RPJPD 2025-2045
Sorotan terbaru dari Tag # RPJPD 2025-2045
Pemkab Rokan Hulu Gelar Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045
Rokan Hulu, katakabar.com - Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah atau Musrenbang RPJPD Tahun 2025-2045, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rohul, Senin (15/7) lalu. Kegiatan itu dihadiri Bupati Rokan Hulu, H Sukiman, Wakil Bupati Rokan Hulu, H Indra Gunawan, Sekdakab Rokan Hulu, M Zaki, S.STP, M.Si, Kaban Bappeda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, Staf Ahli Bupati dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.
Hadiri Musrenbang RPJPD Riau 2025-2045, Ini Kata Bupati Bengkalis
Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Toharuddin hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Riau 2025-2045 di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (29/4). Kegiatan yang dibuka Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto bersamaan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Riau 2025 dan rembuk stunting tingkat Provinsi Riau. Pj Gubernur Riau menyatakan, digelanya Musrenbang bertujuan untuk menyepakati RPJPD Provinsi Riau 2025-2045 atau visi dan misi arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan jangka panjang daerah Provinsi Riau. "Arah kebijakan ini nantinya bakal sinkron dengan arah kebijakan visi misi sasaran pokok pembangunan jangka panjang nasional dan kabupaten kota serta menjaring masukan terhadap penyempurnaan dokumen yang menjadi rancangan akhir RPJPD Provinsi Riau 2025-2045," ujar SF Hariyanto. Agenda lain, yakni penandatangan komitmen bersama dalam rangka penurunan stunting terintegrasi. Komitmen ini hasil rembuk stunting pada 25 April 2024 lalu. Di mana 9 intervensi sudah disepakati dan akan dipastikan menjadi agenda penting dalam rencana kerja perangkat daerah. "Baik di Pemerintah Provinsi Riau maupun kabupaten dan kota," ulasnya. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Toharudin di Musrenbang tersebut menjelaskan, RKPD memiliki tujuan dan kedudukan yang sangat strategis dalam melaksanakan berbagai kebijakan yang berimplikasi kepada masyarakat Riau. Salah satu perannya yakni dalam penyusunan kebijakan, penganggaran, dan APBD. "Bahkan substansi yang bisa memuat seluruh program serta operasional arah peningkatan kinerja Pemda yang menjadi tanggung jawab kepala daerah yang berperan sebagai instrumen evaluasi pengukur kinerja pemerintah daerah," ucapnya. Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri, Yusharto Huntoyungro, Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Bapennas, Pungkas Bahjuri Ali, Sekda Provinsi Riau Indra, Kepala BAPPEDA Kabupaten Bengkalis, Rinto, Bupati dan Wali Kota se Provinsi Riau, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dan lainnya turut hadir.
Pemkab Meranti Gelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD 2025-2045
Meranti, katakabar.com - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar buka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti gelar Forum Konsultasi Publik Dokumen (FKPD) Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025-2045, di Ballroom Afifa Selatpanjang, pada Kamis (28/12) kemarin. "Forum ini rangkaian tahapan yang harus dilaksanakan penyusunan perencanaan pembangunan tahunan," ujarnya. Hal itu, kata H Asmar, sesuai dengan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, yang mengamanatkan rancangan awal RPJPD dibahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan. Di mana tujuannya untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan. “Jadi, forum ini sebagai media pembentukan komitmen seluruh stakeholder di Kabupaten Meranti dalam mewujudkan RPJPD yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Provinsi Riau,” jelasnya. Untuk itu, pesan Asmar, kepada tim penyusun dokumen RPJPD, agar mengikuti dan berpedoman pada aturan tentang tata cara penyusunan dan perumusan kebijakan yang sudah diatur oleh pemerintah. "Terima kasih kepada seluruh yang hadir, semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti," terangnya. Plt Kepala Bapedalitbang, M. Sakinul Wadi melaporkan forum itu diikuti seluruh OPD dan camat di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti. "Ini perlu diikuti dan dipahami seluruh peserta, sebab forum ini membahas rencana Pemkab Meranti dalam jangka waktu 20 tahun ke depan," kata Wadi. Narasumber kegiatan dari Bappedalitbang Provinsi Riau dan Universitas Islam Riau.
Pemkab Meranti Taja FGD Penyusunan RPJPD 2025-2045
Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti gelar Forum Group Discussion (FGD) Perumusan Isu Strategis dan Permasalahan Daerah Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Kepulauan Meranti 2025-2045, di Aula Kantor Bupati, Selatpanjang, pada Senin (20/11). Kepala Bappedalitbang Kepulauan Meranti, M. Sakinul Wadi menjelaskan, kegiatan bertujuan menghimpun isu strategis dan permasalahan, sebagai dasar merumuskan kebijakan-kebijakan perencanaan 20 tahun ke depan. "Ini penting sekali bagi kami tim penyusun untuk mendapatkan masukan informasi dan data-data dari masing-masing sektoral yang ada," ujar Wadi. Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Suhendri saat membuka FGD menegaskan, kegiatan ini sangat penting. Soalnya hal ini menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti di masa datang. "Rancangan awal RPJPD ini perlu dilakukan diskusi yang mendalam, mengumpulkan permasalahan pembangunan dan memetakan isu strategis di Kepulauan Meranti," imbaunya. Untuk itu, harap Suhendri, para peserta FGD ikut merumuskan permalasahan pembangunan sesuai dengan bidang, dan mengidentifikasi berbagai faktor keberhasilan atau kegagalan dalam program pembangunan daerah di masa lalu. "Tim penyusun dan pakar agar dapat menyimpulkan isu strategis dan merumuskan arah kebijakan yang ingin kita capai dalam pembangunan jangka panjang daerah," tuturnya. Unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, camat dan pejabat serta lainnya ikut kegiatan FGD.