Home / Lingkungan / Proyek CaRMPAC diluncurkan Perangi Polusi Plastik Laut di Kota-kota ASEAN
Proyek CaRMPAC diluncurkan Perangi Polusi Plastik Laut di Kota-kota ASEAN
Foto Istimewa/katakabar.com.
Laos, katakabar.com - Program peningkatan kapasitas untuk kurangi polusi plastik laut terkait daur ulang di Kota-kota ASEAN atau Proyek CaRMPAC diluncurkan secara resmi, Jumat (16/8) lalu, di Vientiane, Republik Demokratik Rakyat Laos.
Inisiatif regional yang signifikan ini dirancang untuk mengatasi masalah mendesak polusi plastik laut melalui strategi peningkatan kapasitas dan implementasi yang terarah.
Bersamaan dengan peluncuran tersebut, hasil dari Tahap 1 proyek telah dipublikasikan, termasuk Laporan Penilaian Situasi dan Pedoman Teknis untuk enam kota utama ASEAN, yang bertujuan untuk mencegah kebocoran plastik dan pelet resin dari fasilitas daur ulang.
Publikasi Penilaian Situasi dan Pedoman Teknis
Tahap 1 Proyek CaRMPAC difokuskan pada penilaian situasi yang komprehensif dan pengembangan pedoman teknis, yang bertujuan untuk mencegah kebocoran plastik dan pelet resin dari fasilitas daur ulang.
Tahap ini mencakup enam kota utama ASEAN, yakni Pattaya, Nonthaburi, Hanoi, Iloilo, Manila, dan Vientiane. Penilaian situasi mengungkap faktor-faktor penting yang berkontribusi terhadap kebocoran plastik.
Hal itu menghasilkan terciptanya pedoman dan manual teknis yang disesuaikan dengan masing-masing kota untuk meningkatkan proses dan praktik daur ulang guna mencegah kebocoran plastik di sektor formal dan informal.
Hasil Tahap 1, termasuk Laporan Penilaian Situasi dan Pedoman Teknis, telah dipublikasikan dan tersedia untuk akses gratis di sini .
Peluncuran Tahap 2 Program Peningkatan Kapasitas
Setelah berhasil menyelesaikan Tahap 1, Tahap 2 Proyek CaRMPAC bertujuan untuk perluas jangkauan ke kota-kota dan negara-negara lain, termasuk Phnom Penh, Kota Ho Chi Minh, Bandung, Kota Davao, dan lainnya.
Selama 24 bulan ke depan, tahap ini akan mengatasi kesenjangan kapasitas yang diidentifikasi pada Tahap 1, dengan fokus khusus pada pendaur ulang plastik informal dan regulator pemerintah kota yang relevan, serta toko loak.
Tujuannya untuk mempromosikan praktik daur ulang yang bertanggung jawab dan pengelolaan plastik berkelanjutan melalui pelatihan yang ditingkatkan, peningkatan kesadaran, dan dukungan regulasi yang lebih baik.
Proyek CaRMPAC dilaksanakan oleh Pusat Sumber Daya Regional untuk Asia dan Pasifik milik Institut Teknologi Asia, dengan dukungan dari Pusat Pengetahuan Regional untuk Sampah Plastik Laut ERIA dan Sekretariat ASEAN.
Kontak: Kirim email ke: marineplastic@eria.org Kunjungi situs web kami di: www.rkcmpd-eria.org
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
Sempena World Ocean Day
Satpolairud Polres Kepulauan Meranti Bersihkan Sampah Laut dan Pantai








Komentar Via Facebook :