatan bionergi untuk produk biomassa bisa menjadi sumber energi yang lebih baik meningkatkan rasio elektrifikasi dan diproyeksikan membantu meningkatkan ketahanan energi nasional. "Indonesia memiliki potensi bioenergi sumber biomassa sangat besar setara dengan 56,97 GW listrik. Pada 2060, Indonesia bakal bangun lebih dari 700 GW pembangkit energi terbarukan. Di mana 60 GW dari pembangkit listrik bioenergi," ulas Ego Syahrial, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI Bidang Strategi Percepatan Penerapan Energi Transisi dan Pengembangan Infrastruktur Energi, Ego Syahrial, lewat keterangan resmi, dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (5/11). Tidak cuma pemanfaatan biomassa untuk pembangkit listrik, sumber daya ini bakal dioptimalkan melalui program co-firing biomassa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap atau PLTU (Coal Fired Power Plant/CFPP) yang sudah ada. Penerapan co-firing telah dilakukan dari 2020 lalu, dengan blending rate 1 persen hingga 15 persen tergantung jenis boiler dan ketersediaan bahan baku. "Biomass co-firing diterapkan di 113 unit PLTU milik PLN di 52 lokasi, dengan total kapasitas 18.664 MW, menggunakan berbagai sumber biomassa, seperti serbuk gergaji, serpihan kayu, limbah sawit dengan tingkat pencampuran 5 persen hingga 15 persen," terangnya. Pembakaran bersama biomassa di PLTU yang ada bertujuan untuk memenuhi keekonomian penyediaan tenaga listrik, meningkatkan pangsa energi terbarukan dalam bauran energi nasional, mengurangi emisi gas rumah kaca, dan "menghijaukan" PLTU lebih cepat. "Di tahum 2023, co-firing bakal diaplikasikan di 42 lokasi. Proyek ini dapat menghasilkan 2.740 GWh energi ramah lingkungan dan mengonsumsi 2,2 juta ton biomassa," ujarnya. Diketahui, hingga semester pertama tahun ini, co-firing telah diterapkan di 36 lokasi dan menghasilkan energi hijau sebesar 325 GWh, mampu mengurangi emisi sebesar 321 ktCO2. Total biomassa yang digunakan pada pembangkit listrik sebesar 306 kilo ton. Untuk mendukung pengembangan co-firing, Kementerian ESDM tengah membereskan peraturan menteri tentang penerapan co-firing pada PLTU yang sudah ada.