Rengat (katakabar) – Orang-orang di Indragiri Hulu (Inhu) khususnya di Rengat, boleh lah bernafas lega dan tidak takut lagi soal korsleting listrik.

Sebab sampai 27 Oktober nanti, PLN Area Rengat bakal mendatangi setiap rumah untuk mencek instalasi listrik yang ada. 

Mulai dari kelayakan instalasi, kebocoran arus, sambungan kabel, stop kontak dan lain-lain, dicek satu persatu, sudah standar SNI apa belum. Kalau instalasi di rumah yang dikunjungi oke dan layak, petugas bakal menempelkan stiker Standar Layak Operasi (SLO). 

Gawe yang sudah dilakukan sejak dua hari belakangan ini kata Manager PLN Area Rengat Joy Mart S Sihaloho tadi siang, tidak dikenai biaya alias gratis. Sebab dilakukan bersempena Hari Listrik Nasional (HLN) ke-72.   
"SLO untuk pelanggan ini sesuai dengan Undang-undang nomor 30 tahun 2009 tentang SLO. Ini juga sebagai jaminan terhadap instalasi listrik pelanggan. Selama ini kan sering disebut kebakaran akibat aliran listrik. Nah kalau sudah ada SLO, peristiwa semacam itu bisa dipertanggungjawabkan," katanya di Mapolres Inhu.

Kebetulan Joy dan timnya sedang memeriksa 44 rumah dinas yang ada di komplek Mapolres itu. setengah sudah ditempeli SLO, sisanya menyusul. 

Masih soal SLO tadi, kalau sudah ada SLO kata Joy, akan bisa membantu pihak Kepolisian untuk menyelidiki kasus kebakaran akibat arus listrik. 

Kalau di Mapolres sudah beres kaya Joy, timnya akan menyasar Kelurahan Pasar Kota, Kecamatan Rengat dan Kelurahan Candirejo, Kecamatan Pasir Penyu.

Waka Polres Inhu Kompol Ronny Syahendra menyambut baik pelayanan yang diberikan PLN tadi. "Mudah-mudahan setelah melewati proses semacam ini, listrik di lingkungan Polres Inhu lebih terjamin," katanya.