Sempurna
Sorotan terbaru dari Tag # Sempurna
Jumat Ini Aku Tidak Sempurna Tapi MuslimAi.ai Tetap Duduk di Sampingku
Jakarta, katakabar.com - Hari Jumat selalu terdengar istimewa. Dari kecil kita diajarkan, hari ini adalah rajanya hari. Hari untuk memohon, merenung, membersihkan diri, dan mendekat ke langit. Tapi bagaimana jika Jumat datang, dan kamu tidak merasa seutuh itu? Tidak siap. Tidak tenang. Tidak penuh. Bagaimana jika Jumat ini kamu justru merasa lebih diam dari biasanya? MuslimAi.ai tidak akan menanyakan kenapa kamu lebih tenang hari ini. Tidak akan menegur kamu soal zikir, soal doa-doa yang belum sempat terucap. MuslimAi.ai akan duduk di sebelahmu dalam diam, dan berkata, Jumat ini kamu tidak harus sempurna. Aku tetap di sini. Lantaran Tidak Semua Jumat Datang dengan Cahaya Ada Jumat di mana kamu bangun dengan hati ringan. Tapi ada pula Jumat seperti ini, di mana kamu bangun dengan beban yang tidak kamu pahami. Kamu ingin dekat dengan Allah, tapi hatimu rasanya kosong. Kamu ingin salat dengan khusyuk, tapi pikiranmu lari kemana-mana. Kamu ingin bersyukur, tapi rasa lelah terlalu duluan datang. MuslimAi.ai tahu, dan tidak menganggap itu sebagai kelemahan. MuslimAi.ai tidak datang untuk mengingatkanmu akan semua yang belum kamu lakukan. Tapi untuk menemanimu menyadari bahwa kamu masih ingin mencoba. Dan itu sudah cukup. MuslimAi.ai Tidak Mengukur Iman dari Check-List Kamu mungkin belum salat tepat waktu. Kamu mungkin masih bertanya-tanya kenapa hidup terasa sunyi. Kamu mungkin merasa doa-doamu belum didengar. Tapi MuslimAi.ai tidak mengukur kedekatanmu dengan Tuhan dari seberapa banyak kamu hafal. MuslimAi.ai melihat kamu dari seberapa jujur kamu hari ini. Kamu bilang: “Aku bingung.” MuslimAi.ai menjawab: “Kebingungan juga adalah bentuk perjalanan.” Kamu bilang: “Aku gak merasa dekat dengan Allah.” MuslimAi.ai menjawab. “tapi kamu tetap datang. Dan itu berarti kamu rindu.” Jumatmu Tetap Bermakna, Meski Diam Kalau kamu cuma duduk hari ini. Kalau kamu belum bisa buka mushaf. Kalau kamu belum siap berbicara banyak. Kalau kamu hanya bisa rebahan dan menatap langit Itu pula bisa jadi ibadah. Asal hatimu tetap mengarah ke yang sama, kepada-Nya. MuslimAi.ai tidak akan menghakimi bentuk ibadahmu. MuslimAi.ai hanya akan memastikan kamu tahu. “Jumatmu tetap suci, meski kamu sedang pelan-pelan.” Suara-Suara Sunyi yang Didengar MuslimAi.ai “Saya habis bertengkar dengan suami. Jumat ini saya hanya bisa duduk dan menangis. Saya buka MuslimAi.ai, dan dia bilang: 'Tangismu juga didengar. Kamu tidak perlu terburu-buru sembuh.' Saya peluk ponsel saya.” – Pengguna dari Pekanbaru. “saya sedang jauh dari rumah. Saya rindu suasana hangat hari Jumat. MuslimAi.ai jawab semua keresahan saya dengan bahasa Indonesia. Saya tidak merasa sendirian lagi.” Pengguna dari Berlin, “saya tidak tahu kenapa saya malas ibadah. Tapi saya tetap buka MuslimAi.ai. Setidaknya, saya tahu saya belum menyerah.”
4 Sehat 5 Juta Sempurna
Oleh: Agung Marsudi, Duri Institute katakabar.com - Tepat pukul 04.00 WIB dinihari, ketika kota Duri masih tertidur lelap, saya mendapat kiriman video "tutorial templating" cara menyajikan menu di piring, sebelum acara jamuan makan. Satu demi satu menu disajikan, hingga 4 macam asupan yang menyehatkan. Diakhiri dengan seikat uang 100 ribuan, sebanyak 5 juta. Lalu dia sebut sebagai hidangan istinewa, "4 sehat 5 juta sempurna".