Home / Sawit / Dukung Pengembangan Sawit di Ponpes, BPDPKS Terima Penghargaan dari PBNU
Dukung Pengembangan Sawit di Ponpes, BPDPKS Terima Penghargaan dari PBNU
BPDPKS terima penghargaan dari PBNU. Foto Ist/katakabar.com.
Jakarta, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) menerima penghargaan sebagai "Lembaga Pendukung Sawit NU" dari Lembaga Pengembangan Pertanian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Penghargaan ini diberikan di acara peluncuran Program "Sawit Goes to Pesantren", di Hotel Acacia, Jakarta, Jumat (25/10).
Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf menyerahkan penghargaan tersebut kepada BPDPKS diwakili Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah.
Sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Keuangan, BPDPKS salah satu pemangku kepentingan utama pada program "Sawit Goes to Pesantren" yang bertujuan mempromosikan kelapa sawit sebagai alternatif utama untuk ketahanan pangan dan energi.
KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan, NU, khususnya pesantren, memiliki peran strategis mengelola,dan memanfaatkan kelapa sawit demi kesejahteraan para petani sawit.
“Fokus NU mengelola sawit bukan semata-mata untuk mencari keuntungan. Tujuan utama menjadikan sawit sebagai sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia, termasuk warga Nahdliyin,” tegas KH Yahya Cholil Staquf, dilansir dari laman website resmi BPDPKS, Senin (28/10).
Plt Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Heru Tri Widarto mengapresiasi program "Sawit Goes to Pesantren" sebagai sebuah terobosan yang luar biasa.
Ia menekankan pentingnya kelapa sawit sebagai tulang punggung ekonomi nasional, mengingat kontribusinya terhadap devisa negara.
“Sawit adalah pilar ekonomi. Sulit dibayangkan jika kita tidak bersatu dalam pengelolaannya,” ujarnya.
Kepala Divisi UKMK BPDPKS, Helmi Muhansyah mengutarakan, penting melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk pesantren, sebagau upaya promosi manfaat kelapa sawit.
Lembaga Pengembangan Pertanian PBNU merupakan salah satu mitra strategis mengembangkan kemitraan UKMK sawit, terutama pemanfaatan produk kelapa sawit dan turunannya. Salah satu peserta yang terlibat program ini perwakilan LPPNU Kalimantan Timur, yang mengikuti kegiatan "Semarak UKMK Sawit" yang diselenggarakan oleh BPDPKS pada 1 hingga 3 Agustus 2024 lalu.
“Program 'Sawit Goes to Pesantren' diharapkan dapat memberikan informasi positif mengenai manfaat kelapa sawit sekaligus menumbuhkan semangat wirausaha berbasis UKMK sawit di pesantren, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui hilirisasi produk sawit skala UKMK,” jelas Helmi.
Berbagai kegiatan kemitraan yang diinisiasi BPDPKS untuk mendukung santri sawit meliputi "Temu UKMK dan Petani Sawit NU" di Palembang, program "Santripreneur Go Global" bekerja sama dengan PEBS FEB Universitas Indonesia, serta sejumlah workshop pemberdayaan UKMK di pondok pesantren yang berlokasi di perkebunan sawit, berkolaborasi dengan Apkasindo.








Komentar Via Facebook :