Udara

Sorotan terbaru dari Tag # Udara

KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 24 Februari 2026 | 08:07 WIB

KAI Daop 9 Jember Intensifkan Patroli Udara dan Penertiban Jalur

Jember, katakabar.com - Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember perketat pengawasan di sepanjang jalur kereta api. Langkah itu diambil untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta masyarakat, terutama mengantisipasi tradisi 'ngabuburit' di sekitar rel yang berisiko tinggi. Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan jalur kereta api bukanlah area publik untuk beraktivitas santai. KAI berkomitmen penuh menciptakan kondisi yang aman dan nyaman menjelang masa Angkutan Lebaran 2026. Guna mengantisipasi masyarakat yang nekat beraktivitas di jalur rel saat sore hari, Daop 9 Jember mengerahkan personel pengamanan (Pam) jalur untuk melakukan patroli rutin. Menariknya, tahun ini KAI juga memanfaatkan teknologi untuk menjangkau area yang sulit diakses. “Kami melakukan pemantauan udara menggunakan drone di titik-titik yang tidak terjangkau oleh patroli darat. Ini memudahkan kami mendeteksi aktivitas membahayakan di sepanjang jalur,” kata Cahyo. Selain patroli fisik dan udara, Daop 9 juga melakukan pendekatan preventif melalui: - Edukasi Langsung: Sosialisasi bahaya beraktivitas di sekitar rel kepada warga sekitar. - Peringatan Visual: Pemasangan banner di berbagai titik strategis sepanjang jalur kereta api. Sebagai bagian dari target keselamatan tahun 2026, Daop 9 Jember bergerak cepat dalam program penutupan dan penyempitan perlintasan sebidang liar. Dari target 8 titik di tahun ini, 3 titik telah berhasil dieksekusi, yakni: - KM 95+7/8 (Bayeman - Probolinggo): Penutupan perlintasan liar. - KM 158+2/3 (Jatiroto - Tanggul): Penutupan perlintasan liar. - KM 55+7/8 (Kalisetail - Temuguruh): Penyempitan perlintasan untuk membatasi akses kendaraan besar. Tak hanya perlintasan, KAI juga menindak bangunan liar yang mengganggu ruang manfaat jalan kereta api. Baru-baru ini, telah dilaksanakan pembongkaran satu titik bangunan liar di Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Hingga Februari 2026, KAI Daop 9 tercatat telah melaksanakan 11 kali sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang. Hal ini membuktikan aspek keselamatan tidak bisa hanya mengandalkan petugas, namun juga butuh kesadaran kolektif dari masyarakat. “Seluruh langkah ini adalah persiapan kami menyambut masa Angkutan Lebaran 2026. Kami ingin memastikan saat arus mudik nanti dimulai, jalur benar-benar steril dan aman sehingga pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan maksimal tanpa kendala operasional,” imbuh Cahyo. KAI mengimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan yang ada demi kebaikan bersama. Mari jadikan momentum Ramadhan ini sebagai waktu untuk meningkatkan disiplin demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

TDI Dukung PTSL di Kabupaten Nagan Raya Lewat Pemetaan Udara Berbasis Drone Tekno
Tekno
Sabtu, 12 Juli 2025 | 21:00 WIB

TDI Dukung PTSL di Kabupaten Nagan Raya Lewat Pemetaan Udara Berbasis Drone

Jakarta, katakabar.com - Sebagai upaya mendukung kelancaran Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL yang dicanangkan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Terra Drone Indonesia telah melakukan pekerjaan survey pemetaan udara di wilayah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Pemetaan ini mencakup area seluas kurang lebih 1.644 hektar, mencakup berbagai bentuk lahan yang menjadi bagian dari program sertifikasi tanah nasional. Terra Drone Indonesia atau TDI memanfaatkan drone fixed wing untuk melaksanakan pemetaan udara secara efisien dan akurat. Drone fixed wing memiliki keunggulan dalam jangkauan terbang yang luas, waktu terbang yang lama, serta hasil citra resolusi tinggi yang ideal untuk keperluan pemetaan skala besar seperti program PTSL. Selain itu, proses pengambilan data lapangan, tim Terra Drone juga menggunakan perangkat Global Navigation Satellite System atau GNSS tipe geodetik untuk memastikan presisi data koordinat. Penggunaan teknologi ini penting dalam proses georeferensi citra udara agar data spasial yang dihasilkan dapat digunakan sebagai dasar pemetaan pertanahan secara resmi. PTSL atau Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap adalah program strategis nasional yang bertujuan untuk mempercepat proses sertifikasi tanah bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Program ini tidak hanya memberikan kepastian hukum atas hak kepemilikan tanah, tapi mendorong stabilitas sosial dan ekonomi, mengingat banyak masyarakat yang selama ini belum memiliki bukti legal atas lahan yang mereka tempati. Dengan penggunaan teknologi drone dan GNSS geodetik, kegiatan pemetaan dalam program PTSL kini dapat dilakukan lebih cepat, hemat biaya, dan minim risiko dibandingkan dengan metode survei manual konvensional. Selain itu, data hasil pemetaan udara dapat dimanfaatkan untuk analisis topografi, validasi batas lahan, serta digitalisasi peta bidang tanah, yang semuanya menjadi komponen penting dalam proses sertifikasi tanah. Terra Drone Indonesia atau TDI berkomitmen untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam transformasi digital di sektor pertanahan. Keterlibatan dalam proyek pemetaan PTSL di Kabupaten Nagan Raya menjadi wujud nyata kolaborasi antara teknologi modern dan kebutuhan masyarakat akan legalitas tanah yang transparan dan berkeadilan.

Jaga Kualitas Udara Demi Lingkungan Sehat Lewat Pelatihan POIPPU Online EA Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 06 April 2025 | 15:06 WIB

Jaga Kualitas Udara Demi Lingkungan Sehat Lewat Pelatihan POIPPU Online EA

Jakarta, katakabar.com - Sebagai bentuk komitmen pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor industri, Energy Academy kembali taja Pelatihan POIPPU secara online. Program ini dirancang untuk mencetak tenaga profesional yang kompeten dalam mengelola emisi udara industri melalui pengoperasian instalasi pengendalian pencemaran udara. Peran Strategis POIPPU pada Industri Di tengah meningkatnya aktivitas industri, kualitas udara menjadi tantangan serius yang harus dihadapi dengan solusi berbasis kompetensi. Tenaga kerja yang memahami sistem pengendalian pencemaran udara sangat dibutuhkan, terutama yang memegang peran sebagai Penanggung Jawab Operasional Instalasi Pengendalian Pencemaran Udara (POIPPU). Lantatan itu, Training POIPPU hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut. Program ini memberikan pemahaman komprehensif tentang operasional instalasi pengendalian emisi, perawatan peralatan, hingga pengawasan dampak pencemaran udara di kawasan industri. Pelatihan Berlandaskan Regulasi Nasional Diklat POIPPU berpedoman pada sejumlah peraturan penting, antara lain: Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara Peraturan Menteri LHK terkait baku mutu emisi dan pengelolaan instalasi pencemaran udara Dengan basis hukum yang kuat, pelatihan ini memastikan peserta mendapatkan bekal yang sesuai dengan standar nasional dan praktik industri terbaik. Materi Pelatihan Praktis dan Terstruktur Melalui Pelatihan POIPPU, peserta mempelajari berbagai unit kompetensi penting, antara lain: - Mengoperasikan alat pengendali pencemaran udara - Melakukan perawatan peralatan pengendalian emisi - Menilai tingkat pencemaran udara dari emisi industri - Mengidentifikasi bahaya dan risiko di area kerja - Menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bidang lingkungan Semua materi disampaikan secara daring oleh instruktur berpengalaman dan bersertifikasi, sehingga memungkinkan peserta dari berbagai daerah untuk mengikuti pelatihan tanpa harus datang ke lokasi.

Optimalisasi Kontrol Polusi Air di Tempat Kerja Lewat Training PPPA Energy Academy Lingkungan
Lingkungan
Kamis, 03 April 2025 | 20:52 WIB

Optimalisasi Kontrol Polusi Air di Tempat Kerja Lewat Training PPPA Energy Academy

Jakarta, katakabar.com - Sebagai bagian dari upaya mewujudkan tempat kerja yang ramah lingkungan, Energy Academy sukses gelar Training PPPA secara daring. Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi para profesional mengendalikan pencemaran air yang dihasilkan dari kegiatan industri. Dengan pendekatan digital yang interaktif, Pelatihan PPPA mampu menjangkau peserta dari berbagai daerah tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Selama Diklat PPPA, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tapi praktik berbasis studi kasus yang relevan dengan kondisi lapangan. Pelatihan PPPA ini berpedoman pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PERMENLHK) Nomor P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018 yang mengatur standar dan sertifikasi kompetensi pengendalian pencemaran air. Dalam pelaksanaannya, Sertifikasi PPPA dilakukan sesuai ketentuan dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga memiliki legalitas yang kuat. Peserta Training PPPA mendapatkan berbagai materi penting, termasuk identifikasi sumber pencemaran, pemilihan dan pengoperasian instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pemantauan kualitas air, serta aspek keselamatan dan kesehatan kerja dalam pengelolaan air limbah. Semua ini diberikan secara terstruktur dan aplikatif oleh instruktur berpengalaman dari Energy Academy. Selama Diklat PPPA, peserta menunjukkan semangat tinggi dalam berdiskusi, menyampaikan pandangan, dan menyelesaikan tugas-tugas berbasis simulasi. Ini menjadi bukti bahwa kesadaran akan pentingnya pengelolaan air limbah di tempat kerja semakin meningkat. Melalui Sertifikasi PPPA, Energy Academy berhasil mencetak tenaga ahli yang siap menerapkan sistem pengendalian pencemaran air secara efektif di lingkungan industri. Langkah ini penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membantu perusahaan mematuhi regulasi yang berlaku.