Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Toba, Nelly Arta Dumora Lumban Tobing, yang hadir mewakili kepala badan.
Nelly mengapresiasi inisiatif GAMKI dalam menghadirkan kegiatan yang memberi ruang bagi remaja untuk berkarya secara positif.
Kompetisi bernyanyi, lanjut Nelly, bukan sekadar ajang untuk menentukan pemenang, tetapi juga kesempatan untuk mengenali dan mengembangkan potensi generasi muda.
“Melalui musik, kita menyampaikan pesan kasih, pesan harapan, dan pesan persatuan,” katanya.
Ia menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai lebih karena dapat mendukung pembinaan talenta, pembentukan karakter, dan pemeliharaan kebinekaan.
Melalui interaksi dalam sebuah kompetisi, peserta juga berkesempatan belajar menghargai kemampuan orang lain, menerima hasil penilaian, serta menjunjung sportivitas.
Kepada dewan juri, Nelly berpesan agar penilaian dilakukan secara objektif, jujur, dan adil.
Ia berharap masukan yang diberikan tidak hanya menentukan hasil perlombaan, tetapi juga membantu peserta memahami hal-hal yang perlu dikembangkan dari kemampuan mereka.
Panggung seperti GAMKI Got Talent dapat menjadi pengalaman penting bagi para remaja, untuk belajar menghadapi tantangan dan mengasah kemampuan.
Keberhasilan kegiatan pun tidak semata diukur dari siapa yang meraih gelar juara, melainkan dari kesempatan yang diberikan kepada setiap peserta untuk tumbuh dan terus berkarya.
Melalui kegiatan ini, GAMKI Toba diharapkan dapat terus membuka ruang kreativitas bagi generasi muda, sekaligus mendorong tumbuhnya talenta yang mampu memberi kontribusi positif bagi gereja dan masyarakat.*
GAMKI Got Talent 2026, 27 Remaja Unjuk Bakat Bernyanyi
Diskusi pembaca untuk berita ini