Medan | Katakabar.com

Sikap tegas Walikota Medan Bobby Afif Nasution mencopot Zain Noval dari jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD & PSDM ) Pemko Medan mendapat dukungan penuh dari Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Resor Medan.

"KBPP Polri Resor Medan sangat mendukung penegakan sanksi yang tegas terhadap oknum yang melakukan korupsi maupun gratifikasi,"tegas Ketua KBPP Polri Resor Medan H Ade Suherman SE MSi MH.

Kepada Katakabar.com, Selasa (5/4/2022), Ade mengapresiasi sikap Walikota Medan Bobby Afif Nasution karena dengan sikap tegas menindak oknum yang diduga jual beli jabatan di jajaran Pemko Medan tersebut.

Ditambahkan Ade Suherman, KBPP Polri Resor Medan selaku organisasi bagian dari Polri akan mendukung langkah Walikota Medan Bobby Afif Nasution menegakkan supremasi hukum. Begitu juga kepada seluruh ASN jajaran Pemko Medan supaya mendapat pengawasan.

“Kami dari KBPP Polri siap kawal kebijakan Walikota untuk menegakkan aturan. Sehingga tercipta pemerintahan yang bersih dan tata kelola yang baik. Tentu muaranya untuk mensejahterahkan seluruh maayarakat Medan,” kata Ade Suherman.

Ditegaskan Ade Suherman, KBPP Polri Resor Medan sangat konsen untuk membantu menjadikan Kota Medan sebagai kota yang berwibawa, tidak hanya ditingkat nasional tapi sekala internasional akan meliriknya.

"Bagaimana Kota Medan menjadi salah satu kota yang cukup disegani, disenangi dan bahkan menjadi ladang investasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat dan bagsa,"ujar Ade Suherman.

Selain itu tambah Suherman, KBPP Polri tetap mendukung lima program prioritas Walikota Medan dalam upaya percepatan peningkatan pembangunan di Kota Medan. Program prioritas tersebut merupakan pelayanan dasar menuju masyarakat sejahterah.

KBPP Polri Resor Medan mendukung penuh upaya Walikota Medan untuk bertindak tegas terhadap tindakan dugaan korupsi maupun gratifikasi yang dilakukan oknum dijajarannya.

"KBPP Polri Resor Medan berharap bahwa kondisi ini harus terus dikawal sehingga bisa tegaknya suvremasi hukum dan wibawa Pemko Medan dalam menegakkan pemerintahan yang bersih dan tatakelola yang baik,"tegas Ade Suherman.

Sebagaimana diketahui, Zain Noval dicopot dari Kepala BKD & PSDM beberap hari lalu karena diduga terlibat gratifikasi jual beli jabatan. Selanjutnya, Inspektorat akan melakukan pemeriksaan kepada Zain Noval dan tidak tertutup kemungkinan ke ranah hukum.

Diakhir pernyataannya, Ade Suherman mengatakan bahwa KBPP Polri siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Walikota Medan Bobby Nasution dan aparat penegak hukum untuk melakukan pemgawasan ke setiap SKPD jajaran Pemko Medan agar tertib administrasi dan hukum.