Yogyakarta, katakabar.com - Di penghujung Juli 2023 lalu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDKS) taja Talkshow GenSawit bertajuk, "Ngobrol Sawit di Kampus Yogyakarta"

Kepala Divisi Perusahaan BPDPKS, Achmad Maulizal Sutawijaya yang buka acara. "Kegiatan ini sebuah pergerakan (movement), makanya kita sudah punya namanya GenSawit," ujarnya.

Generasi sawit kata Achmad, generasi yang punya pengetahuan dan pemahaman yang baik mengenai kelapa sawit. Di mana nanti bisa membantu untuk perkenalkan kelapa sawit ke wilayah sekitarnya.

"Kelapa sawit berdampak besar kepada pemenuhan kebutuhan sehari-hari manusia. Jutaan masyarakat gantungkan hidup di sektor kelapa sawit tersebar di sejumlah perkebunan yang ada di Indonesia," jelasnya.

Pimpinan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia, Febrian Ramadhani menyeru generasi muda ambil peran menjaga stabilitas kelapa sawit dari ancaman isu-isu negatif tentang kelapa sawit.

"Kalau generasi muda mau ambil peran mengenai isu-isu negatif sawit, berarti mesti punya pengetahua dan pemahaman yang baik, serta mesti jadi generasi muda yang paham dari hulu hilir suatu industri," seru Febrian di kegiatan Talkshow Gensawit di Grand Ambarrukmo, Yogyakarta.

Kata Febrian, generasi muda mesti berdiri di garda terdepan jadi penyalur informasi khususnya mengenai informasi positif kepada masyarakat. 

Bidang Kampanye Positif GAPKI, Intan Nurcahayani menimpali, generasi muda khususnya mahasiswa dipersiapkan memang untuk ambil peran dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di sektor sawit.

"Sektor sawit membantu lebih dari 10 juta orang keluar dari garis kemiskinan," tegas penuh semangat.

Diceritakan Intan, kehadiran perusahaan perkebunan kelapa sawit di pedesaan mampu memberikan stimulus melalui program kemitraan atau CSR bagi masyarakat setempat. Itu sebabnya, kita sebagai generasi muda harus sama-sama berjuang mempertahankan komoditas strategis ini.

Selain itu, produk olahan turunan minyak kelapa sawit bukan barang awam di kalangan masyarakat, penggunaan dari minyak kelapa sawit sering dijumpai dan digunakan secara tidak sadar khususnya generasi muda.

"Produk turunan minyak kelapa sawit mendukung 24 jam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia, seperti minyak goreng, margarin, coklat, roti, lipstick, lotion, foundation, sabun, deterjen, hingga bahan bakar nabati," bebernya.

Bidang SDM dan Internasional DPP APKASINDO, Djono Albar Burhan memberikan tanggapan soal jutaan masyarakat Indonesia yang selama ini diuntungkan dengan ekosistem industri kelapa sawit.

"Kelapa sawit yakin bakal tetap jadi komoditas strategis menunjang kebutuhan hidup manusia. Apalagi meningkatnya populasi manusia didunia ini, minyak kelapa sawit dapat membuat pasokan minyak nabati yang produktif yang bisa memenuhi banyak kebutuhan manusia di kemudian hari," jelas Djono.

Senior Analis Divisi Perusahaan BPDPKS, Anwar Sadat menekankan mengenai komitmen BPDPKS untuk pengembangan sawit berkelanjutan sebagai komoditas strategis nasional untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia.

"Sasaran strategis BPDPKS, yakni untuk perbaikan kesejahteraan petani sawit, stabilisasi harga CPO, dan untuk memperkuat industri hilir sawit," tuturnya.

Tujuan program promosi ucap Anwar, untuk meningkatkan citra positif kelapa sawit di masyarakat, memperluas pasar kelapa sawit, menumbuhkembangkan pasar kelapa sawit. 

"Sawit komoditas strategis di Indonesia dari aspek penyerapan tenaga kerja, andalan ekspor, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi negara, dan mendukung ketahanan energi dan pengurangan emisi karbon," terangnya.

Acara Gensawit Talkshow meriah, sebab hadir ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Yogyakarta dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Mahasiswa dari 11 BEM Universitas di Yogyakarta turut memberikan pandangan tentang kelapa sawit melalui Lomba Narasi #SawitBaik.

Kegiatan dari pagi hingga sore dan masing-masing ditutup dengan penampilan musik dari Orkes Opet dan Bulan Sutena semakin meriah dan hidup suasana di acara talkshow.