Langkat |Katakabar.com

Memiliki cakupan wilayah luas yang diapit pegunungan dan perairan (sungi/ laut). Membuat Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memiliki sejuta keindahan wisata alam yang masih terpendam. 

Dukungan pemerintah setempat sangat dibutuhkan guna menggalih dan mengembangkan potensi keindahan alam ini. Seperti yang dilakukan masyarakat di Desa Pamah Simelir, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Secara bergotong royong, mereka menggalih potensi alam yang lokasinya tepat berada di kaki bukit Taman Nasional Gunung Lauser. Lokasi ini disebut Svarga Simelir. 

Nando Sembiring selaku pengelola mengakui, Svarga diambil dari bahasa Bali, yang berarti syurga. Nama ini diambil oleh pengelola karena lokasi Svarga Simelir, sangat nyaman dengan pemandangan alam yang terbentang luas, suasana asri, hingga udara yang segar. 

"Svarga Simelir lahir sebagai upaya membangkitkan ekonomi masyarakat setempat di tengah situasi sulit dimasa pandemi Covid-19," kata dia. 

Dengan obyek wisata ini, kata Nando, masyarakat yang sebelumnya bertahan dengan bercocok tanam, kini mendapat tambahan penghasilan dengan bekerja di Svarga Simelir.

Tujuan awal kita itu, papar dia, dilakukan guna membangkitkan perekonomian dimasa sulit ini, dengan menggali potensi wisata yang ada. Lahan yang sebelumnya semak belukar dan persawahan, perlahan coba diubah penampilannya. Sehingga memiliki daya tarik untuk dikunjungi wisatawan. 

Lokasi baru saja dibuka pada 11 November lalu. Sehingga masih membutuhkan penataan untuk menambah kenyamanan para pengunjung. 

"Di Svarga Simelir, selain menyediakan lokasi berkemah, juga menyediakan jalur tracking menuju Air Terjun Jodoh dan Lau Belin. Jarak tempuh menuju air terjun ini berbeda-beda, mulai dari satu jam hingga empat jam," jelas dia. 

Kalau menuju Air Terjun Lau Belin, uangkap dia, bisa menempuh jarak satu dan dua jam. Untuk tracking ke Air Terjun Jodoh, perjalanan memakan waktu empat. Tarif yang kami kenakan paling besar Rp350 ribu per rombongan. 

Bagi yang ingin berkemah, Svarga Simelir juga menyediakan tenda dan area parkir yang luas. "Jadi pengunjung bisa berkemah tanpa bawa tenda. Kalau kemah bawa tenda, tarifnya Rp25 ribu. Jika tenda dari kami, tarifnya Rp75 ribu," sebut dia. 

Lokasi Svarga Simelir, dapat menampung 300 tenda untuk berkemah. "Lokasinya memang luas, sangat cocok untuk berkemah dan outbond," kata Nando di lokasi Svarga. 

Terlihat dilokasi, jika area ini cukup luas dan berbukit. Di tengah lokasi perkemahan, terdapat sungai kecil dengan air yang sangat jernih. Dari Svarga Simelir, pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang terbentang sangat luas. Sesekali cuaca berkabut dan suhu udara cukup dingin.