Home / Sawit / Bupati Lutra Tawarkan Tiga Komoditas Termasuk Sawit ke Pengusaha Dubai
Bupati Lutra Tawarkan Tiga Komoditas Termasuk Sawit ke Pengusaha Dubai
Foto: Istimewa/katakabar.com.
Luwu Utara, katakabar.com - Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim tawarkan tiga komoditas pertanian dari Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, yakni kopi robusta dan kopi arabika, kakao, serta kelapa sawit tawarkan kepada pengusaha dari Dubai.
"Saya langsung memberikan sampel produk kopi Seko," ujar Bupati Lutra, Andi Abdullah Rahim, dilansir dari laman Tribun-Timur.com, Sabtu (18/10) siang.
Andi Abdullah bersama Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), sekaligus Bupati Lahat, Bursah Zarnubi dengan Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla bertemu dengan sejumlah pengusaha asal Dubai, Jumat kemarin.
Pertemuan dikemas dalam business meeting berlangsung santai di Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Banten.
Pertemuan ini dihadiri Konsul Jenderal RI di Dubai, Denny Lesmana.
"Beliau (Konjen) memaparkan, pasar untuk produk dari Indonesia di Dubai sangat terbuka dan ini adalah peluang bisnis yang harus disambut Indonesia," ulas Andi Abdullah.
Data Kementerian Perdagangan RI menunjukkan seperti diutarakan Menteri Perdagangan, Budi Santoso di Jakarta, Jumat (3/10) lallu, tiga komoditas, yakni kakao, aluminium, dan kopi menjadi penyumbang ekspor tertinggi pada Januari hingga Agustus 2025.
Di mana Kakao dan olahannya yang melonjak hingga 86,52 persen, aluminium dan barang daripadanya naik 68,86 persen, serta kopi, teh, dan rempah-rempah naik 58,66 persen.
Negara tujuannya, yakni Tiongkok, AS, India, Swiss, Bangladesh, Brasil, Thailand, dan Mesir.
Kabupaten Lutra dikenal sebagai salah satu penghasil kakao terbesar di Sulawesi Selatan.
Menurut data dari Dinas Pertanian Lutra pada tahun 2023, luas kebun kakao di kabupaten itu lebih dari 28.159 hektar, kebun kelapa sawit juga 28.234 hektar, dan kopi 1.604 hektar.
Sedang, jumlah produksi kelapa sawit pada tahun 2022 mencapai 439.068 ton, kopi 1.899 ton, dan kakao 20.720 ton.








Komentar Via Facebook :