Ketua Umum PP-PMI, Ali Moma, menegaskan bahwa sikap organisasinya bukan ditujukan untuk mendiskreditkan institusi Polri.
Sebaliknya, langkah tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian terhadap penguatan meritokrasi dan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.
"Kami menghormati sepenuhnya kewenangan Kapolri dalam melakukan mutasi dan promosi jabatan. Namun, posisi strategis semestinya diisi oleh figur yang tidak menyisakan persoalan etik yang dapat mengurangi tingkat kepercayaan publik. Ketika terdapat rekam jejak dugaan pelanggaran serius yang masih menjadi perhatian masyarakat, hal itu patut menjadi pertimbangan dalam proses promosi," ujar Ali Moma.
Menurutnya, Polri membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki prestasi kerja, tetapi juga integritas yang terjaga dan tidak menimbulkan polemik di ruang publik.
Ali menambahkan, reformasi birokrasi di tubuh Polri akan memperoleh legitimasi yang kuat apabila seluruh proses mutasi dan promosi jabatan dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berbasis rekam jejak yang bersih.
PP-PMI Tolak Pengangkatan Kombes Pol Mohamad Hassan sebagai Dirlantas Polda Bengkulu, Soroti Rekam Jejak Etik
Diskusi pembaca untuk berita ini