Home / Politik / Pilkada 2024, Alfedri-Husni Rangkul Semua Parpol Untuk Pembangunan Siak Berkelanjutan
Pilkada Siak 2024
Pilkada 2024, Alfedri-Husni Rangkul Semua Parpol Untuk Pembangunan Siak Berkelanjutan
Pasangan Alfedri-Husni mengembalikan berkas pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Siak ke Partai Demokrat. Dok.Istimewa
Siak, katakabar.com - Pasangan calon bupati dan wakil bupati Siak, Alfedri-Husni Merza telah mengembalikan berkas pendaftaran di tiga partai politik (Parpol).
Keduanya langsung yang mengembalikan berkas itu ke PPP, Perindo dan Demokrat. Sebelumnya, pengembalian juga telah dilakukan pasangan petahana ini ke PKB, PDI Perjuangan dan Nasdem.
Terhitung sudah enam Parpol pasangan Alfedri-Husni mendaftar. Semuanya berkas sudah dikembalikan secara lengkap.
Alfedri-Husni mendatangi Kantor DPC PPP Siak bersama tim. Pasangan ini disambut langsung Ketua DPC PPP Siak Zulfaini dan Ketua Desk Pilkada PPP Siak Musar, Wislan Nursi dan pengurus lainnya.
Pertemuan itu sangat akrab. Apalagi pasangan Alfedri-Husni dan PPP memiliki hubungan yang baik, karena partai berlambang Kabah ini merupakan salah satu partai pengusung Alfedri-Husni di Pilkada 2020 lalu.
"Kita ingin kembali berkoalisi dengan PPP, seperti Pilkada 2020 lalu. Lebih kurang 3,5 tahun pemerintahan berjalan, kami bersama PPP. Selalu berkomunikasi untuk kemajuan Siak,” kata Alfedri, Minggu (12/5).
Karena itu, pada Pilkada Siak 2024 ini, Alfedri mengaku akan mencoba kembali membangun koalisi bersama partai-partai koalisinya di Pilkada 2020 lalu.
Setelah ke PPP, Alfedri-Husni menuju Kantor DPC Partai Demokrat Siak. Rombongan juga langsung ditunggu Ketua DPC Partai Demokrat Siak Syamsurizal beserta jajaran.
Terlihat keakraban antara kedua belah pihak sangat mencair. Di hadapan pengurus partai, Alfedri berharap Demokrat bisa bersama Alfedri-Husni untuk membangun Siak yang lebih maju lagi.
“Apa yang kita harapkan, juga diharapkan Partai Demokrat,” kata Alfedri.
Ketua DPC Partai Demokrat Siak, Syamsurizal pun menyambut baik keinginan Alfedri. Ia tidak menampik adanya peluang Demokrat berkoalisi dengan petahana. Namun harus menjalani prosedural partai karena keputusan di DPP.
“Kalau Allah takdirkan PAN dan Demokrat berkoalisi, dengan PAN ada 6 kursi dan Demokrat 2 kursi, maka sudah cukup untuk mengusung calon,” kata pria yang akrab disapa Budi itu.
Dari Kantor Partai Demokrat, Alfedri-Husni dan rombongan kembali menuju Kantor DPD Partai Perindo Siak. Iring-iringan mobil tiba di depan kantor, dan terlihat Ketua DPD Partai Perindo Siak, Doni beserta pengurus sudah menunggu.
Doni tampak terlihat senang, menyambut Alfedri dan Husni Merza. Bak kawan lama yang jarang bertemu, keduanya pun sangat mencair dan begitu akrab.
“Saya melihat Perindo ini cukup baik, dari 2019 lalu tidak mendapatkan kursi di DPRD Siak, tahun 2024 langsung dapat 2 kursi. Suatu lonjakan yang luar biasa, bahkan Pileg kemarin dapat 12 ribu lebih suara,” puji Alfedri
Alfedri juga memuji Partai Perindo yang mempunyai basis muda yang sangat kuat hingga ke tingkat bawah.
“Ini yang kita butuhkan, perpaduan semua unsur. Maka dari itu, kami berharap Perindo bisa bergabung bersama kami," kata Alfedri.
Sementara Husni Merza menambahkan, ia bersama Alfedri sejauh ini terus membangun komunikasi politik dengan seluruh Parpol.
“Partai Demokrat dan Perindo merupakan dua partai yang belum pernah berkoalisi dengan kita. Kita melihat ada kemungkinan dua partai ini akan bersama kita di Pilkada Siak 2024," ujarnya.
Sejauh ini, kata Husni, sudah 8 partai yang mereka daftar, yakni PKB, PDIP, NasDem, PPP, Perindo, Demokrat, Hanura dan PAN.
Khusus PAN, lanjutnya, di Kabupaten Siak tidak membuka pendaftaran, karena PAN telah mengeluarkan rekomendasi langsung untuk calon bupati dan calon wakil bupati Siak, Alfedri-Husni Merza.
Setelah melakukan mengembangkan berkas, pasangan Alfedri-Husni akan mengikuti proses dan tahapan yang berlangsung sesuai dengan aturan partai.
“Yang jelas, kita ingin PAN bisa berkoalisi dengan partai-partai yang sudah kita kembalikan berkas formulir calon bupati dan wakil bupati Siak untuk mengusung kita. Syaratnya minimal 8 kursi atau 20 persen dari total 40 jumlah kursi di DPRD Siak," pungkasnya.








Komentar Via Facebook :