Bocorkan Kiat Sukses Strategi Digital Marketing Saat Ramadan Brand di Growhub Lifestyle
Lifestyle
Jumat, 09 Februari 2024 | 20:26 WIB

Bocorkan Kiat Sukses Strategi Digital Marketing Saat Ramadan Brand di Growhub

katakabar.com - Mediatics Digital Indonesia gelar Growhub, talkshow seputar digital marketing rutin tahunan. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 100 partisipan meliputi 35 brand dengan berbagai kategori industri, "Sudah 7 tahun Mediatics berdiri sebagai digital agency yang menghubungkan pihak brand dan partners di ranah Digital Media Placement dan Influencer Management," ujar Managing Director Mediatics Digital indonesia, Matt Junior saat pembukaan Growhub, di pekan pertama Februari 2024 lalu. Acara Growhub biar maksimal kali ini, kata Matt, Mediatics gandeng 10 partnernya untuk memberikan insights dan resources bagibrand dalam memanfaatkan momen Ramadan. Tahun ini Mediatics usung tema acara Growhub "Breaking Through The Noise: Attention-Grabbing Digital Amplifications for Ramadan", dihadiri pembicara dari beberapa partner, seperti Noice, Emtek Digital, Vidio, Vindes, Sinarmas, Folkative Group, dan Google Indonesia. Event ini, ulas Matt, terlaksana atas dukungan dari para partner yang membuka booth dan memberikan solusi strategi digital marketing saat Ramadan, seperti Kompas, Tribun, Detik, Emtek Group, Suara, MNC, Noice, Traveloka Ads, Influence GoNet, Higo, Folkative, Vindes, & AIM (Asosiasi Influencer Marketing). Sr. Digital Media Planning Manager Mediatics Digital Indonesia, Lundy Sebastian awali paparan. Menurutnya, terdapat 3 alasan mengapa Ramadan jadi momen penting untuk brand. Pertama, umumnya audiens lebih aktif di internet saat menunggu waktu berbuka. Kedua, karena audiens lebih aktif pada digital space, maka interaction rate pada digital content juga akan jadi lebih tinggi. Ketiga, penjualan bakal berpotensi melesat tajam karena peningkatan purchasing behavior oleh audiens imbas dari pemberian Tunjangan Hari Raya (THR). Selain itu, para brand bisa pertimbangkan kehadiran Audio Content yang lebih sering saat Ramadan. Dari data, audiens lebih banyak menikmati audio content seperti tausiyah, lagu religi, dan sejenisnya pada saat Ramadan, ujar Benedictus Octario, General Manager Noice. Tak hanya memperhatikan format konten, Tengku M. Rizaldi Head of Sales dan Solutions Specialist Vidio menyatakan, waktu penayangan juga harus diperhatikan. Karena saat Ramadan, prime time atau peak hour dimulai dari saat sahur tiba yaitu 02.00 WIB hingga 04.00 WIB dan saat menunggu waktu berbuka pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Lantaran banyaknya variasi aktivitas digital dan non digital saat Ramadan, brand harus jeli dalam menentukan strategi apa yang cocok bagi audiens nya, ujar Dimas Iriawan, Creative Marketing Vindes Corp. Berikutnya di sesi tayang bincang, Digital Marketing Manager Sinarmas, Mohamad Arief Rizky berbicara mengenai strategi apa yang harus dilakukan oleh brand saat Ramadan. Di sesi ini Arief mengungkapkan bahwa setiap brand pasti memiliki strateginya masing-masing saat menjalani campaign dan hal tersebut memang dapat disesuaikan dengan objective yang dimiliki. Misalnya saat brand sedang menjalani awareness campaign, tujuan yang harus dicapai adalah audiens harus bisa mengingat brand tersebut. Jadi, mengukur Ad Recall salah satu hal penting yang harus dilakukan. Lalu, Product Marketing Manager Google Indonesia, Giovanni Marsie menekankan, ada beberapa tema konten saat Ramadan yang disukai oleh audiens, yakni konten kesehatan, konten spiritual atau religi, dan konten makanan seperti "Mukbang” yang trend pencariannya all-time high selama Ramadan. Begitu pula dapat memanfaatkan konten purchase-related seperti fashion dan barang-barang yang biasanya dipakai saat Ramadan. Pada sesi terakhir, Chief Marketing Officer Folkative Group, Danny Syah Aryaputra memberikan tips bagi brand yang ingin campaign dan kontennya banyak dilirik saat Ramadan. "Being original", sebutnya, salah satu kunci keberhasilannya. Jika brand ingin mengikuti trend yang ada, hal yang harus diingat apakah brand tersebut adaptive dengan trend yang dipilih. Soalnya tidak semua trend bisa langsung diaplikasikan begitu saja. Melalui acara Growhub ini, Mediatics Digital Indonesia berharap dapat memberikan insights yang bermanfaat bagi para digital marketer dan business owner dalam merencanakan strategi digital marketing untuk bisnisnya.

Talkshow Sejuta Manfaat Kebaikan Sawit, BPDPKS Tepis Kampanye Hitam Sawit Serba Serbi
Serba Serbi
Sabtu, 28 Oktober 2023 | 20:49 WIB

Talkshow Sejuta Manfaat Kebaikan Sawit, BPDPKS Tepis Kampanye Hitam Sawit

Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) tepi kampanye hitam kelapa sawit melaluo talkshow 'Sejuta Manfaat Kebaikan Sawit' di Jakarta. Di kegiatan itu dijabarkan gimana Indonesia bisa jadi negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Berbagai produk mulai dari makanan dan minuman hingga produk perawatan kulit banyak dihasilkan menggunakan bahan baku minyak kelapa sawit. Selain dua produk turunan tadi, minyak kelapa sawit memiliki banyak manfaat lain yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat. Pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Pusat, Intan Nurcahyani yang tampil sebagai pembicara menerangkan, industri kelapa sawit selama ini telah banyak membantu masyarakat terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan di kawasan pedesaan. "Industri kelapa sawit jadi salah satu sumber pendapatan untuk pekerja dan membantu pengentasan garis kemiskinan di pedesaan, sebab kebanyakan area operasionalnya berada di remote area," ulasnya dari keterangan resmi, dilansir dari laman elaeis.co, pada Sabtu (28/10). Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menunjukkan, ujar Intan, industri kelapa sawit di tahun 2021 lalu telah menyediakan lapangan pekerjaan sebanyak 16 juta tenaga kerja baik secara langsung maupun tidak langsung. Temuan menarik lainnya, kata Intan lagi, total perkebunan kelapa sawit di Indonesia luasnya hanya 8 persen dari total luas negara Indonesia. Beberapa contoh daerah di Indonesia yang mengelola perkebunan kelapa sawit, Aceh, Jambi, Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Lalu, apa saja produk yang dihasilkan dari minyak kelapa sawit? Dijelaskan Intan, ada produk minyak kelapa sawit yang dihasilkan banyak dimanfaatkan untuk pangan, selai cokelat, margarin, roti, sereal, biskuit, keripik, mayonaise, dan lainnya. "Sawit sebelumnya kita lihat hanya sebagai minyak goreng, hanya untuk menggoreng-goreng. Padahal, sebenarnya dari kita membuka mata hingga kita tidur lagi selama 24 jam, begitu banyak menggunakan produk berbahan dasar minyak kelapa sawit," bebernya. Dengan skala produk yang luas tersebut, tambah Intan, industri kelapa sawit Indonesia telah menjadi penyumbang devisa nomor satu di sektor non migas.

Cerita Kebaikan Sawit di Kampus Yogyakarta Bersama 11 Universitas Sawit
Sawit
Rabu, 02 Agustus 2023 | 22:19 WIB

Cerita Kebaikan Sawit di Kampus Yogyakarta Bersama 11 Universitas

Yogyakarta, katakabar.com - Di penghujung Juli 2023 lalu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) taja Talkshow GenSawit bertajuk, 'Ngobrol Sawit di Kampus Yogyakarta'. “Kegiatan ini sebuah pergerakan (movement). Namanya GenSawit, Generasi Sawit, yakni generasi memiliki pemahaman yang baik soal kelapa sawit sekaligus bisa membantu perkenalkan kelapa sawit ke sekitarnya,” ujar Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal Sutawijaya lewat keterangan resminya dilansir dari laman bpdp.or.id, pada Rabu (2/8). Pimpinan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia, Febrian Ramadhani mengajak generasi muda turut ambil peran menjaga stabilitas kelapa sawit dari ancaman isu yang terus merongrong. “Peran generasi muda soal isu-isu negatif tentang sawit mesti punya pemahaman yang baik. Itu sebabnya, generasi muda mesti paham dari hulu hingga hilir suatu industri,” kata Febrian. Tidak hanya itu tuturnya, generasi muda harus jadi garda terdepan sebagai penyalur informasi khususnya informasi positif tentang sawit kepada masyarakat. Bidang Kampanye Positif GAPKI, Intan Nurcahayani mengaminkan Febrian. Menururnya, generasi muda khususnya mahasiswa harus ammbil peran dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di sektor sawit. “Sektor sawit membantu lebih dari 10 juta orang keluar dari garis kemiskinan. Kehadiran perusahaan perkebunan kelapa sawit di pedesaan mampu memberikan stimulus melalui program kemitraan atau Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat setempat,” jelasnya. Kita sebagai generasi muda sama-sama berjuang mempertahankan komoditas strategis ini. Apalagi produk olahan turunan minyak kelapa sawit bukan barang awam di kalangan masyarakat, seperti penggunaan mulai dari minyak kelapa sawit sering dijumpai dan digunakan secara tidak sadar khususnya generasi muda. “Produk turunan minyak kelapa sawit mendukung 24 jam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, yakni minyak goreng, margarin, coklat, roti, lipstik, lotion, foundation, sabun, deterjen, hingga bahan bakar nabati,” bebernya. Bidang SDM dan Internasional DPP APKASINDO, Djono Albar Burhan, menekankan, jutaan masyarakat Indonesia selama ini diuntungkan dengan ekosistem industri kelapa sawit. "Sawit tetap jadi komoditas strategis menunjang kebutuhan hidup manusia. Dengan meningkatnya populasi manusia di dunia ini, minyak kelapa sawit buat pasokan minyak nabati produktif untuk memenuhi banyak kebutuhan manusia di masa depan,” terangnya. Senior Analis Divisi Perusahaan BPDPKS, Anwar Sadat menimpali, BPDPKS berkomitmen terus melakukan pengembangan sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Sasaran strategis BPDPKS, yakni untuk perbaikan kesejahteraan petani sawit, stabilisasi harga Crude Palm Oil (CPO), dan untuk memperkuat industri hilir sawit,” tegasnya. Tujuan program promosi lanjutnya, untuk meningkatkan citra positif kelapa sawit di masyarakat, memperluas pasar kelapa sawit, dan tumbuhkembangkan pasar kelapa sawit. “Sawit komoditas strategis di Indonesia dari aspek penyerapan tenaga kerja, andalan ekspor, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi negara, dan mendukung ketahanan energi dan pengurangan emisi karbon,” sebutnya. Diketahui, Gensawit Talkshow cukup meriah dengan hadir ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta, ditambah lagi mendapat sambutan positif dari masyarakat sangat penting. Selain talkshow, turut serta sejumlah mahasiswa dari 11 BEM Universitas di Yogyakarta memberikan pandangan tentang kelapa sawit melalui Lomba Narasi #SawitBaik.