Pasir Pengaraian, katakabar.com - Harapan lama warga Rokan Hulu untuk terbang langsung dari tanah kelahiran mereka kini perlahan menjelma kenyataan. Setelah serangkaian komunikasi intensif dengan pihak maskapai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu mematangkan rencana bersejarah, dengan membuka jalur penerbangan menghubungkan Bandara Tuanku Tambusai dan Bandara Internasional Kualanamu, Medan.

Di ruang rapat Rumah Dinas Bupati, Jumat (24/7), suasana penuh harap selimuti rapat koordinasi tindak lanjut ini. Dipimpin langsung Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, pertemuan ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah daerah untuk memutus keterbatasan akses yang selama ini dirasakan warga. Hadir mendampingi Sekretaris Daerah Drs. H. Yusmar, M.Si, Kepala Bandara Tuanku Tambusai Dr. Syamrizki Hadi, SE, MM, serta jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hulu.

Berdasarkan kesepakatan awal dengan Lion Group, rute strategis ini direncanakan dilayani oleh Wings Air dengan frekuensi dua kali penerbangan setiap minggu setara delapan kali sebulan menggunakan pesawat berkapasitas 30 kursi.

Hal ini awal yang menjanjikan, yang kelak akan mempersingkat waktu tempuh warga yang hendak melanjutkan perjalanan ke luar negeri maupun kota besar lainnya melalui hub internasional Kualanamu.

Tetapi di tengah antusiasme yang meluap, Bupati Anton menegaskan satu hal penting: kemajuan harus berjalan beriringan dengan kehati-hatian. Ia tak ingin rute ini sekadar menjadi simbol kemegahan semata, melainkan benar-benar dibutuhkan dan bermanfaat bagi rakyat.

"Kita tidak boleh melangkah hanya karena semangat sesaat. Lakukan survei kebutuhan pasar secara mendalam dulu, pastikan betul ada penumpang yang membutuhkan rute ini secara berkelanjutan. Jangan sampai nanti justru membebani keuangan daerah," ujar Anton nada tenang nan tegas.

Pandangan jauh ke depan pun tak luput dari perhatian. Tak berhenti pada pembukaan rute Medan, Bupati Rokan Hulu juga perintahkan audit independen untuk rencana perpanjangan landasan pacu sepanjang 100 meter. Langkah ini bukan sekadar menambah panjang aspal, melainkan membuka pintu bagi pesawat berbadan lebih besar dan rute-rute baru yang lebih luas di masa mendatang sebagai fondasi kokoh bagi konektivitas Negeri Seribu Suluk.

Kepala Bandara dan Dinas Perhubungan menyambut baik pendekatan matang ini. Semoga saja, tak lama lagi pesawat perdana akan menderu dari landasan Tuanku Tambusai, membawa harapan warga Rokan Hulu melangkah lebih jauh, lebih cepat, dan lebih tinggi.