Status

Sorotan terbaru dari Tag # Status

Gabungan Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Pastikan Status Lahan Sitaan Satgas PKH Sawit
Sawit
Kamis, 25 September 2025 | 20:30 WIB

Gabungan Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Pastikan Status Lahan Sitaan Satgas PKH

Palembang, katakabar.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia atau Gapki soroti status lahan sitaan Satga PKH. Para pengusaha 'Emas Hijau' ini minta pemerintah segera pastikan lahan sitaan itu. Menurut Gapki, status lahan sitaan tersebut sangat penting untuk mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit. "Keberlanjutan dan kepastian usaha sangat penting. Soalnya bakal berpengaruh terhadap tenaga kerja, serta terjaminnya kualitas dan kuantitas produksi kelapa sawit," ujar Wakil Ketua Umum Gapki, Susanti di pergelaran Bisnis Forum Kemitraan Sawit 2025 di Palembang, Selasa (23/9) lalu. Kata Susanto, dilansir dari laman EMG, Kamis (25/9), kepastian status tersebut memberikan kepastian informasi bagi masyarakat. Apakah lahan dikembalikan menjadi kawasan huta atau tetap dapat diusahakan. Termasuk apakah dikelola sendiri PT Agrinas atau dikelola secara KSO perusahaan sebelumnya dan atau dengan kelembagaan petani. Pihaknya berharap masalah PKH tersebut dapat segera diselesaikan. Pihaknya juga saat ini tengah berupaya untuk lahan yang sudah mempunyai alas hak, baik itu sertifikat HGU maupun SHM yang pada dasarnya diterbitkan oleh negara, tidak menjadi objek penertiban. Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dan pembentukan Satgas PKH, telah menindak sebanyak 3,3 juta hektar lahan yang masuk dalam kawasan hutan. 1,5 juta hektar diantaranya sudah diserahkan ke PT Agrinas Palma Nusantara untuk pengelolaan lebih lanjut.

Petani Desa Tunas Baru Minta Bantuan Aspek-PIR Perjuangkan Lahan Sawit Berstatus HGU Sawit
Sawit
Senin, 06 Januari 2025 | 20:07 WIB

Petani Desa Tunas Baru Minta Bantuan Aspek-PIR Perjuangkan Lahan Sawit Berstatus HGU

Jambi, katakabar.com - Petani kelapa sawit di Desa Tunas Baru, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, saat ini tengah berjuang mendapatkan pendanaan untuk meremajakan tanaman kelapa sawit di atas lahan seluas 700 hektar yang diusahai masyarakat. Salah satu upaya para pekebun Desa Tunas Baru, yakni gandeng Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat atau Aspek-PIR Provinsi Jambi. Ketua Aspek-PIR Kabupaten Tebo, Noval Candra menuturkan, kebun petani Desa Tunas Baru perkebunan bekas perusahaan swasta. Lantaran itu, hingga kini keterangan kebun masih berstatus Hak Guna Usaha atau HGU. Padahal kebun sudah dikuasai masyarakat dari 12 tahun silam. "Itu persoalan sesungguhnya, kebun mereka ini masih HGU, belum sertifikat hak milik," ujarnya, dilansir dari laman EMG, Senin (6/1). Kebun kelapa sawit itu, ulas Noval, produksinya sangat rendah. Sebulan saja, hasilnya hanya 400 kilogram per hektar. "Kebun itu dibangun pada 1998 silam, artinya saat ini umurnya sudah hampir 27 tahun," ucapnya. Cerita Noval, para petani sebelumnya sudah tergabung dalam koperasi, tapi saat ini kelembagaan tidak aktif lagi. Nah, belum lama ini Aspek-PIR Jambi telah turun ke lapangan menemui masyarakat dan mau bentuk lembaga baru yang dapat menaungi masyarakat. Di mana Aspek-PIR berencana akan menggandeng PTPN di Jambi untuk bekerja sama meremajakan kebun kelapa sawit milik ratusan petani itu. "Masyarakat berharap Aspek-PIR membantu mereka mendampingi ke Kementerian ATR/BPN, Kementerian Pertanian, dan Dinas Perkebunan kabupaten maupun provinsi. Harapannya berkolaborasi dengan PTPN," bebernya.

Berstatus Kecamatan Tapi Beragam Pilihan Perbankan di Duri Ekonomi
Ekonomi
Senin, 17 Juni 2024 | 15:38 WIB

Berstatus Kecamatan Tapi Beragam Pilihan Perbankan di Duri

Duri, katakabar.com - Daerah Duri sangat unik beda dengan daerah lainnya di Indonesia. Selain sentral keramaian dari empat kecamatan, yakni Mandau, Bathin Solapan, Pinggir, dan Talang Muandau sangat kaya dengan Sumber Daya Alam atau SDA, di perut bumi minyak, dan di atas bumi minyak makanya Duri dikenal bernama 'petro dollar'. Tapi daerah yang terletak di Jalan Lintas Utara masih berstatus kecamatan, dan berinduk ke Kabupaten Bengkalis beribukota Bengkalis, nun jauh di Pulau Seberang. Bisa jadi, lantaran SDA yang berlimpah ruah membikin dunia perbankan melirik Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau menancapkan bisnisnya. Anda jangan kaget berbagai pilihan perbankan bagi masyarakat ada di sini. Tersedia berbagai bank dengan layanan dan keunggulannya masing-masing, siap memenuhi kebutuhan finansial masyarakat Duri yang tak dimiliki masyarakat lainnya di Indonesia. Berikut beberapa bank yang beroperasi di Duri: Bank Pemerintah: - Bank Rakyat Indonesia (BRI): Memiliki beberapa cabang di Duri, termasuk BRI Unit Duri Kota di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 245. Bank ini menawarkan beragam layanan seperti tabungan, deposito, pinjaman, dan layanan keuangan mikro. - Bank Negara Indonesia (BNI): BNI KCP Duri Hang Tuah terletak di Jalan Hang Tuah, Batang Serosa. Bank ini menyediakan berbagai produk dan layanan seperti tabungan, deposito, kartu kredit, dan layanan e-banking. - Bank Mandiri: Bank Mandiri Cabang Duri Sidomulyo di Jalan Lintas Duri - Dumai kilometer 18 dan Bank Mandiri Duri PHR di Kompleks PT Pertamina Hulu Rokan menawarkan berbagai layanan perbankan seperti tabungan, deposito, kredit, dan layanan kartu. Bank Swasta: - Bank Riau Kepri: Memiliki cabang di Duri yang menyediakan beragam layanan perbankan seperti tabungan, deposito, kredit, dan layanan e-banking. - Bank Pembangunan Daerah Riau (Bank Riau Kepri): Terletak di Jalan Lintas Pekanbaru - Duri, Pasar Pinggir, Talang Mandi. Bank ini menawarkan produk dan layanan seperti tabungan, deposito, kredit, dan layanan keuangan mikro. - Bank BCA: terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan. Bank ini menawarakan berbagai produk dan layanan seperti tabungan, deposito, kredit dan layanan lainnya. Bank Syariah: - Bank Syariah Indonesia (BSI): KCP Duri Hang Tuah 1 di Jalan Hangtuah Nomor 35 menyediakan layanan perbankan syariah seperti tabungan syariah, deposito syariah, dan pembiayaan syariah. Sesungguhnya masih banyak bank lain yang beroperasi di Duri. Untuk Jam buka dan layanan masing-masing bank dapat berbeda. Untuk itu, nasabah disarankan untuk mengunjungi website resmi bank terkait atau menghubungi call center untuk informasi lebih lanjut. Semoga informasi ini membantu anda, khususnya masyarakat Duri dalam memilih bank yang sesuai dengan kebutuhan mereka.