Home / Advertorial / Bupati Fadhil Arief Ingin Masyarakat Perkuat Sektor Pangan
Penanaman Perdana Padi Sawah 2025 Desa Jelutih
Bupati Fadhil Arief Ingin Masyarakat Perkuat Sektor Pangan
Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief melakukan penanaman perdana Padi sawah secara simbolis. Foto: (Humas Dinas Kominfo Batang Hari)
Batang Hari, katakabar.com -Kepimpinan Mhd Fadhil Arief - H. Bakhtiar periode kedua (2025 - 2030) selaku Bupati dan Wakil Bupati Batang Hari, Provinsi Jambi, patut diacungi dua jempol dalam upaya menyelaraskan program ketahanan pangan nasional.
Mengenakan setelan pakaian dinas harian (PDH) hijau sage, celana jeans hitam, topi hijau army, dan sepatu kets hitam, Fadhil Arief bertolak dari Serambi Rumah Dinas Bupati menuju Kecamatan Batin XXIV.
Kedatangan Kepala Daerah 50 tahun beserta Forkopimda Batang Hari, guna melakukan kegiatan penanaman perdana Padi sawah 2025, gagasan Kelompok Tani Maju Makmur Jaya dan Kelompok Tani Laskar Tani Jaya, Desa Jelutih.
Secara lugas dalam sambutan singkatnya, Fadhil Arief berujar pentingnya masyarakat kembali memperkuat sektor pangan dengan menggarap sawah. Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan Jambi ini menyayangkan sebagian besar warga lebih memilih berkebun sawit.
"Padahal keuntungan bersawah jauh lebih besar dan berkelanjutan. Masyarakat Batang Hari ini sudah terbiasa dengan hasil sawit, sehingga menjadikannya tanaman utama," tegasnya, Rabu 8 Oktober 2025.
"Selain menghasilkan beras untuk kebutuhan sendiri, bersawah juga memberi keuntungan ekonomi dan pahala karena menyediakan sumber pangan bagi orang lain," tutur suami Zulva.
Menurut Ayah empat anak kelahiran Desa Terusan, kemajuan teknologi dan kondisi cuaca saat ini semakin mendukung petani Padi. Hal ini lantaran Petani bisa menanam padi dua kali dalam setahun.
"Dengan harga beras saat ini, coba bandingkan hasil sawah dan sawit. Satu hektar sawah bisa menghasilkan lebih dari 6 ton per panen, sementara sawit hanya sekitar 1 ton per hektar per tahun," ucapnya.
"Apalagi banyak kebun sawit yang kurang terawat, tentu hasilnya tidak sebanding. Karena itu, sawah lebih menguntungkan baik secara ekonomi maupun ketahanan pangan," imbuhnya.
Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Batang Hari, Farizal dihadapan Bupati Fadhil Arief mengatakan capaian produksi Padi masyarakat tahun ini menunjukkan tren positif ketimbang tahun lalu.
Pada tahun 2024, luas panen tercatat 5.069 hektare dengan produktivitas rata-rata 3,79 ton per hektare, menghasilkan total produksi 11.098 ton beras. Namun konsumsi masyarakat Batang Hari mencapai 27.578,58 ton, sehingga terjadi defisit 16.480,58 ton.
Kondisi berbeda terjadi pada tahun 2025. Dimana luas tanam meningkat menjadi 8.509,29 hektare, dengan luas panen berjalan 5.039,10 hektare dan total produksi sementara 4.408,50 ton. Produktivitas juga naik dari 3,7 menjadi 5,14 ton per hektar.
"Meski konsumsi tahun ini mencapai 28.799,73 ton, defisit beras menurun drastis menjadi 6.139,73 ton. Insya Allah, dengan panen berikutnya, kita bisa menutup defisit tahun lalu dan mengejar target 10.000 ton beras di tahun ini," ujarnya.
Penanaman perdana Padi sawah 2025 Desa Jelutih, Kecamatan Batin XXIV, menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Terpenting dari semua itu, pemerintah daerah berhasil mendorong masyarakat kembali memuliakan sektor pertanian sebagai sumber kesejahteraan dan kemandirian. Batang Hari Super Tangguh benar-benar menyala. (infotorial)
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Karpet Hijau Sambut Kedatangan Bupati Batang Hari beserta Istri
Peresmian Gedung Instalasi Dialisis RSUD HAMBA Bertepatan Hari Kesaktian Pancasila
Sosok Sederhana Kepala Desa Antar Waktu Pasar Terusan (5 - habis)
Dayat Bikin Bangga Kepala Daerah, Panen Raya Padi di Usia Jabatan 47 Hari
Batang Hari Menuju Swasembada Pangan 2025
Bupati Fadhil Arief: Ada Nilai Filosofi Leluhur Terusan Terlupakan
Panen Raya Padi Perdana Kades Hidayatullah
Bupati Fadhil Arief: Insya Allah Batang Hari Swasembada Pangan 2025








Komentar Via Facebook :