Langkat|Katakabar.com

Bersama Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok SH SIK pimpin konferensi pers akhir tahun 2021, Kamis (30/12/2021) sekira jam 15.15 WIB. Kegiatan itu digelar di Aula Wira Satya Mapolres Langkat, untuk menyampaikan capaian kinerja selam setahun terakhir.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Langkat H Syah Afandin SH kemudian membacakan Pres Rilis Polres Langkat. “Ada empat bidang Commander Wish Kapolda Sumut, yakni penanggulangan Covid-19, dukungan pada program Prioritas Nasional, penanganan gangguan Kamtibmas dan transformasi menuju kultur yang melayani,” kata Syah Afandid.

Untuk pemutusan mata rantai Covid-19 di Kabupaten Langkat, kata pria berfostur tinggi itu, telah dilakukan optimalisasi penanggulangan Covid-19 seperti pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Testing, Tricing dan Treatment (3T), percepatan vaksinasi presisi Polda Sumut dan vaksinasi serentak, serta bantuan sosial.

Kemudain, juga dilakukan maping zonasasi penyebaran Covid-19, degan total konfirmasi 2.506 jiwa, konfirmasi sembuh 2.204 jiwa dan konfirmasi meninggal 304 jiwa. “Pasca puncak penyebaran Covid-19, terjadi penurunan kasus mulai bulan Agustus hingga Desember. Penurunannya mencapai 100 persen,” lanjutnya.

Berdasarkan Inmendagri No 65 Tahun 2021, Kabupaten Langkat masuk dalam Level 1. PPemerintah berperan dalam menekan penyebaran Covid-19 dengan strategi levelisasi pandemi.

“Kemuudian, disamping pembatasan kegaitan masyarakat, vaksinasi yang masif digelar di seluruh jajaran Polres Langkat, juga berdampak pada rendahnya transmisi Covid-19,” lanjut pria berdarah Melayu itu.

Hingga 28 Desember 2021, akselerasi vaksinasi dan penyaluran bansos di Kabupaten Langkat mencapai 73,24 persen. Untuk kumulatif dosis satu dan dua vaksinasi Covid-19 mencapai 844.602 dosis.

Dari program Satu Polisi Keluarga setiap bulannya, Polres Langkat telah menyalurkan paket bahan pangan kepada warga terdampak Covid-19, sebanyak 17.880 paket. “Untuk gangguan Kamtibmas, jumlah tidak pidana (JTP) sebanyak 1.342 dan putusan tindak pidana (PTP) sebanyak 958 kasus, atau telah selesai, 71,39 persen,” lanjut Syah Afandin.