Wisatawan
Sorotan terbaru dari Tag # Wisatawan
byFood dan KOKUBU Luncurkan Tur Eksklusif Pabrik Sake Wisatawan Internasional
Tokyo, katakabar.com - Pengalaman budaya langka yang menggabungkan pabrik sake berusia 200 tahun, kuliner hasil karya koki, dan penceritaan yang mendalam. Seiring meningkatnya kunjungan wisata internasional ke Jepang hingga mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, sebuah pengalaman premium baru mengajak para pelancong global untuk menjelajahi Jepang melalui salah satu tradisi budayanya yang paling ikonik: sake. Tablecross Inc., perusahaan di balik platform wisata kuliner global byFood, telah bermitra dengan KOKUBU Group Corp., salah satu distributor makanan dan minuman paling bersejarah di Jepang, untuk meluncurkan perjalanan eksklusif ke pabrik sake yang dirancang untuk pengunjung internasional yang mencari pengalaman budaya yang lebih mendalam. Kini tersedia melalui byFood, pengalaman istimewa ini memungkinkan para tamu untuk memasuki pabrik bir berusia 200 tahun, bertemu dengan para perajin di balik minuman paling terkenal di Jepang, dan menikmati paduan kuliner mewah yang dibuat oleh koki sushi ternama. Pengalaman ini kali pertama diujicobakan pada November 2025 di Tamura Sake Brewery, sebuah pabrik sake bersejarah yang didirikan pada tahun 1822 di Fussa, Tokyo, di mana para peserta menggambarkan tur tersebut sebagai "salah satu pengalaman budaya paling otentik di Jepang." Mengapa pengalaman ini menarik perhatian global? Pariwisata mancanegara di Jepang telah memasuki era pertumbuhan baru. Pada 2025 lalu, negara ini menyambut 42,7 juta pengunjung internasional, melampaui angka 40 juta wisatawan untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pengeluaran wisatawan juga mencapai rekor 9,5 triliun yen, mencerminkan permintaan yang kuat untuk wisata pengalaman dan wisata budaya yang mendalam. Di saat yang sama, minat terhadap sake Jepang berkembang pesat di seluruh dunia. Menurut Badan Pajak Nasional Jepang, ekspor minuman beralkohol Jepang melonjak pada tahun 2024, dengan ekspor sake tumbuh sebesar 106 persen baik dalam nilai maupun volume. Akibatnya, wisatawan internasional semakin mencari pengalaman yang melampaui sekadar melihat-lihat mencari kesempatan untuk memahami keahlian, filosofi, dan warisan di balik budaya kuliner Jepang. Program baru ini dirancang khusus untuk memenuhi permintaan tersebut. Perjalanan menyelami budaya sake Pengalaman ini dikembangkan bekerja sama dengan IRIS Inc., sebuah perusahaan yang dikenal karena merancang tur sake yang berfokus pada penceritaan dan interpretasi budaya. Alih-alih sekadar menjelaskan teknik pembuatan sake, program ini mengeksplorasi peran budaya sake yang lebih dalam hubungannya dengan spiritualitas Jepang, tradisi musiman, dan kehidupan komunitas. Para tamu mengunjungi Pabrik Sake Tamura, yang bangunan bersejarahnya terdaftar sebagai warisan budaya nasional, mewakili lebih dari dua abad keahlian. Selama tur, pengunjung berjalan-jalan di sekitar area pabrik bir, mempelajari proses pembuatan bir yang rumit, dan menemukan filosofi yang telah membimbing pabrik bir ini selama beberapa generasi. Pengalaman ini diakhiri dengan sesi mencicipi sake yang dipandu, disesuaikan dengan preferensi dan tingkat pengetahuan setiap tamu tentang sake. Paduan kuliner koki sushi ternama Salah satu elemen paling khas dari program ini adalah kolaborasi kulinernya dengan Sushi Udatsu, sebuah restoran sushi terkenal yang terletak di distrik Nakameguro, Tokyo. Chef Hisashi Udatsu menyiapkan makan siang yang dirancang khusus di tempat pembuatan sake, memadukan sake khas Tamura Brewery dengan hidangan yang terinspirasi dari sushi tradisional Edomae. Hasilnya adalah kesempatan langka untuk mengeksplorasi hubungan antara masakan Jepang, kerajinan tangan, dan budaya sake dalam satu lingkungan yang imersif. Sorotan pengalaman Pengalaman di Pabrik Sake Berkualitas Tinggi meliputi: • Upacara penyambutan yang diselenggarakan oleh pabrik bir. • Tur berpemandu pribadi ke pabrik bir bersejarah • Bercerita tentang tradisi sake • Sesi mencicipi sake yang dipersonalisasi • Makan siang premium dipadukan dengan sake pilihan • Botol sake dengan label khusus sebagai suvenir Halaman pengalaman https://www.byfood.com/experiences/tokyo-signature-sake-journey-46701 Memperluas pariwisata sake di seluruh Jepang Tablecross Inc. dan KOKUBU Group Corp. berencana untuk memperluas program ini dengan berkolaborasi dengan pabrik sake di seluruh Jepang. Dengan menghubungkan para wisatawan dengan orang-orang, cerita, dan tradisi di balik produksi sake regional, inisiatif ini bertujuan untuk mendukung pabrik sake lokal sekaligus mendorong pariwisata di luar kota-kota besar Jepang. Tentang byFood byFood adalah platform global yang didedikasikan untuk berbagi budaya kuliner Jepang dengan dunia. Melalui byFood, wisatawan internasional dapat memesan pengalaman kuliner, memesan restoran, dan menemukan produk makanan Jepang langsung dari produsen lokal. Situs web https://www.byfood.com/ YouTube https://www.youtube.com/@JapanbyFood
Dollar Melambung, Wisatawan Domestik Kompak Incar Liburan di Dalam Negeri
Jakarta, katakabar.com - Menjelang musim libur panjang lebaran tahun ini, terjadi pergeseran tren yang signifikan di kalangan wisatawan nusantara. Faktor utama yang mengubah peta perjalanan masyarakat Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi global yang menyebabkan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah tembus angka Rp17.000. Para pelancong lokal kini kompak mengalihkan incaran liburan mereka ke berbagai destinasi domestik sebagai alternatif untuk bepergian ke destinasi internasional. Fenomena ini tidak hanya dipicu oleh mahalnya biaya liburan ke luar negeri akibat pelemahan Rupiah, tetapi juga diperparah oleh situasi geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah. Konflik yang masih berlanjut di sana turut menyumbang kekhawatiran dan menurunkan minat masyarakat untuk berpergian ke luar negeri. Situasi ini diperburuk dengan adanya laporan sejumlah maskapai penerbangan internasional yang gagal terbang atau mengalami penundaan, sehingga banyak wisatawan mancanegara (termasuk WNI) terjebak dan tidak bisa kembali ke negara asal sesuai jadwal. Kekacauan perjalanan internasional ini semakin menegaskan pilihan masyarakat untuk memilih liburan yang lebih aman, dekat, dan tentunya ramah di kantong di tengah tekanan ekonomi. Tapi di tengah situasi tersebut, sektor pariwisata domestik justru melihat peluang. Berkurangnya minat masyarakat untuk bepergian ke luar negeri mendorong banyak wisatawan untuk kembali melirik destinasi di dalam negeri. Sejumlah destinasi unggulan Indonesia diperkirakan akan kembali ramai dikunjungi oleh wisatawan nusantara. Berikut beberapa destinasi yang menjadi pilihan favorit: Bali Pulau Dewata tetap menjadi destinasi favorit wisatawan lokal. Selain pantai dan budayanya yang mendunia, Bali dianggap sebagai “rumah kedua” bagi wisatawan yang ingin menikmati fasilitas berkelas internasional tanpa menghabiskan banyak waktu untuk mengurus paspor dan visa. Bali menawarkan berbagai jenis penginapan, mulai dari vila mewah hingga penginapan murah, dan penerbangan langsung dari berbagai kota di Indonesia. Ini membuat Bali pilihan yang paling masuk akal di tengah harganya. Yogyakarta Kota pelajar ini tidak pernah kehilangan pesonanya. Kenaikan jumlah wisatawan lokal sudah terlihat sejak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) beberapa waktu lalu, dan tren ini diprediksi akan berlanjut hingga lebaran. Yogyakarta menawarkan paket liburan lengkap mulai dari wisata candi bersejarah seperti Borobudur dan Prambanan, petualangan alam di Gunung Merapi dan pantai-pantai selatan, hingga kuliner khas yang legendaris dengan harga yang tetap bersahabat. Bandung Bagi masyarakat Jabodetabek dan sekitarnya, Bandung adalah destinasi liburan akhir pekan yang selalu menarik untuk dikunjungi. Udara sejuk, ragam kuliner kreatif, serta factory outlet yang mendagangkan busana bermerek dengan harga diskon menjadi magnet utama. Selain itu, banyaknya villa dan hotel dengan pemandangan indah di kawasan Lembang dan Dago Pakar menjadikan Bandung sebagai destinasi favorit untuk melepas penat dengan biaya yang terjangkau. Danau Toba Menawarkan keindahan alam yang spektakuler, Danau Toba di Sumatera Utara telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling memikat di Indonesia. Dikenal sebagai salah satu danau vulkanik terbesar di dunia, Danau Toba menawarkan panorama alam yang menenangkan, dengan Pulau Samosir yang terletak di tengahnya memiliki kaya akan budaya dan tradisi masyarakat Batak, menambah keunikan dalam pengalaman bagi setiap pengunjung. Destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Indonesia kelas dunia dengan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan berwisata ke luar negeri. Bagi wisatawan yang ingin menikmati persona alam ini dengan lebih dekat, menginap di Marianna Resort & Convention Tuktuk Samosir dapat menjadi pilihan yang tepat. Terletak di kawasan Tuktuk di Pulau Samosir, resort ini menawarkan suasana yang tenang dengan pemandangan langsung ke Danau Toba. Lingkungannya yang dikelilingi alam membuat setiap momen terasa lebih santai. Fenomena ini menjadi dorongan bagi industri pariwisata domestik untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat upaya promosi. Di tengah berbagai ketidakpastian global, konsep “berlibur di negara sendiri” tidak lagi dianggap sekedar alternatif, melainkan telah berkembang menjadi pilihan utama yang praktis, cerdas, dan menyenangkan.
Sepanjang 2025, 1.377 Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api di Sumsel
Palembang, katakabar.com - Masa angkutan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah kelar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mencatat capaian positif pada layanan penumpang mancanegara yang menggunakan moda transportasi kereta api di wilayah Sumatera Selatan. Selama periode angkutan Nataru 2025-2026, KAI Divre III Palembang melayani sebanyak 57 penumpang mancanegara yang menggunakan layanan kereta api. Angka ini menjadi bagian dari tren positif sepanjang tahun 2025, di mana secara kumulatif tercatat 1.377 wisatawan mancanegara menggunakan kereta api di wilayah Divre III Palembang. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan capaian tersebut menunjukkan kepercayaan wisatawan asing terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal untuk menjelajahi berbagai destinasi di Sumatera Selatan. “Kereta api menjadi pilihan wisatawan mancanegara dalam mendukung perjalanan mereka. Selain ketepatan waktu dan kenyamanan, kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang aman sekaligus ramah lingkungan,” ujar Aida Suryanti Data sepanjang tahun 2025 menunjukkan, Stasiun Kertapati tercatat sebagai stasiun dengan jumlah keberangkatan wisatawan mancanegara terbanyak, yakni 690 wisatawan. Selanjutnya disusul Stasiun Lubuk Linggau sebanyak 259 wisatawan, Stasiun Lahat sebanyak 159 wisatawan, Stasiun Muara Enim sebanyak 122 wisatawan, serta Stasiun Prabumulih sebanyak 69 wisatawan mancanegara. Menurut Aida Suryanti, peningkatan berkelanjutan ini menegaskan peran strategis kereta api sebagai moda transportasi utama bagi wisatawan internasional dalam menjangkau destinasi unggulan di Sumatera Selatan, mulai dari kawasan perkotaan hingga daerah yang kaya akan potensi alam dan budaya. Capaian tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah mendorong penguatan devisa negara melalui sektor pariwisata, sekaligus mempercepat transformasi menuju mobilitas rendah emisi dan pariwisata berkelanjutan. Kehadiran wisatawan mancanegara tidak hanya berdampak pada peningkatan devisa, tetapi juga berkontribusi pada promosi budaya, pelestarian lingkungan, serta pertumbuhan ekonomi lokal. “Kedatangan wisatawan asing turut menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, dan ekonomi kreatif di daerah. Selain itu, keramahan masyarakat serta keindahan alam Indonesia yang mereka rasakan menjadi bagian penting dalam membangun citra positif Indonesia di mata dunia,” tutur Aida. “KAI akan terus berkomitmen meningkatkan dan mendukung pariwisata sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan lingkungan, sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai tulang punggung mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” tambah Aida Suryanti.
Museum Lawang Sewu Magnet Wisata Nataru Dikunjungi 568 Ribu Lebih Wisatawan Sepanjang 2025
Semarang, katakabar.com - Museum Lawang Sewu terus kuatkan perannya sebagai destinasi wisata sejarah unggulan nasional. Sepanjang tahun 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui anak usahanya KAI Wisata mencatat sebanyak 568.075 pengunjung datang ke ikon Kota Semarang tersebut. Capaian ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata berbasis edukasi dan heritage, khususnya pada periode libur akhir tahun. Dibangun pada 1904 sebagai kantor pusat Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM), Lawang Sewu menjadi saksi awal berkembangnya jaringan perkeretaapian di Indonesia, yang menghubungkan Semarang dengan wilayah pedalaman Jawa. Nilai sejarah tersebut terus dihadirkan dalam format yang relevan dengan generasi masa kini, menjadikan Lawang Sewu ruang belajar sekaligus ruang rekreasi yang inklusif. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan pengelolaan Museum Lawang Sewu diarahkan pada keseimbangan antara pelestarian bangunan Cagar Budaya Nasional dan penguatan fungsi edukasi publik. “Kami menghadirkan pengalaman berkunjung yang adaptif terhadap perkembangan zaman, melalui fasilitas seperti Immersive Cinema serta penataan pencahayaan malam yang memperkaya eksplorasi sejarah perkeretaapian secara interaktif,” ujar Anne. Momentum libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dimanfaatkan untuk memperluas daya tarik kawasan heritage tersebut. Menutup tahun 2025, KAI Wisata berkolaborasi dengan Jakarta Clothing dalam gelaran festival akhir tahun di Museum Lawang Sewu yang berlangsung pada 30 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Festival ini memadukan budaya, kuliner, produk kreatif, dan hiburan musik, sehingga memperkaya pilihan aktivitas wisata bagi masyarakat yang berlibur ke Semarang. Panggung hiburan festival akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi nasional, seperti Padi Reborn, Barasuara, dan Dendi Nata, serta penampilan special Glenn Fredly Live by Bakuucakar feat Ryan Ekky Pradipta, bersama musisi internasional Hall of the Elder. Tiket festival dapat dipesan secara daring melalui loket.com. Penguatan destinasi wisata di Semarang ini berjalan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. KAI mencatat penjualan tiket periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 telah mencapai 2.279.308 tiket hingga Minggu, 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, dari total 3.506.104 tempat duduk yang disediakan. Kata Anne, tren peningkatan penjualan terlihat konsisten menjelang puncak arus libur, terutama menuju kota-kota tujuan wisata dan pusat aktivitas masyarakat. “Penjualan tiket kereta api jarak jauh mencapai 2.034.917 tiket atau 73,7 persen dari kapasitas, sementara kereta api lokal terjual 244.391 tiket atau 32,8 persen dari total tempat duduk yang tersedia,” jelasnya. Semarang tercatat sebagai salah satu tujuan favorit selama periode Nataru, dengan Stasiun Semarang Tawang berada di 10 besar stasiun tujuan terpadat hingga 21 Desember 2025. Posisi ini menegaskan peran Semarang sebagai simpul wisata sejarah, budaya, dan aktivitas masyarakat di Pulau Jawa, dengan Museum Lawang Sewu menjadi salah satu magnet utamanya. Sebagai bagian dari dukungan terhadap mobilitas masyarakat, KAI juga menghadirkan program diskon tarif 30 persen yang berlaku pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, dengan total 1.509.080 tempat duduk yang dialokasikan dalam program tersebut. Hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tiket kereta api ekonomi komersial dengan tarif diskon telah terjual sebanyak 808.543 tiket atau 54 persen.
India Gratiskan E-Visa untuk WNI, Wisatawan Indonesia Diimbau Gunakan Situs Resmi
Jakarta, katakabar.com - Pemerintah India resmi gratiskan biaya e-visa bagi warga negara Indonesia atau WNI yang hendak berkunjung ke negaranya. Kebijakan ini disambut positif oleh para pelancong, mengingat India menjadi salah satu destinasi wisata yang kaya akan budaya, sejarah, dan keindahan alam. Melalui kebijakan ini, WNI kini dapat mengajukan e-visa tanpa dipungut biaya, cukup melalui pengisian formulir dan pengunggahan dokumen secara daring. E-visa akan dikirimkan secara elektronik dalam beberapa hari kerja, tanpa perlu datang ke kedutaan atau menghadiri sesi wawancara. Tapi, wisatawan diimbau untuk berhati-hati terhadap situs palsu yang mengatasnamakan layanan visa India. Maraknya situs tidak resmi yang menawarkan jasa pengurusan visa dengan biaya tambahan patut diwaspadai. Adapun pengajuan visa secara resmi hanya dapat dilakukan melalui tautan berikut: https://indianvisaonline.gov.in/evisa/tvoa.html
Event Lari 10 Kilometer Sedot Wisatawan Mancanegara ke Rupat
Rupat Utara, katakabar.com - Event Running (lari) 10 Kilometer bagian dari Rupat Festival Culture Paradise sukses digelar. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis ini berhasil sedot banyak peserta, tidak hanya peserta nusantara tapi mancanegara ikut andil berpartisipasi di event. Dari ratusan peserta lari, beberapa orang diantaranya bule Amerika. Peserta asal negeri 'Paman Sam' ini begitu antusias mengikuti jalannya lomba. Salah satu wisatawan bernama Andrew Scott Correll, diakuinya merasa bahagia bisa ikut lari di sepanjang pantai Rupat Utara. "I feel so happy and this island is beautiful", ujarnya. Andrew Scott Correll mengakui saat diwawancarai Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso,pada Sabtu (8/7). Selain peserta beda negara yang antusias, masyarakat lokal pun tak kalah antusias. Sebelumnya, Running 10 Kilometer dilepas Wabup Bengkalis, H Bagus Santoso. Start di mercusuar Tanjung Medang dan berakhir di Pantai Lapin. Selama marathon, peserta disuguhkan keindahan pantai Rupat Utara yang mempesona. Raut kegembiraan terpancar dari wajah para peserta. Untuk pemenang lomba, kategori pria adalah Hamdan Sayuti (36.56), Beni Ardinata (36.57), Indra Bakti Panjaitan (48.07), Nikeei (44.86) dan Raja Sapriandi (44.84). Sedang kategori wanita, Yulianti Utari (42.01), Suci Utari Ramadani (45.76), Hafiziani (52.15), Riska (57.35) dan Vivi (1.01.21). Kepala Dinas Pariwisata Riau, Roni Rakhmat, Kadisparbudpora Bengkalis, Edi Sakura dan Kadis Koperasi UKM Bengkalis, Sufandi turut hadir. Kapolres Bengkalis, AKBP Setyo Bimo Anggoro ikut serta berbaur menjadi peserta lari. Turnamen KTR Bengkalis Timur Dalam pada itu, Bupati Bengkalis, Kasmarni diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Sumber Daya Manusia, Johansyah Syafri buka Turnamen Karang Taruna Rayon Bengkalis Timur Jilid V di Lapangan Bola Desa Penebal, Kecamatan Bengkalis, di sore hari yang sama. Pembukaan turnamen sepak bola ditandai dengan tendangan pertama oleh Staf Ahli Bupati Bidang SDM, Johansyah Syafri bersama Anggota DPRD Provinsi Riau, Misliadi dan Sekcam Bengkalis, Rafli Kurniawan. Staf Ahli Bupati Bengkalis sambut baik dan memberikan apresiasi kepada ketua beserta jajaran pengurus Karang Taruna Desa Penebal Kecamatan Bengkalis, sudah menggelar kegiatan sepak bola Karang Taruna Jilid V Desa Penebal. "Kegiatan ini benar-benar menjadi salah satu potensi besar serta langkah kongkrit kita bersama dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera. Kami melihat lewat kegiatan yang dilaksanakan sore ini, selain dapat kita jadikan sebagai sarana konsolidasi, adu bakat dan prestasi," kata Johan. Untuk itu, kepada masyarakat diharapkan terus memberikan dukungan dan sinergi, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis dapat terus melaksanakan, serta menganggarkan dana Bermasa ini, dalam upaya bersama untuk membangun desa, kelurahan dan kecamatan agar lebih maju dan mandiri yang berakselerasi pula sebagai upaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih bermarwah, maju dan sejahtera, baik jasmani maupun rohani. "Turnamen yang dilaksanakan ini kejuaraan yang bernilai penting dan strategis, sebab bukan sekedar menjadi ajang pesta olahraga rakyat tapi dapat dijadikan sebagai wadah untuk membangun karakter anak bangsa," katanya. Untuk itu, mari kita jadikan turnamen ini sebagai upaya untuk membentuk SDM berkualitas secara fisik dan mental, memperkuat karakter bangsa, meningkatkan persatuan dan persaudaraan serta meningkatkan prestasi olahraga sepakbola, serunya. (Inf)