H Asmar Tinjau Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Buat Warga Kepulauan Meranti
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar tinjau sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, di Desa Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Jumat (22/5). Sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut memiliki bobot mencapai 903 kilogram dan menjadi salah satu hewan kurban terbesar yang disiapkan untuk masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti di hari raya Idul Adha tahun ini. Saat peninjauan itu, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar pastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Presiden Republik Indonesia kepada masyarakat Kepulauan Meranti. “Alhamdulillah hari ini kita tinjau langsung sapi kurban bantuan dari Bapak Presiden Republik Indonesia untuk masyarakat Kepulauan Meranti. Kondisi sapi dalam keadaan sehat dan sangat layak untuk dijadikan hewan kurban,” ujar Asmar. Ia menambahkan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah, khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti. “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas bantuan sapi kurban ini. Semoga membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” jelasnya. Selain melakukan peninjauan, Bupati juga meminta kepada pihak terkait agar memastikan proses perawatan hingga pendistribusian hewan kurban berjalan dengan baik, aman, dan sesuai ketentuan kesehatan hewan. Peninjauan tersebut turut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam memastikan seluruh bantuan yang diberikan pemerintah pusat dapat diterima masyarakat dengan baik dan tepat sasaran menjelang hari raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti
Kepulauan Meranti, karakabar.com - Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, meminta DPR RI ikut turun tangan mencarikan solusi agar masyarakat tetap bisa bekerja tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan. Permintaan itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar saat menerima audiensi Anggota DPR RI Dapil Riau Fraksi PKB, Iyet Bustami, di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (18/5). Di pertemuan tersebut, H Asmar, menjelaskan penutupan panglong arang telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas pencarian kayu bakau, pengolahan arang, hingga distribusi dan perdagangan hasil produksi. “Banyak warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pencarian bakau, pengolahan arang, hingga aktivitas distribusi dan perdagangan, kini kehilangan mata pencaharian,” ujar Asmar. Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai bekerja sama dengan Bulog. Tetapi, menurut H Asmar, bantuan tersebut hanya bersifat sementara. “Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi jangka panjang yang mampu menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan,” jelasnya. Ia menegaskan, pemerintah daerah memahami bahwa langkah penertiban dilakukan dalam rangka penegakan hukum dan perlindungan kawasan mangrove serta kehutanan. Meski begitu, kondisi masyarakat pesisir yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari sektor arang juga perlu menjadi perhatian serius. “Lantaran itu, kami berharap melalui audiensi ini dapat terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga lahir solusi yang bijaksana, manusiawi, dan berkeadilan,” tegasnya. H Asmar meminta dukungan DPR RI untuk memperjuangkan regulasi dan kebijakan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, termasuk mendorong tata kelola mangrove berkelanjutan, pembinaan usaha rakyat, hingga penyediaan alternatif lapangan pekerjaan bagi warga terdampak. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali, menimpali persoalan perizinan panglong arang memang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Menurutnya, solusi tetap harus dicari agar keseimbangan antara penegakan hukum, kelestarian lingkungan, dan ekonomi masyarakat tetap terjaga. Sementara, Iyet Bustami, menyebut kedatangannya ke Kepulauan Meranti untuk mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak penutupan panglong arang. “Barangkali ini bisa menjadi informasi yang akurat untuk saya sampaikan ke pusat,” ucapnya. Ia juga menegaskan penindakan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2025. Namun demikian, aspek sosial dan ekonomi masyarakat tetap harus menjadi perhatian pemerintah. “Insya Allah, sambil menunggu data, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi IV DPR RI untuk melakukan audiensi bersama Kementerian Kehutanan dan kementerian terkait lainnya guna mencari solusi agar masyarakat bisa kembali bekerja,” terangnya. Lepas audiensi, rombongan meninjau langsung panglong arang di Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Dalam kesempatan tersebut, turut disalurkan sebanyak 100 paket sembako kepada para pekerja yang terdampak penutupan panglong arang.
Buka Manasik Haji Nasabah Bank Riau Kepri Syariah, Ini Harapan H Asmar
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, resmi buka kegiatan praktik manasik haji dan silaturahmi calon jemaah haji bersama PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah), di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/4). Kegiatan ini diikuti para calon jemaah haji nasabah BRK Syariah sebagai bagian dari pembekalan sebelum menunaikan ibadah ke Tanah Suci. Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Wiwin Syahputra, menegaskan pelaksanaan manasik haji bentuk komitmen pihak perbankan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, tidak hanya dari sisi finansial, tetapi juga spiritual. “Manasik haji ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelatihan dan pelayanan agar para calon jemaah benar-benar siap, baik secara rohani maupun jasmani. Kami berharap dukungan dari pemerintah daerah, stakeholder, dan Kementerian Agama agar kegiatan ini terus berjalan dengan baik,” ujar Wiwin. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar memberikan apresiasi atas inisiatif BRK Syariah yang dinilai turut berkontribusi dalam pembinaan calon jemaah haji di daerah. Menurutnya, sinergi antara sektor perbankan dan lembaga keagamaan menjadi langkah strategis dalam memastikan calon jemaah haji asal Kepulauan Meranti memperoleh edukasi yang merata dan berkualitas. “Ibadah haji bukan hanya soal niat, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan ilmu. Manasik ini adalah bekal paling berharga sebelum berangkat ke Tanah Suci,” kata Asmar. Ia menambahkan, melalui kegiatan manasik, para calon jemaah akan memahami tata cara ibadah sesuai tuntunan fikih haji, mengenal alur perjalanan ibadah dari tanah air hingga ke Arab Saudi, serta melatih kesabaran dalam menghadapi kondisi padatnya jemaah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang cenderung ekstrem. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan nama baik daerah selama menjalankan ibadah. “Jemaah adalah duta daerah. Tunjukkan akhlakul karimah, saling tolong-menolong, dan luruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” pesannya. Di akhir sambutan, Asmar berharap seluruh calon jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara jajaran pemerintah daerah, pihak perbankan, dan para calon jemaah haji.
Bupati Syah Afandin Perkuat Sinergi Pusat–Daerah Sambut Kunjungan Kerja Hinca Panjaitan
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyambut hangat kedatangan Anggota DPR RI Komisi III, Hinca IP Pandjaitan XIII dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Langkat. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Langkat pada Sabtu (28/3/2026).
Silahturahmi Bersama Kapolda Riau: Pemkab Kepulauan Meranti Kolaborasi Sukseskan Program Polri
Pekanbaru, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar gelar silaturahmi dengan Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, pertemuan itu guna perkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan Polda Riau, khususnya sinergikan berbagai program pembangunan yang akan dilaksanakan di negeri Sagu, bertempat di Gedung Polda Riau, Pekanbaru, Kamis (26/2). Turut hadir bersama H Asmar, Sekretaris Daerah, Sudandri SH, Asisten II Sekdakab Kepulauan Meranti, Irmansyah M.Si, serta Kepala Bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kepulauan Meranti. Saat kunjungan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, langsung disambut hangat Kapolda Riau, Irjen Pol Hery Heriyawan di ruang kerjanya, seraya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Bupati dan rombongan. Lalu, Kapolda Riau dan Bupati membahas berbagai program strategis yang akan dilaksanakan di Kepulauan Meranti. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas dukungan pemerintah daerah Kepulauan Meranti terhadap program-program strategis Polda Riau 2026. Di antaranya, pembangunan jembatan merah putih presisi di Kepulauan Meranti yang digagas oleh Polri dan Polda Riau untuk mempermudah akses dan mobilitas bagi masyarakat khususnya anak sekolah agar dapat melintas dengan aman yang berada di Kecamatan Tebing Tinggi dan Pulau Merbau. Kapolda Riau meminta kepada Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar untuk membuat Desa Tematik sebagai potensi lokal daerah mulai dari pertanian, perikanan hingga perkebunan. "Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan, keamanan dan ketahanan pangan mulai dari tingkat desa," jelas Kapolda Riau. Untuk mensukseskan program ini Kapolda menyarankan Pemkab Kepulauan Meranti untuk melakukan study banding kedaerah jawa yang telah lebih dulu dan sukses melaksanakannya. Dan yang cukup menarik saat pertemuan hangat tersebut, Kapolda Riau memberikan peluang besar kepada anak-anak Kepulauan Meranti untuk menjadi anggota Polri. Tak tanggung-tanggung jumlahnya mencapai 50 orang. Kapolda Riau pun meminta kepada Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, untuk merekomkan dan memfasilitasi 50 orang putra-putri terbaik Kepulahan Meranti untuk mengikuti seleksi anggota Polri agar setelah lulus nanti dapat bertugas dikampung halamannya. Selain itu, Kapolda Riau mendorong Pemkab Kepulauan Meranti untuk mensukseskan program Green Policing dengan membuat Perda setiap keluarga menanam 5 pohon. Menariknya dari program ini bagi para siswa atau pelajar yang sudah berusia 17 tahun yang menanam pohon mininal 15 batang diberikan reward pembuatan SIM gratis dengan syarat menguploadnya di Medsos. Setelah mendengarkan pemaparan berbagai program strategis Polda Riau tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, mengatakan pertemuan ini momentum untuk semakin memperkuat komunikasi, serta koordinasi yang telah terbangun baik selama ini antara Polda Riau dan Pemkab. Meranti. Ia menegaskan dirinya dan jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) siap mendukung penuh program-program kepolisian, apalagi yang menyangkut peningkatan pelayanan publik, penguatan kamtibmas, dalam upaya percepatan pembangunan di Kepulauan Meranti. Ia lantas menekankan pentingnya sinergi yang solid antara Polda Riau dan Pemkab. Kepulauan Meranti ini seraya berharap tercipta kolaborasi yang semakin erat mensukseskan program Kabupaten dan Polda Riau dalam mewujudkan Visi dan Misi Kepulauan Meranti menuju Meranti Unggul, Agamis dan Sejahtera.
Bupati Langkat Syah Afandin Pimpin Safari Ramadan Di Sei Lepan
Langkat, Katakabar.com - Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH memimpin langsung Tim Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Langkat dalam kunjungan ke Kecamatan Se...
Bupati Kepulauan Meranti Sambut Kunjungan Sektum BNPP RI dan Deputi Kemenparekraf di 'Tanah Jantan'
Selatpanjang, katakabar.com - 'Tanah Jantan' nama lain dari Kepulauan Meranti kedatangan tamu istimewa, Sabtu (21/2). Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, yang sambut kedatangan Sekretaris Utama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Komjen Pol. Makhruji Rahman, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, dan Deputi Bidang Produksi Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Drs. Visensius Jemadu, M.B.A, di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang. Penyambutan berlangsung khidmat, dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, instansi vertikal, serta organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti. Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kepulauan Meranti. Di agenda resmi itu, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar kenakan Baju Melayu lengkap sesuai ketentuan protokoler, sementara peserta lainnya menyesuaikan dengan aturan yang berlaku. Ia menyatakan kunjungan pejabat pusat tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi pembangunan kawasan perbatasan. "Komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau terluar," ujar H Asmar. Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai wilayah perbatasan merupakan beranda terdepan NKRI. Dukungan BNPP sangat penting guna memperkuat pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, terang H Asmar, kehadiran Deputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dinilai membuka peluang besar bagi pengembangan sektor pariwisata daerah. Kepulauan Meranti dengan kekayaan budaya dan tradisi maritim dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan berbasis kearifan lokal dan event daerah. "Kunjungan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan kawasan perbatasan, serta peningkatan daya saing pariwisata nasional melalui optimalisasi potensi daerah," sebutnya.
Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Perang Air Cian Cui Imlek 2577 di Selatpanjang
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar resmi buka Opening Ceremony Festival Perang Air (Cian Cui) sempena perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tahun 2026. Kegiatan budaya tahunan itu digelar di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tebing Tinggi, Kota Selatpanjang, Selasa (17/2). Pembukaan festival berlangsung meriah dan dihadiri Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, Wakapolda Riau, Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Prabowo Santoso, S.I.K., M.H., Kalaksa BPBD Provinsi Riau, jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, serta tokoh lintas agama dan organisasi kemasyarakatan. Turut hadir Ketua Lembaga Adat Melayu Riau, Ketua MUI, perwakilan NU dan Muhammadiyah, KONI, Pemuda Pancasila, pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Kerukunan Keluarga Besar Pejuang, Yayasan Sosial Vihara Sejahtera Sakti, umat Buddha, Majelis Agama Khonghucu Indonesia, serta Majelis Rohaniawan Tridharma Agung Indonesia. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menyampaikan Festival Perang Air (Cian Cui) merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah masuk dalam Kalender Event Nasional. Menurutnya, festival tersebut tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga strategi pemerintah daerah dalam menjadikan tradisi lokal sebagai ikon pariwisata. “Festival Perang Air ini bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk mengangkat, memelihara, dan melestarikan tradisi masyarakat agar dikenal lebih luas,” ujar Asmar. Ia mengapresiasi partisipasi masyarakat, khususnya warga Tionghoa di Selatpanjang, dalam memeriahkan perayaan Imlek tahun ini. Bupati Kepulauan Meranti berharap festival tersebut dapat menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat lintas suku dan agama, terlebih perayaan Imlek berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadan. “Melalui Festival Cian Cui mari kita jalin kekompakan, saling menghargai dan menghormati antar suku, etnis, dan budaya demi mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang aman dan damai,” jelasnya. Selain itu, H Asmar mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa. Ia juga mengimbau peserta dan pengunjung festival untuk menjaga ketertiban serta kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan, termasuk melaksanakan kerja bakti setelah kegiatan selesai agar kota tetap bersih dan asri,” sebutnya. Festival Perang Air Cian Cui Selatpanjang setiap tahun menjadi magnet wisata budaya di Provinsi Riau. Tradisi saling siram air ini melambangkan doa keselamatan, keberkahan, serta harapan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat.
Selatpanjang Semarak, Bupati Kepulauan Meranti Buka Festival Lampion Imlek 2026
Kepulauam Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti resmi membuka Festival Lampion dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di...
Pimpin Rakor Kepala Sekolah, H Asmar Tegaskan Implementasi Aturan Baru Penugasan Kepsek
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kepala Sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (5/2). Rakor tersebut membahas implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 serta Kepmendikdasmen Nomor 129/P/2025 terkait penugasan dan manajemen kepala sekolah. Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kepulauan Meranti itu turut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Meranti atau yang mewakili, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, para narasumber, serta seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto, menyampaikan Rakor ini memiliki peran strategis sebagai forum penyamaan persepsi, penguatan koordinasi, sekaligus evaluasi pelaksanaan kebijakan pendidikan di masing-masing satuan pendidikan. “Keberhasilan kebijakan pendidikan sangat ditentukan oleh sinergi antara Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah. Kami mengapresiasi rakor yang dilaksanakan forum MKKS, IKKS, dan IGTK se Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujarnya. Tunjiarto menjelaskan, secara umum kondisi penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti menunjukkan perkembangan yang positif. Proses pembelajaran di PAUD, SD, dan SMP berlangsung tertib dan kondusif, dengan tingkat partisipasi peserta didik yang relatif stabil, serta dukungan masyarakat yang terus meningkat. Untuk upaya peningkatan mutu pendidikan, Dinas Pendidikan telah melaksanakan sejumlah program, di antaranya penguatan implementasi kurikulum berbasis literasi, numerasi, dan karakter, pembinaan serta pendampingan kepala sekolah dan guru melalui pengawas sekolah, serta peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan melalui pelatihan berkelanjutan. “Dari hasil monitoring, kualitas pembelajaran di sejumlah sekolah mengalami peningkatan, meski masih diperlukan pendampingan lanjutan pada beberapa satuan pendidikan,” jelasnya. Di bidang sarana dan prasarana, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus melakukan perbaikan melalui APBD serta dukungan APBN melalui Program Revitalisasi Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran. Pada 2025 lalu, revitalisasi telah dilaksanakan pada 17 sekolah dengan total anggaran sebesar Rp22.086.153.424 dan seluruhnya telah selesai dengan baik. Sementara untuk tahun 2026, target revitalisasi mencakup 84 sekolah dari jenjang PAUD, SD, dan SMP, yang saat ini sebagian masih dalam proses verifikasi dan validasi di tingkat kementerian. Tetapi, Dinas Pendidikan juga memaparkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, antara lain rendahnya gaji ASN paruh waktu, kedisiplinan guru dan tenaga kependidikan, guru yang berdomisili jauh dari tempat tugas, guru yang belum memenuhi kualifikasi minimal S1, status kepegawaian dan penggajian guru honorer, pembaruan data Dapodik yang belum optimal, serta berakhirnya masa penugasan kepala sekolah sesuai Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025. Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan akan melakukan pengangkatan kepala sekolah pelaksana tugas menjadi definitif, melaksanakan pelatihan calon kepala sekolah (Cakep), melakukan pemetaan kepala sekolah yang telah menjabat dua periode, serta menjaring calon kepala sekolah melalui sistem SIM KSPSTK. Perwakilan kepala sekolah, Bambang Irawan, S.Pd., S.T., Kepala SD Negeri 2 Selatpanjang Kota, mengatakan Rakor ini digelar sebagai respons atas keresahan kepala sekolah terkait penerapan aturan baru. “Kami meminta kejelasan agar tidak terjadi salah persepsi. Alhamdulillah, kehadiran langsung Bupati dan para pemangku kebijakan memberikan harapan dan titik terang atas regulasi baru ini,” jelasnya. Dalam arahannya, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, menegaskan sektor pendidikan merupakan urusan strategis dan menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Ia menekankan kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai administrator, tetapi juga sebagai pemimpin pembelajaran dan agen perubahan. “Saya minta Dinas Pendidikan segera menindaklanjuti Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025, memberikan kejelasan mekanisme pengangkatan kepala sekolah, serta solusi bagi kepala sekolah yang masa penugasannya telah berakhir,” tegasnya. Bupati Kepulauan Meranti mengingatkan pentingnya disiplin ASN, peningkatan mutu pembelajaran, transparansi pengelolaan anggaran, pencegahan pungutan liar dan kekerasan di sekolah, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi pendidikan. “Melalui sinergi dan komitmen bersama, saya berharap kita dapat mewujudkan pendidikan yang bermutu, berkeadilan, dan berdaya saing di Kabupaten Kepulauan Meranti,” sebutnya.