Sawit Baik

Sorotan terbaru dari Tag # Sawit Baik

BPDP Paparkan Optimalisasi Promosi Sawit Baik di Forum Rakernas Apkasindo Sawit
Sawit
Minggu, 23 Maret 2025 | 21:20 WIB

BPDP Paparkan Optimalisasi Promosi Sawit Baik di Forum Rakernas Apkasindo

Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus melakukan upaya untuk meningkatkan citra nilai komoditas kelapa sawit melalui kerja sama dengan segenap pemangku kepentingan kelapa sawit. Ini ditegaskan Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana, sekaligus Pelaksana Tugas atau Plt. Direktur Kemitraan BPDP, Kabul Wijayanto di forum pleno I Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Akasindo) yang berlangsung selama dua hari, di Jakarta pada 18 hingga 19 Maret 2025 lalu. Kabul Wijayanto mengutarakan, program promosi sawit BPDP dituangkan dalam beragam bentuk kegiatan di dalam maupun di luar negeri. “Di dalam negeri kegiatannya antara lain melalui media coverage, promosi segmented target (dengan sasaran guru, siswa, mahasiswa, jurnalis, diplomat, dll), promosi media luar ruang, produksi materi promosi, dan dukungan pendanaan kegiatan yang diselenggarakan mitra,” jelas Kabul Wijayanto. “Di dalam negeri isu negatif terhadap sawit masih ada, maka kami mempromosikan kebaikan sawit sejak dini kepada para siswa agar mereka dapat mengetahui fakta objektif tentang kelapa sawit dan manfaatnya bagi sosial ekonomi masyarakat Indonesia,” ulas Kabul Wijayanto. Untuk promosi luar negeri, cerita Kabul, kegiatan dalam bentuk penguatan hubungan dengan negara-negara importir utama, partisipasi misi dagang untuk perluasan pasar ekspor sawit, litigasi dan advokasi atas diskriminasi terhadap sawit, kampanye positif dan media coverage pada media luar negeri, serta dukungan event sawit skala internasional. “BPDP turut memberikan dukungan pendanaan atas proses litigasi dalam sengketa Pemerintah RI dan Uni Eropa terkait regulasi RED II yang mendiskrimasi sawit (sengketa DS 593 WTO), dimana dalam sengketa ini, Pemerintah RI memenangkan gugatan yang ada,“ ucapnya.

Tampil di CAEXPO-CABIS ke 21 di China, Kelapa Sawit Baik Makin Mendunia Sawit
Sawit
Senin, 07 Oktober 2024 | 12:06 WIB

Tampil di CAEXPO-CABIS ke 21 di China, Kelapa Sawit Baik Makin Mendunia

Nanning, katakabar.com - Sawit bersih tampil di pergelaran China-ASEAN Expo (CAEXPO) ke 21 tahun 2024 yang dihelat di Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC), Tiongkok, pada 24 hingga 28 September 2024 lalu. Di ajang tersebut, Indonesia selain mampu membukukan potensi transaksi sebesar Rp479 miliar untuk produk-produk unggulan Indonesia yang paling diminati, yakni kelapa sawit, kelapa, cengkeh, kopi, buah tropis, kerajinan tangan, mi instan, serta makanan olahan membawa penghargaan bergengsi bagi Indonesia.

Sasar Milenial dan Gen Z, Sawit Fest 2023 'Sawit Tangguh Indonesia Maju' Nasional
Nasional
Senin, 20 November 2023 | 15:11 WIB

Sasar Milenial dan Gen Z, Sawit Fest 2023 'Sawit Tangguh Indonesia Maju'

Palembang, katakabar.com - Himpunan Tani Milenial (Hitmi) Sumatera Selatan gelar kegiatan Sawit Fest sempena memperingati hari sawit tahun 2023, temanya 'Sawit Tangguh Indonesia Maju', pada Sabtu (18/11) weekend lalu. Beragam kegiatan meriahkan Sawit Fest, mulai lomba Tiktok challenge, lomba cipta baca puisi, penampilan band , talkshow, stand up comedy, hingga game seru. Acara itu makin hidup dan lengkap dengan hadirnya generasi milenial dan Gen Z sebagai peserta kegiatan. Lomba Tiktok dan lomba puisi sudah dibuka pendaftarannya dari awal bulan Oktober 2023 lalu. Lomba ini dapat sambutan dan antusias luar biasa dari kaum milenial. Total 100 orang mendaftar di perlombaan dan terpilih masing-masing 3 finalis memperebutkan hadiah total Rp6 juta. Hasil karya peserta bisa dilihat langsung di instagram @hitmisumsel. Kegiatan bertujuan tidak hanya memperingati hari sawit, tapi untuk mengkampanyekan industri sawit baik kepada generasi milenial dan Gen Z. “Meski teman-teman yang hadir bukan berasal dari basic pertanian. Kami mau memperkenalkan industri sawit ini kepada teman milenial dan Gen Z. Sawit salah satu penopang terbesar ekonomi negara kita. Mari kita lawan kampanye-kampanye negatif tentang sawit yang sering kita dengar baik dari media sosial maupun saluran lainnya,” seru Gusti, Ketua Umum Hitmi Sumatera Selatan lewat siaran persnya, kemarin, dilansir dari laman elaeis.co, pada Senin (20/11). Kegiatan ini, harap Gusti, bisa memberikan wawasan baru sehingga milenial dan Gen Z bisa melihat peluang di industri sawit. “Tidak menutup kemungkinan teman-teman bekerja tidak sesuai dengan basic yang kalian miliki. Melihat persaingan yang semakin ketat, lapangan pekerjaan yang semakin sulit dan kemajuan teknologi yang hampir banyak menggantikan peran manusia, mungkin kegiatan ini memberikan wawasan dan bisa melihat peluang alternatif pekerjaan untuk ditekuni. Saya pikir sudah saatnya generasi milenial dan Gen Z melirik sektor pertanian yang salah satunya di perkebunan sawit," jelasnya. Ketua Bidang 1 Apkasindo Sumatera Selatan, Sujarwo aminkan Gusti. Selaku salah satu narasumber pada sesi talkshow, mendorong Milenial dan Gen Z mengambil peran aktif di industri perkebunan sawit. “Milenial harus bisa mengambil bagian di industri sawit baik sebagai pelaku usaha atau membantu permasalahan sawit khususnya di Sumsel seperti permasalahan produksi dan harga sawit," bebernya. Acara di tutup dengan games seru yang dipandu panitia untuk mencairkan suasana dan juga pembagian hadiah pemenang lomba. Acara ini bisa sukses digelar berkat kerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI) Sumatera Selatan.

Bukan Daerah Sentra Sawit, Warga Garut Diajari Melakukan Hilirisasi Sawit Nasional
Nasional
Minggu, 05 November 2023 | 19:43 WIB

Bukan Daerah Sentra Sawit, Warga Garut Diajari Melakukan Hilirisasi Sawit

Jakarta, katakabar.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Dr Hj. Siti Mufattahah, gelar Sosialisasi dan Expo Sawit Baik bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan Pemerintah (LKSP). Temanya tentang ”Hilirisasi Produk Turunan Kelapa Sawit untuk Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan”. Di kegiatan itu Politisi Parta Demokrat mengajak warga Garut mempelajari cara mengolah sawit melalaui ide baru menjadi komoditi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). "Komisi XI DPR RI punya perhatian kepada komoditas kelapa sawit. Untuk itu, kami ekspos menjadi barang yang bermutu tinggi. Harapannya nanti muncul ide-ide dari warga Garut untuk mengolah hasil kelapa sawit jadi komoditi bernilai jual tinggi,” ujar Siti lewat keterangan resminya, dilansir dari laman elaeis.co, pada Minggu (5/11). Kabupaten Garut bukan penghasil utama kelapa sawit, kata Siti, seperti Sumatera atau Kalimantan. Lalu, kenapa sosialisasi dilakukan di Garut? "Kami melihat ada potensi hilirisasi. Pemerintah berharap dengan hilirisasi komoditas utama di Indonesia bisa dikembangkan produk turunannya di negeri sendiri biar lebih besar memberikan efek ekonomi bagi masyarakat," jelasnya. "Saya melihat masyarakat Garut semangat membuat dan mengelola usaha bersama dengan kelompok-kelompok. Banyak sekali UMKM di Garut, ini menjadikan inspirasi buat saya apakah memungkinkan produk turunan dari sawit itu dikelola juga di Garut," sebutnya. Saya yakin masyarakat bisa mengembangkan usaha dari sawit, karena produknya bukan hanya minyak goreng tapi kosmetik, sabun, lilin dan masih banyak lagi. “Digelar sosialisasi, guna menguatkan pemahaman masyarakat dalam melakukan promosi tentang aspek-aspek positif dari kelapa sawit itu sendiri,” bebernya. Kepada para peserta bisa mengetahui lebih luas mengenai kelapa sawit dan produk turunannya, sehingga ke depan diharapkan benar-benar diaplikasikan di Kabupaten Garut. Narasumber kegiatan, meliputi Ratu Ayu Dinar Wira Pratiwi MEc Dev, kepala bidang Perindag Garut, Mokhammad Fajar Setiadi, Penyuluh Perindag Muda, dan Muhammad Rahmad dari BPDPKS. Masing-masing narasumber menyampaikan materi mengenai cara menanam sawit, manfaat sawit, peluang dan tantangan industri sawit di Garut, serta produk turunan yang bisa dihasilkan dari kelapa sawit.

Kolaborasi Sosialisasi dan Expo Sawit Baik di Bandung Barat Nusantara
Nusantara
Rabu, 20 September 2023 | 23:20 WIB

Kolaborasi Sosialisasi dan Expo Sawit Baik di Bandung Barat

Jakarta, katakabar.com - Kolaborasi antara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) bekerja sama dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan Pemerintah (LKSP) gelar Sosialisasi & Expo Sawit Baik Indonesia 2023 temanya “Hilirisasi Produk Turunan Kelapa Sawit untuk Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan”. Para petani sawit, mahasiswa, dan masyarakat peserta kegiatan yang dihelat di Pusat Dakwah Persatuan Islam (Pusdapi) Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, pada Sabtu (16/9) lalu. Turut hadir di acara, Ahmad Najib Qodratullah MH, Anggota Komisi XI DPR RI, Anwar Sadat selaku Senior Analis Divisi Perusahaan BPDPKS, Dr. Latief Awaludin dosen STAI Bandung. "Sangat mendukung penuh acara Sosialisasi & Expo Sawit Baik Indonesia 2023 usung tema “Hilirisasi Produk Turunan Kelapa Sawit untuk Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan”, ujar Ahmad Najib, dilansir dari laman elaeis.co, pada Rabu (20/9). Acara ini mudah-mudahan mampu meningkatkan pemahaman para peserta kegiatan agar mengetahui dampak positif tentang kelapa sawit dan produk turunannya. Lantaran itu, kegiatan ini penting untuk diikuti dan dijalani dengan khidmat oleh seluruh peserta. "Kami mendukung penuh kegiatan ini guna menguatkan pemahaman para peserta kegiatan dalam melakukan promosi tentang aspek-aspek positif dari kelapa sawit itu sendiri," kata Ahmad Najib. Sosialisasi Sawit Baik 2023 ini dibimbing tiga pembicara, Anwar Sadat, Latief Awaludin Dosen STAI Bandung, dan Dadang A. Fahmi. Adanya Sosialisasi Sawit Baik 2023 tutur Anwar Sadat, para peserta dapat menerapkan apa-apa yang telah disampaikan oleh narasumber pada kegiatan ini terhadap dan memahami aspek-aspek positif dari kelapa sawit. Narasumber lainnya menekankan hal-hal yang berkaitan dengan pemahaman soal hilirisasi mesti mampu diterapkan para peserta kegiatan. "Hasil dari kegiatan ini hendaknya mampu memberi edukasi dan pemahaman tentang sawit dari mulai hulu hingga ke hilirnya," imbuhnya.