https://www.katakabar.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Privacy

https://www.katakabar.com

Privacy     Info Iklan     Pedoman Media Siber     Redaksi     Disclaimer     Tentang Kami    

https://www.katakabar.com

  • Home
  • ";
  • Sumut
  • Riau
  • Hukrim
  • Lingkungan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kabar Khusus
  • Kesehatan
  • Sawit
  • Lainnya
    • Pendidikan
    • Internasional
    • Editorial
    • Ekonomi
    • Advertorial
    • Tekno
    • Lifestyle
    • Tepian Kata
    • Serba Serbi
    • Wisata
    • Nusantara
    • Nasional
    • Katakabar TV
    • Mitos dan Fakta
  • Buku

Home

Trending

Pilihan

Katakabar TV

Home / Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas Dinilai Masih Kuat pada 2026

Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas Dinilai Masih Kuat pada 2026


Jumat, 26 Desember 2025 | 21:39 WIB  

Editor : Sahdan
Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas Dinilai Masih Kuat pada 2026

Foto: Ilustrasi/katakabar.com.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42999 | Artikel Judul: Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas Dinilai Masih Kuat pada 2026 | Tanggal: Jumat, 26 Desember 2025 - 21:39

Jakarta, karakabar.com - Harga emas diperkirakan tetap menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan pasar global pada tahun mendatang, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik dunia. 

Dupoin Futures Indonesia melalui analis pasar, Andy Nugraha, menilai emas akan mengalami tekanan koreksi di akhir 2025, prospek pergerakan XAU/USD pada 2026 masih menunjukkan kecenderungan positif dengan peluang mencetak rekor harga baru.

Menurut analisis teknikal yang dipaparkan Andy Nugraha pada 13 November 2025 lalu, harga emas tercatat mengalami penurunan sekitar 10 persen pada pertengahan kuartal IV 2025.

"Koreksi tersebut muncul setelah reli kuat yang berlangsung sepanjang tahun, sehingga dinilai sebagai proses normal dalam siklus pasar. Dari sisi struktur tren, pergerakan XAU/USD masih berada dalam tren naik jangka menengah hingga panjang, yang membuka peluang kelanjutan penguatan pada tahun berikutnya," jelasnya.

Andy Nugraha menyampaikan selama harga emas mampu bertahan di atas zona support krusial, potensi kenaikan menuju level psikologis 5.000 pada 2026 masih sangat memungkinkan.

Target tersebut dianggap realistis apabila didukung oleh kondisi global yang kondusif, khususnya terkait arah kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi makro dunia.

Meski demikian, ia mengingatkan fluktuasi harga diperkirakan tetap tinggi sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

Andy menekankan penting mempertimbangkan skenario alternatif. Jika terjadi pembalikan tren akibat tekanan jual yang signifikan atau perubahan sentimen global secara mendadak, harga emas berpeluang mengalami pelemahan lanjutan.

Pada skenario negatif, XAU/USD diproyeksikan dapat turun menuju area 3.500 pada 2026. Untuk itu, Dupoin Futures Indonesia mengimbau pelaku pasar untuk menerapkan manajemen risiko yang ketat dalam menyikapi pergerakan emas ke depan.

Dari perspektif fundamental, proyeksi Dupoin Futures Indonesia sejalan dengan pandangan sejumlah institusi keuangan internasional. HSBC memperkirakan harga emas berpotensi menembus 5.000 dolar AS per ounce pada paruh pertama 2026. Proyeksi tersebut didorong oleh meningkatnya tensi geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, serta pembelian emas dalam jumlah besar oleh bank sentral dunia.

Selain itu, potensi pelemahan dolar AS akibat penurunan suku bunga turut menjadi faktor pendukung penguatan emas.

Sementara, JP Morgan menilai tren penguatan emas masih akan berlanjut dalam jangka panjang. Bank tersebut memproyeksikan harga emas dapat mencapai 6.000 dolar AS per ounce dalam beberapa tahun ke depan, seiring meningkatnya risiko stagflasi, kebijakan pelonggaran moneter The Fed, serta lonjakan permintaan emas global yang diperkirakan melampaui 500 ton per kuartal pada 2026. JP Morgan menilai emas kini semakin diposisikan sebagai instrumen diversifikasi terhadap dolar AS.

Adapun Bank of America memperkirakan rata-rata harga emas pada 2026 berada di kisaran 4.400 dolar AS per ounce, dengan peluang menembus 5.000 dolar AS apabila permintaan investasi terus menguat. Ketiga proyeksi tersebut mempertegas pandangan Andy Nugraha emas berpotensi memasuki fase “super cycle” baru, meski risiko koreksi tetap perlu menjadi perhatian utama investor dan trader sepanjang tahun mendatang.

www.katakabar.com | Artikel ID: 42999 | Artikel Judul: Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas Dinilai Masih Kuat pada 2026 | Tanggal: Jumat, 26 Desember 2025 - 21:39

TOPIK TERKAIT

# Terkoreksi# Akhir Tahun# Tren Naik# Emas# Dinilai# Masih Kuat# 2026
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Riau

    Brigade Infanteri TP 89/Gimpam Gasib Ikut Amankan Jalannya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Siak

    Kamis, 25 Des 2025 | 13:43 WIB
  • Ekonomi

    Menghadapi 2026 Lebih Siap: Strategi Arus Kas Kelas Menengah di Tengah Tantangan Ekonomi

    Kamis, 25 Des 2025 | 13:00 WIB
  • Internasional

    Emas Bertahan Kuat di Tengah Kenaikan Yield, Target $4.425 Masih Berpeluang

    Senin, 22 Des 2025 | 15:05 WIB
  • Lifestyle

    Antusiasme Tinggi Warnai Screening Film Dalam Sujudku, Siap Tayang Awal 2026

    Senin, 22 Des 2025 | 14:53 WIB
  • Ekonomi

    Akhir Tahun Tiba, Saatnya Susun Resolusi Keuangan 2026

    Senin, 22 Des 2025 | 11:39 WIB
Rektor

TERPOPULER

  • Eksperimen Senpi Gagal, Pelajar SMP Islamic Center Siak Meninggal karena Tertembak

    Rabu, 08 Apr 2026 | 14:21 WIB
  • FPAN Diminta Tak Catut Nama PPPK Paruh Waktu dalam Aksi Demo di BPJSTK Sumbagut

    Rabu, 01 Apr 2026 | 21:41 WIB
  • RUPS Bank Sumut 2026, Pemda Tambah Modal, Dorong Akselerasi Ekonomi Daerah

    Senin, 06 Apr 2026 | 21:45 WIB
  • KPK Monitor Rp142 M, Sejak Desember 2025, di Labuhanbatu, Masyarakat Benarkah!

    Minggu, 05 Apr 2026 | 19:12 WIB
  • Warga Gajah Sakti dan Titian Antui Dikerangkeng Polisi Gegara Jualan Pil Ekstasi

    Kamis, 02 Apr 2026 | 19:28 WIB
Tuk Malim Daiwah



  • Tentang Kami     Disclaimer     Redaksi     Pedoman Media Siber     Info Iklan     Privacy    

    katakabar.com 2019 - - All Right Reserved Desain by : Aditya

    Network :