Sawit
Selasa, 05 Desember 2023 | 15:28 WIB
Sangatta, katakabar.com - Dinas Perkebunan (Disbun) Kutai Timur (Kutim) khususnya di bidang Penyuluhan telah realisasikan program Forest Carbon Partnership Fasility Carbon Fund (FCPF-CF).
Kabid Penyuluh Disbun Kutim, Adi Yanto menuturkkan, beberapa program yang telah direalisasikan, meliputi peningkatan kapasitas kelembagaan petani, peningkatan kapasitas kelembagaan penuyulih pertanian di Desa dan Kecamatan, sarana penunjang peningkatan petani dan penyuluh dan sekolah lapang.
"Jadi, ada enam kelompok tani se Kabupaten Kutim yang dapat bantuan. Ada peningkatan kapasitas kelembagaan petani, dan ada pula peningkatan kapasitas SDM budidaya," terang Adi, dilansir dari laman korankaltim.com, pada Selasa (5/12).
Soal progres kegiatan sudah berjalan, ujar Adi, misalnya penguatan kelembagaan. Ini sangat penting untuk keberlanjutan program yang telah tercapai.
"Alhamdulillah, bidang kami mendapat alokasi anggaran sebesar Rp250 Juta untuk kegiatan bimbingan teknis berkaitan dengan kelembagaan dan budidaya," bebernya.
Menurutnya, tentang peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khusus para petani yang telah melakukan budidaya komoditi kelapa sawit dan karet, harapnanya dana tersebut bisa dikucurkan secara rutin.
“Soal penggunaan alokasi anggaran, kita upayakan selesai hingga akhir tahun 2023 ini. Semoga bisa berjalan sesuai direncanakan," harapnya.