https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Riau / Suku Bangsa Minoritas Sakai di Duri 13 Diserang PT SIS, Ini Sikap Tegas AGRA

Soal Kebun Sawit Sitaan Satgas PKH

Suku Bangsa Minoritas Sakai di Duri 13 Diserang PT SIS, Ini Sikap Tegas AGRA


Selasa, 02 Desember 2025 | 21:49 WIB  

Editor : Sahdan
Suku Bangsa Minoritas Sakai di Duri 13 Diserang PT SIS, Ini Sikap Tegas AGRA

Ini penampakan konflik antara masyarakat sakai dan karyawan PT SIS di Duri 13, Bathin Solapan. Foto: Sah/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42568 | Artikel Judul: Suku Bangsa Minoritas Sakai di Duri 13 Diserang PT SIS, Ini Sikap Tegas AGRA | Tanggal: Selasa, 02 Desember 2025 - 21:49

Bathin Solapan, katakabar.com - Operasi Satuan Tugas Penerbitan Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Sumatera tuai kontroversi, sebab memakan korban luka masyarakat,  dari Suku Bangsa Minoritas Sakai Duri 13, persisnya dekat perkampungan Pemda di kawasan Jalan Lintas Raya-Dumai, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (2/12).

Sebelumnya Satgas PKH telah sita kebun sawit PT Sinar Inti Sawit (SIS) seluas 732 hektar. Tetapi, penyerahan kebub sawit hasil sitaan kepada PT Agrinas Palma Nusantara (APN) berjalan macet. Sehingga PT SIS dianggap masyarakat lebih kuat daripada PT APN merupakan badan usaha negara, lantaran tetap leluasa memanen  Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Gerakan Reforma Agraria, Rendy Perdana, peristiwa Selasa (2/12), bermula dari niat masyarakat Duri 13 menahan keluar panen TBS kelapa sawit yang  dipanen PT SIS.

"Tetapi karyawan PT SIS mengirimkan pasukan penyerang, yakni karyawan PT SIS yang menyerang masyarakat Duri 13 sehingga menimbulkan tragedi berdarah, di mana masyarakat Duri 13 Sakai mengalami luka berat disebabkan sabetan senjata tajam dari karyawan PT SIS, dan harus dirawat di rumah sakit terdekat," terang Rendy, melalui siaran pers resmi, kepada katakabar.com Selasa malam.

Dengan kejadian ini, tegas Rendy,  perkara penyitaan kebun sawit oleh operasi Satgas PKH telah menimbulkan sengketa horizontal, yakni antara masyarakat Duri 13 dengan karyawan PT SIS, terkait dengan kebun sawit yang disita dan buah sawitnya.

"Semua hal ini timbul dari pembentukan Satgas PKH yang menimbulkan konflik horizontal antar masyarakat di Kecamatan Bathin Solapan," ucapnya.

http://Baca Juga https://www.katakabar.com/berita/baca/peritiwa-berdarah-di-duri-13-warga-kerapatan-adat-sakai-terluka-diserang-karyawan-pt-sis

Oleh karena itu, lanjut Rendy, Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), kembali menegaskan sikapnya, mengingat problem Satgas PKH secara umum dan masalah tanah leluhur Suku Sakai dan perjuangannya, yakni:

1. Menyampaikan solidaritas dan dukungan yang kuat terhadap perjuangan suku bangsa minoritas Sakai di Duri 13 untuk mempertahankan haknya atas tanah dan penghidupan, serta menghentikan semua bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap suku bangsa minoritas Sakai.

2. Kembalikan tanah leluhur Suku Sakai. Tanah yang sudah disita negara harus dikembalikan ke suku Sakai. Suku Sakai yang menentukan apakah mau dikerjasamakan atau dihutankan.

3. Satgas PKH dan PT Agrinas Palma Nusantara hanya memicu terjadinya konflik horizontal. Oleh karena itu, Satgas PKH harus dibubarkan karena hanya memperkuat kontrol Kapitalis Birokrat atas komoditas kelapa sawit dan pertambangan besar serta memicu pertentangan di kalangan masyarakat.

4. Hentikan perampasan tanah rakyat dan kembalikan tanah-tanah rakyat yang telah disita secara manipulatif oleh Satgas PKH dengan alasan penerbitan kawasan hutan, kepada kaum tani miskin dan kaum tani yang tidak bertanah.

5. Segera jalankan program Land Reform Sejati, dengan memberikan tanah secara cuma-cuma kepada buruh tani, tani miskin, dan tani sedang bawah, yang menjadi pembuka jalan bagi industrialisasi nasional.

 

 

 

www.katakabar.com | Artikel ID: 42568 | Artikel Judul: Suku Bangsa Minoritas Sakai di Duri 13 Diserang PT SIS, Ini Sikap Tegas AGRA | Tanggal: Selasa, 02 Desember 2025 - 21:49

TOPIK TERKAIT

# Kebun Sawit# Sitaan# Satgas PKH# Suku Bangsa Sakai# Duri 13# Diserang# Karyawan# PT SIS# Sikap AGRA
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Peritiwa Berdarah di Duri 13! Warga Kerapatan Adat Sakai Terluka Diserang Karyawan PT SIS

    Selasa, 02 Des 2025 | 10:58 WIB
  • Sawit

    Alamak! Ribuan Istri Pemanen Jadi Buruh Ilegal di Kebun Sawit Besar

    Minggu, 23 Nov 2025 | 20:00 WIB
  • Kabar Khusus
    Bagian Kedua

    Lika-liku Kebun Sawit Rakyat Gotting Sidodadi; Sempat Jadi Tempat Latihan Menembak

    Sabtu, 22 Nov 2025 | 20:27 WIB
  • Kabar Khusus
    Bagian Pertama

    Lika-liku Kebun Sawit Rakyat Gotting Sidodadi

    Minggu, 26 Okt 2025 | 14:32 WIB
  • Sawit

    Dinilai Lemah! PT Agrinas Palma Nusantara Tak Mampu Lindungi KSO PAB di Batsol

    Senin, 17 Nov 2025 | 22:48 WIB

TERPOPULER

  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • UPDATE Kasus Dugaan Permainan Retribusi Pasar Belantik Siak: Jaksa Minta Inspektorat Audit, Tapi...

    Rabu, 01 Apr 2026 | 15:40 WIB
  • Tidak Bayar Pesangon 34 Eks Karyawan, Ratusan Buruh Geruduk BRI Kanwil Medan

    Sabtu, 28 Mar 2026 | 19:06 WIB
  • Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Kontrak Fiktif di Dinas Ketahanan Pangan

    Rabu, 01 Apr 2026 | 05:02 WIB
  • Kapolres Kepulauan Meranti Tingkatkan Kebersamaan Lewat Halal Bi Halal Idul Fitri 1447 H

    Senin, 30 Mar 2026 | 13:44 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :