Jakarta, katakabar.com - Jakarta, kota metropolitan terbesar di dunia, menyambut ribuan pemimpin global pada pembukaan Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026. Pertemuan penting ini diyakini menjadi perhelatan simultan terbesar yang mempertemukan empat sektor esensial dalam satu forum, yang digelar khusus untuk menghadirkan solusi mendesak bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Digelar di jantung salah satu lingkungan paling dinamis di dunia dan di garda depan inovasi pembangunan berkelanjutan, kongres ini menjadi pusat utama bagi aksi kolektif. Forum ini menghadirkan aliansi yang belum pernah ada sebelumnya, terdiri dari 5.000 pemimpin dari kalangan akademisi, pemerintah, industri, dan masyarakat sipil. Beranjak dari deklarasi iklim yang bersifat umum, acara tahun ini menaruh fokus penuh pada rancangan aksi lintas sektor yang konkret dan dapat diterapkan untuk mempercepat perubahan nyata di tingkat global.
Salah satu momen utama dalam kongres ini adalah pengumuman resmi Times Higher Education Sustainability Impact Ratings yang sangat dinantikan tahun ini. Pada saat yang sama, pertemuan ini juga menandai peluncuran resmi Sustainability Impact Network.
Sebagai jaringan keanggotaan universitas terbesar di dunia yang berfokus pada SDGs, inisiatif ini menyatukan lebih dari 1.600 universitas di 116 negara untuk menyediakan peta jalan penting berbasis data yang dibutuhkan guna mengubah dialog mendesak menjadi dampak yang terukur.
Phil Baty, Kepala Bidang Urusan Global Times Higher Education, mengatakan pengumuman Sustainability Impact Ratings tahun ini dan peluncuran resmi Sustainability Impact Network di Jakarta memiliki makna yang sangat besar.
"Keberlanjutan sejati tidak dapat dicapai oleh satu sektor saja secara terpisah, dan tidak dapat ditentukan semata-mata dari Global North. Dengan membawa kongres ini ke Asia Tenggara, kawasan yang berada di garis depan kerentanan iklim sekaligus inovasi berkelanjutan, kami menjembatani kesenjangan antara rencana strategis dan implementasi nyata di lapangan," ujarnya.
Dengan lebih dari 1.600 universitas di 116 negara yang bergabung dalam jaringan baru ini, kami telah membentuk jaringan universitas terbesar di dunia yang didedikasikan untuk SDGs PBB. Peluncuran jaringan ini di bawah atap yang sama dengan para pembuat kebijakan, CEO global, dan LSM di kota metropolitan terbesar dunia mengubah data bersama kita menjadi landasan nyata untuk perubahan. Dengan begitu, solusi yang lahir di sini dapat memiliki bobot politik, akademik, dan ekonomi yang dibutuhkan untuk membentuk Agenda Global 2030.
Dengan mempertemukan keempat sektor dalam satu tempat, kongres ini mencerminkan kerangka yang komprehensif tersebut. Riset akademik dihubungkan langsung dengan kebijakan pemerintah, inovasi bisnis, dan aksi masyarakat sipil agar solusi yang dibahas dapat segera diperluas penerapannya.
Arah strategis acara tahun ini turut diperkuat oleh kepemimpinan nasional dan regional tingkat tinggi. Pidato utama dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS Rachmat Pambudy, bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, akan memaparkan komitmen Indonesia dalam menyelaraskan model pertumbuhan regional dengan tujuan internasional di bidang iklim dan pendidikan.
Turut hadir di panggung utama untuk menyoroti irisan penting antara pendidikan dan pendanaan regional adalah filantropis besar Asia Tenggara sekaligus Pendiri dan Chairman Sunway Group, Tan Sri Sir Jeffrey Cheah. Komitmennya yang besar terhadap pendidikan berkualitas dan transformasi kelembagaan terus memberikan kontribusi signifikan bagi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di kawasan ini.
Untuk mendorong integrasi lintas sektor ini, GSDC 2026 menempatkan rangkaian subkonferensi tingkat tinggi sebagai bagian utama agenda. Rangkaian ini dirancang untuk menjembatani strategi ekonomi dengan pelaksanaan praktis.
Kota Metropolitan Terbesar Dunia Buka Pintu bagi Para Pemimpin Global Hadirkan Solusi Mendesak bagi SDGs
Diskusi pembaca untuk berita ini