Home / Sawit / 'Jemput Bola' ke Jakarta, Bupati Madina Duduk Semeja Bersama BPDP Bahas Program Strategia Sawit
'Jemput Bola' ke Jakarta, Bupati Madina Duduk Semeja Bersama BPDP Bahas Program Strategia Sawit
Pemkab Mandailing Natal, Sumut jemput bola ke Jakarta temui BPDP. Foto: Ist/katakabar.com.
Jakarta, katakabar.com - Bupati Mandailing Natal (Madina), Saipullah Nasution 'jemput bola' ke Jakarta, duduk semeja bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bahas program-program strategis kelapa sawit, Senin (13/4) kemarin.
Di Kantor BPDP, Jakarta, Orang Nomor Satu di Negeri Gendang Sembilan nama lain dari Mandailing Natal temui Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Normansyah Hidayat Syahruddin.
Beberapa program strategis tentang kelapa sawit yang dibahas, yakni optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH), pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan dukungan sarana bagi petani sawit di Madina.
Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution, menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal meningkatkan penerimaan dari sektor perkebunan kelapa sawit, serta mendorong kolaborasi dengan BPDP guna peningkatan kapasitas petani.
Selain itu, kata Saipullah, peningkatan kualitas SDM petani dan dukungan sarana menjadi fokus penting mendorong produktivitas, serta kesejahteraan masyarakat.
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Normansyah Hidayat Syahruddin, sambut baik langkah Pemkab Madina. Ia menekankan pentingnya penguatan pengawasan usaha perkebunan, khususnya pencatatan jumlah produksi, yang menjadi salah satu faktor utama perhitungan DBH.
"BPDP mendorong Pemkab Madina untuk menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Perkebunan Sawit Berkelanjutan sebagai landasan kebijakan dalam pengelolaan sektor sawit yang berkelanjutan dan terintegrasi," jelasnya, dilansir dari laman wahananews.co Selasa sore.
Menurut Normansyah, pihaknya memberikan peluang kerja sama bidang peningkatan SDM dan bantuan sarana prasarana bagi petani sawit, dengan tetap berpedoman kepada ketentuan yang berlaku.
Tidak cuma itu, terangnya, BPDP membuka kesempatan kepada anak petani, pekerja, dan anggota koperasi kelapa sawit di Madina untuk memperoleh beasiswa pendidikan jenjang sarjana.
"Kami membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam peningkatan kapasitas SDM dan dukungan sarana bagi petani. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani sawit," bebernya.
Pada kunjungan kerja tersebut, Saipullah didampingi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Afrizal Nasution, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Ahmda Yasir Lubis, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Randuk, dan Kepala Dinas Pendidikan, dr. Muhammad Faisal Situmorang.
Diketahui, Kabupaten Mandailing Natal di antara daerah sentra kelapa sawit di Provinsi Sumatera Utara. Kelapa sawit salah sumber pendapatan daerah, dan jadi motor penggerak ekonomi masyarakat identik dengan islaminya.








Komentar Via Facebook :