INHU, Katakabar.com - Pembangunan daerah Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau kedepannya bakal makin mentereng dimulai dari perbaikan infrastruktur jalan yang kondisinya saat ini terbilang hampir rata rusak ketimbang layak dilewati. 

Ade Agus Hartanto, Calon Bupati Inhu nomor urut 2 berjanji apabila diberi amanah rakyat menjadi bupati akan bekerja keras memperbaiki seluruh ruas jalan yang rusak agar dapat dilewati secara aman dan nyaman. 

Dia kemudian menyampaikan kondisi jalan saat ini lebih banyak yang rusak daripada bagus, betul ngak? Betul, kaum emak-emak nyeletuk serentak menjawab pada saat kampanye dialogis di Desa Paskem, Kecamatan Rengat, Ahad (20/10). 

"Kami berkeinginan seluruh ruas jalan di Inhu tidak ada lagi yang rusak, baik jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional," katanya dalam pantauan wartawan saat kampanye. 

Sepengetahuan Ade Agus Hartanto, panjang jalan di Inhu ada sekitar 1.500 kilometer. Akan tetapi nilai layak atau bagus ditaksir baru sekitar 100 kilometer, alhasil ada sekitar 1.400 kilometer lagi dalam kondisi belum signifikan. 

Kendati begitu, argumen tersebut diperkuat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang di-update ke publik lewat website inhukab.bps.go.id sesuai laporan pihak Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Inhu setiap tahun. 

Begini rinciannya; tingkat kerusakan jalan sedang di Inhu menunjukkan kenaikan pada tahun 2022 sekitar 280,65 kilometer dari sebelumnya hanya 238,90 kilometer di tahun 2021. Mirisnya lagi, status jalan rusak sepertinya sedikit mengalami perubahan menjadi 388,55 kilometer pada tahun 2022, yang sebelumnya tahun 2021 dikisaran 395,30 kilometer. 

"Layak jalan status rusak berat juga demikian hanya mampu turun diangka 30 kilometer. Perbandingannya terlihat pada tahun 2022 sekitar 821,96 kilometer dari tahun 2021 sekitar 859,46 kilometer dari jumlah panjang jalan yang ada di Inhu 1.539 kilometer" dikutip dari website Badan Pusat Statistik. (Dan)