Siak, katakabar.com - Selama setahun, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Siak, Provinsi Riau, mengumpulkan zakat sebesar Rp15,8 miliar. Jumlah itu meningkat dibanding tahun 2018 senilai Rp12,8 miliar.

"Angka Rp15,8 miliar itu juga melebihi target awal kita yang hanya Rp13 miliar," kata Ketua Baznas Kabupaten Siak, Rasyid Suharto dikonfirmasi katakabar.com melalui telepon seluler, Kamis (2/1).

Dana zakat yang telah dikumpulkan Baznas tersebut, terhitung mulai Januari-Desember 2019 dengan rincian; Zakat sebesar Rp. 15.391.269.066 ditambah Infak Rp. 486.063.02, maka total yang terkumpul sebesar Rp 15.877.332.095. Di tambah lagi sisa Saldo tahun 2018 sebanyak Rp 2.665.781.66. Jadi total duit semunya Rp 18.057.050.727.

"Untuk penyalurannya, tekah mencapai 80 persen. Insya Allah, sisa penyaluran akan dilakukan secepatnya," ujarnya.

Rasyid menjelaskan, ada beberapa faktor yang membikin capaian pengumpulan zakat ini meningkat. Antaranya, tingkat kesadaran masyarakat untuk membayar zakat semakin tinggi serta peran pemerintah dan petugas UPZ tiap kecamatan.

"Tentunya kita bersyukur, kesadaran masyarakat setiap tahunnya meningkat. Jadi, Baznas sebagi petugas pengumpul zakat, juga harus lebih aktif lagi, supaya tahun 2020 ini lebih meningkatkan lagi," ujarnya.